Suara.com - Lagu "Bayar Bayar Bayar" milik band Sukatani dikabarkan dihapus dari platform streaming karena diduga menyindir polisi. Bahkan sang vokalis juga diduga diberhentikan dari pekerjaannya setelah masalah ini mencuat.
Namun tak bisa dipungkiri, sosok band Sukatani jadi menuai sorotan banyak pihak. Salah satunya akun X @/bintangpurwanda yang kemudian membedah makna di balik logo band Sukatani.
Untuk diketahui, band Sukatani memakai abjad Pegon alias aksara berbasis bahasa Arab yang dimodifikasi untuk menulis bahasa Jawa, Madura, Sunda, dan Melayu, untuk menjadi logo mereka.
Huruf yang digunakan adalah "س (sin)", "ك (kaf)", "ت (tā')", dan "ن (nūn)". Huruf-huruf ini lalu dirangkai membentuk سَكَتَانِي yang menjadi logo band Sukatani.
"Kata tersebut memang bisa dibaca sebagai 'sukatānī'' alias nama band-nya sendiri, tetapi kata itu juga bisa dibaca sebagai 'sakatānī', yang artinya 'they (2 people/entities) silenced me', atau 'mereka (2 entitas) membungkam saya'," cuit @/bintangpurwanda.
Menurut @/bintangpurwanda, ada permainan kata dalam merangkai keempat abjad tersebut untuk membentuk logo band Sukatani, yang secara kebetulan dinilai selaras dengan dugaan pelaku pembungkaman yang kini dialami band tersebut.
Kata dasar yang dipakai adalah "أسكت (askata)" dan "سكّت (sakkata)". Kedua kata ini adalah bentuk transitif dari kata kerja intransitif "سَكَتَ (sakata)". Dalam penggunaan normal, kata "سَكَتَ (sakata)" tidak perlu ditambahkan dengan objek.
"Sehingga jika ingin mendapat pemaknaan 'mereka (2 entitas) membungkamku', yang tepat adalah antara "أسكتن (askatānī)" atau "سكّتاني (sakkatānī)"," tuturnya.
Namun pemilik akun berpendapat ada permainan kata pada rangkaian huruf di logo band Sukatani, sehingga jadilah logo band Sukatani sebagaimana yang dikenal publik sekarang. "Ada kecenderungan bahwa ini merupakan wordplay, yang lebih mengincar substansi yang senada dengan musik yang mereka usung," jelasnya.
Baca Juga: Menham Natalius Pigai Buka Suara Soal Band Sukatani: Aparat Perlu Mengoreksi Diri
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Perbedaan Dewy Finish dan Matte Finish Apa? Ini Rekomendasi Cushion Terbaik Sesuai Jenis Kulit
-
Dari Korea ke Indonesia: Teknik Presisi Estetika Non-Bedah Kini Hadir dengan Standar Global
-
Belajar Selamatkan Bumi Sejak Sekolah: Pentingnya Pendidikan Iklim untuk Generasi Muda
-
Kulit Perih dan Merah Akibat Sunburn? Ini 4 Rekomendasi Toner Penyejuk yang Wajib Dicoba
-
Update Daftar Nama 81 Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Vs KRL, 7 Meninggal Dunia
-
Apa Jenis Bedak yang Cocok untuk Kondangan? Cek 5 Rekomendasi Produk Berikut
-
13 Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan 28 April 2026, Imbas Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo
-
4 Sepatu Puma Palermo Termurah di Website Resmi, Paling Worth It 2026
-
Terpopuler: Nama Ayah Kandung Syifa Hadju Terungkap, Pilihan Cushion Tahan Keringat
-
4 Shio Paling Hoki 28 April 2026, Keberuntungannya Tak Terbendung