Suara.com - Lima desainer modest wear Tanah Air, tahun ini kembali berkolaborasi dengan Wardah dalam gelaran fashion show Muslim Fashion Festival 2025 atau MUFFEST 2025 yang digelar 20 Februari 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.
Di antaranya Cottonink Studio, Kienka, Muda Official, Nawasana, dan Rasya Shakira yang mengusung tema "Menangkan Langkah Kebaikan" sekaligus sebagai tema campaign bulan Ramadan.
Dijelaskan Head of Public Relations for Halal, Teens, Emerging Beauty and Personal Care PT Paragon Technology and Innovation, Elsa Maharani, tema ini dipilih agar kita bisa berefleksi, bertransformasi menuju kepada langkah-langkah kebaikan.
"Ini dapat menjadi makna bahwa modest fashion tidak hanya menjadi sebuah lifestyle tetapi juga menjadi sebuah representasi dari pertumbuhan pribadi, peningkatan kepercayaan diri, dan sebuah perjalanan indah untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi," jelas Elsa dalam konferensi pers sebelum show berlangsung.
Berikut detil koleksi deretan desainer yang berkolaborasi dengan Wardah, yang bisa menjadi inspirasi look Lebaran tahun ini.
Cottonink Studio
Untuk menyambut datangnya Ramadan, brand fashion satu ini menamakan koleksinya dengan Bloom in the Dunes. Koleksi bertabur bunga ini menggabungkan nuansa elegan yang feminin dan berani.
Memadukan tradisi dan modernitas, koleksi eksklusif ini menghadirkan pakaian bersiluet fluid yang dirancang untuk segala acara mulai dari buka puasa bersama teman dan keluarga hingga perayaan Idul Fitri.
Koleksi ini banyak mengambil inspirasi dari lanskap Arab yang indah, di mana penerapan ide tersebut terlihat pada sentuhan motif kembang dan aplikasi tabrak motif yang harmonis, dominasi warna netral yang lembut serta teknik embroidery yang intricate dan atraktif.
Baca Juga: Mau Mudik Gratis ke Jateng? Buruan Daftar, Kuota Terbatas!
Koleksi Cottonink Studio kali ini membawa nuansa yang lebih elegan dan mature. Tentunya dalam balutan pilihan warna khas Ramadan yang lembut dan menenangkan seperti putih, biru dan merah muda
Muda Official
Muda memilih 9 Kota di Bali sebagai inspirasi tema kali ini yang dineri nama Mawarna. Koleksi ini mengambil wastra kain yang menjadi ciri khas di daerahnya masing-masing, lalu diolah menjadi pattern yang lebih modern dan sarat akan makna.
Mawarna menjadi nama campaign Muda yang mempunyai arti berwarna atau penuh warna. Seperti halnya hidup yang penuh warna. Setiap warnanya memberikan kesan tersendiri. Dan dari setiap keharmonisan warna kehidupan ini puncaknya adalah kebahagiaan.
Untuk mencapai kebahagiaan itu perlu adanya hubungan yang baik. Baik dengan sang Pencipta, dengan sesama manusia dan dengan alam sekitar kita. Seperti halnya filosofi kehidupan Bali Tri Hita Karana atau dalam muslim "Hablum minallah hablum minannas".
Kienka
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi