Suara.com - Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang. Riva diduga menjadi aktor di balik skandal Pertamax oplosan yang merugikan negara Rp193,7 triliun.
Kasus ini menyeret direksi Pertamina dan pihak swasta. Total, sebanyak tujuh orang dijadikan tersangka dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018-2023, termasuk Riva Siahaan.
Bersamaan dengan itu, gaya mewah Riva Siahaan turut menuai sorotan. Salah satunya, ketika Riva terciduk mengenakan jam tangan saat menjadi petinggi Pertamina.
Menilik postingan @machtwatcg, jam tangan tersebut keluaran dari brand asal Swiis, Omega seri Seamaster Diver 330M. Tak tanggung-tanggung, harganya menembus Rp101 juta.
Kemewahan sosok yang kini jadi tersangka itu sontak menuai perbincangan di tengah kegeraman publik terkait kasus korupsi BBM Oplosan.
"Jamnya oplosan itu sama jam tangan pasir," sindir netter. "Birunya jam dari pertamax oplosan," sahut warganet.
"Sini jamnya saya cuci, kotor kena pertalitemax," kata yang lain. "Pake jam nyelam tapi ga nyelam ehh," sentil warganet.
Kekayaan Riva Siahaan
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total kekayaan bersih Riva Siahaan mencapai Rp18.993.000.000 atau Rp18,9 miliar.
Baca Juga: Pendidikan Mentereng Riva Siahaan: Dirut Pertamina Patra Niaga Diduga Jadi Dalang Pertamax Oplosan
Sejatinya kekayaan totalnya mencapai Rp21,6 miliar namun dikurangi utang sebesar Rp2,65 miliar. Sisanya Rp18,9 miliar.
Kekayaan itu terbagi menjadi beberapa aset. Mulai dari tanah dan bangunan senilai Rp7,75 miliar, alat transportasi dan mesin Rp2,9 miliar.
Riva juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp808 juta, surat berharga Rp1,5 miliar, kas dan setara kas Rp8,68 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?