Suara.com - Agnez Mo baru saja mengungkap kondisi kesehatan yang pernah dideritanya saat hadir di PodHub yang dipandu Deddy Corbuzier dan Vidi Aldiano.
Penyanyi yang membangun karier internasional itu mengaku dirinya pernah mengalami alopecia sekitar 15 tahun yang lalu. Alopecia itu muncul di bagian belakang kepalanya, sehingga membuat beberapa titik rambutnya pitak.
"Sekitar hampir 15 tahun yang lalu, gue tiba-tiba ada alopecia. Waktu itu alopecia gue parah banget, dan gue lagi di Amerika, yang ngasih tahu malah hair stylist gue," cerita Agnez Mo, dikutip Sabtu (1/3).
"Yang gue tahu alopecia itu adalah pada saat sel darah putih menyerang folikel rambut, dan lu tau nggak itu karena apa? Stres," lanjutnya.
Gara-gara kondisi tersebut, Agnez Mo dianjurkan oleh dokter untuk menjaga kadar stresnya. Hal tersebut cukup membuatnya bingung, karena selama ini ia tak pernah merasakan stres.
Mengenal Alopecia
Kerontokan rambut adalah hal yang normal terjadi. Namun, jika terjadi secara berlebihan hingga menyebabkan kebotakan, kondisi ini biasanya mengacu pada alopecia.
Bukan sekadar kerontokan rambut biasa, alopecia dipicu oleh penyakit autoimun. Umumnya, kondisi ini terjadi pada rambut di kulit kepala, tapi bisa juga memengaruhi rambut-rambut yang ada di seluruh bagian tubuh.
Melansir dari laman Alodokter, ada berbagai penyebab alopecia, seperti:
1. Autoimun
Jenis yang paling umum, yakni alopecia aerata disebabkan oleh kondisi autoimun, di mana sel-sel sistem kekebalan tubuh salah mengenai folikel sebagai sel berbahaya. Sel imunitas ini pun menyerang dan merusak folikel tempat tumbuhnya rambut.
Baca Juga: Bersahabat Sejak Dulu, Eza Yayang Bongkar Isi Percakapan Grup Chat dengan Agnez Mo: Gosip!
2. Hormon
Meningkatnya hormon kebotakan dihydrotestosterone (DHT) menyebabkan folikel rambut mengecil, sehingga rambut tidak tumbuh. Perubahan hormon bisa terjadi karena udia, menopause, maupun PCOS.
3. Stres
Stres dapat memicu kebotakan karena rambut akan masuk ke dalam fase istirahat lebih awal ketika stres. Tiga bulan kemudian, rambut tersebut akan rontok sehingga menyebabkan kebotakan.
4. Riwayat keluarga
Kondisi alopecia tak lepas dari adanya faktor genetik. Ketika salah satu anggota keluarga mengalami kebotakan, maka ia juga berisiko mengalami masalah yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Super Kawaii! Koleksi Kaus Monchhichi Ini Siap Bikin Gaya Santai Makin Gemas
-
Alasan Thai Milk Tea dan Brown Sugar Milk Kini Jadi Favorit di Kalangan Anak Muda
-
Gusti Bhre Suguhkan Royal Dinner Mangkunegaran 2026: Sajian Kuliner Mewah Sarat Filosofi
-
Lifestyle Hub Baru di Gading Serpong, Hunian dan Kawasan Komersial yang Terintegrasi
-
4 Shio Paling Hoki 4 Mei 2026, Peluang Karier dan Rezeki Melesat
-
Urutan Skincare Glad2Glow Pagi dan Malam untuk Wajah Glowing
-
Berapa Skor TOEFL untuk LPDP? Kini Ada Tambahan Pembekalan dari TNI
-
Sunscreen Serum untuk Kulit Apa? Ini 4 Produk yang Mencerahkan Wajah dari Brand Lokal
-
5 Sampo untuk Menghitamkan Rambut di Indomaret, Solusi Praktis Tutupi Uban
-
5 Sepatu Lari Reebok Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan