Suara.com - Bulan Ramadhan telah tiba, dan umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa dengan durasi yang berbeda-beda. Faktor utama yang menentukan panjangnya waktu puasa adalah letak geografis suatu negara, khususnya posisi terhadap garis khatulistiwa.
Semakin jauh dari garis khatulistiwa, semakin panjang atau pendek durasi puasanya tergantung musim yang sedang berlangsung.
Negara dengan Durasi Puasa Terpendek
Pada Ramadhan 2025, beberapa negara di belahan bumi selatan menikmati durasi puasa yang lebih singkat dibanding negara-negara lain. Berikut adalah negara dengan waktu puasa paling pendek di dunia:
1. Argentina - Sekitar 11 jam
Argentina menjadi salah satu negara dengan waktu puasa tersingkat di dunia. Di ibu kota Buenos Aires, umat Muslim hanya berpuasa sekitar 11 jam, karena matahari terbit sekitar pukul 06.00 dan terbenam pukul 17.00.
2. Chile – Sekitar 11,5 jam
Di kota Punta Arenas, Chile, waktu puasa juga tergolong singkat, sekitar 11,5 jam. Letaknya yang berada di bagian selatan bumi membuat durasi puasanya lebih pendek dibanding negara-negara di belahan utara.
3. Uruguay – Sekitar 12 jam
Baca Juga: Apa Itu Iftar dan Takjil? Ini Penjelasan dan Filosofinya
Umat Muslim di Montevideo, ibu kota Uruguay, menjalani puasa sekitar 12 jam, dengan imsak sekitar pukul 06.00 dan berbuka pada pukul 18.00.
Afrika Selatan – Sekitar 12 jam Di Cape Town, Afrika Selatan, umat Muslim juga berpuasa sekitar 12 jam, menjadikannya salah satu negara dengan durasi puasa yang relatif singkat dibanding negara-negara di belahan utara.
Mengapa Durasi Puasa Berbeda-beda?
Perbedaan panjang puasa ini disebabkan oleh pergerakan bumi mengelilingi matahari dan posisi matahari di berbagai wilayah. Negara-negara yang berada lebih dekat dengan kutub bumi cenderung mengalami perubahan durasi siang dan malam yang lebih ekstrem dibanding negara yang dekat dengan garis khatulistiwa.
Namun, apapun durasi puasanya, esensi dari Ramadan tetaplah sama, yaitu meningkatkan ketakwaan, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama. Apakah kamu tertarik untuk mencoba puasa di salah satu negara ini?
Berita Terkait
-
Bolehkah Buka Puasa Langsung Minum Es Buah? Ini Penjelasan Dokter Tirta
-
Batuk saat Puasa? Begini Cara Mengatasinya tanpa Batal
-
Cara Cegah Bau Mulut Saat Puasa Ramadan, Napas Dijamin Tetap Segar!
-
Apa Itu Iftar dan Takjil? Ini Penjelasan dan Filosofinya
-
Ramadan Story, Pengalaman Buka Puasa yang Unik di Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
7 Sepatu Skechers Diskon 50 Persen di Sports Station pada Februari 2026
-
5 Sunscreen Anti Aging Alternatif Sulwhasoo: Harga Lebih Murah, Mulai Rp38 Ribuan
-
Dorong Pemberdayaan, Komunitas yang Hadirkan Ruang Aman Perempuan
-
BPJS Kesehatan PBI Mendadak Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali
-
Siapa Ghislaine Maxwell? Tak Sekadar Kawan Dekat Jeffrey Epstein, Ini Perannya
-
5 Lulur di Indomaret untuk Mencerahkan Badan, Ampuh Angkat Sel Kulit Mati
-
Siapa yang Pertama Lapor? Begini Awal Mula Terbongkarnya Skandal Jeffrey Epstein
-
5 Bantal Empuk Ala Hotel Versi Low Budget, Bikin Tidur Nyenyak Berkualitas
-
Cara Jeffrey Epstein Masuk ke Lingkaran Kaum Elit Dunia, Berawal dari Guru Matematika
-
Apakah Sepatu Running Bisa untuk Gym? Cek 5 Rekomendasi Sepatu Ngegym Low Budget yang Nyaman