Suara.com - Penampilan Lisa BLACKPINK di Oscar 2025 pada Minggu (2/3/2025) sukses menuai pujian sekaligus kritikan. Dalam event besar insan perfilman itu, Lisa tampil menyanyikan lagu medley film James Bond.
Tak sendiri, ia tampil bersama Doja Cat dan RAYE. Pemilik nama lengkap Lalisa Manobal itu kebagian menyanyi lagu Live and Let Die dari film James Bond berjudul sama rilisan tahun 1973.
Meski mencetak sejarah sebagai bintang K-Pop pertama yang tampil di panggung Oscar, kehadiran Lisa BLACKPINK dalam acara tersebut dinilai merupakan bentuk nepotisme.
Pasalnya, ia disebut-sebut memiliki akses untuk tampil di Oscar karena pengaruh sang kekasih, Frederic Arnault. Dasar tuduhan tersebut dikarenakan LVMH, yang tidak lain adalah perusahaan milik keluarga Arnault, menjadi sponsor Oscar.
"Attending the Oscars when you have no connection to it is a clear example of nepotism and the hard work of a billionaire Zionist boyfriend (datang ke Oscar ketika kamu tidak memiliki koneksi adalah contoh nyata nepotisme dan kerja keras pacar milyarder zionis)," tulis akun X @dekudam, Senin (3/3).
Cuitan tersebut dengan cepat viral dan menuai berbagai reaksi. Warganet terpecah antara setuju dan tidak setuju Lisa disebut sebagai "Nepo baby"
"Menyebut Lisa sebagai Nepo baby itu gila," celetuk salah satu netizen.
"Memang benar bahwa industri hiburan, termasuk acara seperti Oscar, dapat dipengaruhi oleh nepotisme. Koneksi dan ikatan keluarga dapat memberikan keuntungan," sahut yang lain.
"Adalah hal yang umum di Hollywood saat ini jadi bukan hal yang mengejutkan lagi," ujar yang lainnya.
Baca Juga: Profil Mikey Madison, Aktris Terbaik Academy Awards ke-97 Kalahkan Demi Moore
Sebagai informasi, "Nepo baby" merupakan kependekan dari "Nepotism baby" yang dalam Bahasa Indonesia berarti "Bayi nepotisme.
Dalam industri hiburan, "Nepo baby" umumnya merujuk pada seseorang yang memiliki jejak karier sama atau berhubungan dengan orang tuanya, di mana mereka mendapatkan keuntungan dari koneksi dan ketenaran orang tua untuk memulai karier mereka sendiri.
Istilah "Nepo baby" ini memiliki kesan negatif, karena biasanya digunakan untuk merendahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Apa Beda Cushion dan Foundation? Ini 7 Merk yang Cocok untuk Kulit Berminyak
-
Cek 7 Tanda Daycare yang Aman bagi Bayi Agar Tidak Menjadi Korban
-
Foundation yang Bagus Merk Apa? Cek 7 Rekomendasi Terbaik Coverage Halus Seharian
-
5 Lip Balm SPF Tinggi yang Bagus untuk Lindungi Bibir saat Cuaca Panas
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Mini Favorit Anak Kos, Ukuran Kecil Bikin Hidup Lebih Praktis
-
Konsep Baru di Dunia Fitness, VERTEX8 Luncurkan HYROX Training Zone di BSD
-
Rangkaian Skincare Murah Viva untuk Beruntusan dan Jerawatan, Mulai Rp5 Ribuan
-
Makna Dulang Pungkasan di Momen Siraman Syifa Hadju, Simbol Tanggung Jawab Terakhir Orangtua
-
Berapa Harga Mug Stanley? Jadi Souvenir Akad Nikah El Rumi dan Syifa Hadju
-
3 Zodiak yang Hidupnya Membaik di Pekan 27 April-3 Mei 2026