Suara.com - Puasa merupakan salah satu ibadah wajib bagi umat Islam yang dilakukan selama bulan Ramadan. Dalam menjalankan ibadah ini, umat Muslim diwajibkan menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang dapat membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Namun, ada banyak pertanyaan yang sering muncul terkait hal-hal yang dapat membatalkan puasa, salah satunya adalah mengenai penggunaan lip balm.
Saat berpuasa, tubuh mengalami dehidrasi akibat tidak mendapatkan asupan cairan selama beberapa jam. Hal ini dapat menyebabkan bibir menjadi kering, pecah-pecah, dan terasa perih. Dalam kondisi ini, banyak orang merasa perlu menggunakan lip balm untuk menjaga kelembapan bibir agar tidak semakin kering dan tidak menyebabkan rasa tidak nyaman.
Lantas, muncul pertanyaan penting, apakah menggunakan lip balm saat puasa diperbolehkan dalam Islam? Apakah lip balm termasuk sesuatu yang dapat membatalkan puasa? Mari kita bahas lebih dalam berdasarkan pandangan para ulama.
Pendapat Ulama Mengenai Penggunaan Lip Balm Saat Puasa
Dalam Islam, puasa dianggap batal jika ada sesuatu yang masuk ke dalam rongga tubuh secara sengaja melalui lubang alami seperti mulut, hidung, atau telinga. Oleh karena itu, ketika membahas penggunaan lip balm, kita perlu memahami bagaimana hukum Islam memandang penggunaannya selama berpuasa.
1. Jika Tidak Sampai Tertelan
Sebagian besar ulama sepakat bahwa menggunakan lip balm saat puasa diperbolehkan asalkan tidak sampai tertelan. Lip balm bekerja dengan cara melembapkan permukaan bibir dan tidak dimaksudkan untuk dikonsumsi. Selama lip balm hanya digunakan pada bibir dan tidak masuk ke dalam mulut, maka tidak membatalkan puasa.
2. Jika Lip Balm Mengandung Rasa atau Aroma yang Kuat
Beberapa lip balm memiliki kandungan rasa dan aroma yang cukup kuat. Jika penggunaannya membuat seseorang secara tidak sengaja menjilat bibir dan menelan zat dari lip balm tersebut, maka hal ini bisa berisiko membatalkan puasa. Oleh karena itu, sebaiknya memilih lip balm yang tidak memiliki aroma atau rasa yang mencolok untuk menghindari risiko tertelannya zat tersebut.
3. Pendapat Majelis Ulama
Menurut beberapa fatwa dari lembaga Islam seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), penggunaan produk kosmetik yang tidak dikonsumsi, termasuk lip balm, diperbolehkan selama tidak membatalkan puasa. Oleh karena itu, jika lip balm hanya digunakan secara eksternal tanpa masuk ke dalam tubuh, maka tidak ada masalah dalam penggunaannya saat berpuasa.
Tips Aman Menggunakan Lip Balm Saat Puasa
Untuk memastikan bahwa penggunaan lip balm tidak berisiko membatalkan puasa, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
1. Gunakan Lip Balm Sebelum Waktu Subuh
Sebelum memulai puasa, aplikasikan lip balm yang cukup agar bibir tetap lembap sepanjang hari. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko bibir pecah-pecah selama puasa.
Baca Juga: Bagaimana Hukum Puasa Tidak Sahur Karena Kesiangan, Apakah Puasanya Sah?
2. Pilih Lip Balm Tanpa Rasa dan Aroma
Hindari lip balm yang memiliki rasa manis atau aroma yang kuat, karena dapat memicu kebiasaan menjilat bibir yang berpotensi menyebabkan tertelannya zat lip balm.
3. Hindari Penggunaan yang Berlebihan
Gunakan lip balm secukupnya agar tidak terasa tebal di bibir. Penggunaan berlebihan bisa meningkatkan risiko tertelan secara tidak sengaja.
4. Jangan Menjilat Bibir
Kebiasaan menjilat bibir saat memakai lip balm bisa berisiko membatalkan puasa jika ada zat dari lip balm yang masuk ke dalam mulut. Oleh karena itu, gunakan lip balm dengan bijak tanpa menjilat bibir.
5. Gunakan Lip Balm yang Berbahan Alami
Memilih lip balm berbahan alami seperti beeswax atau shea butter dapat mengurangi kemungkinan zat kimia yang mungkin tertelan tanpa disadari.
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa memakai lip balm saat puasa diperbolehkan selama tidak sampai tertelan. Jika lip balm hanya digunakan untuk melembapkan bibir dan tidak masuk ke dalam mulut, maka puasa tetap sah dan tidak batal. Namun, sebaiknya memilih lip balm yang tidak memiliki rasa dan aroma yang kuat serta menghindari kebiasaan menjilat bibir agar tetap aman.
Dengan memahami hukum ini, tentunya umat Muslim dapat tetap menjaga kesehatan bibir selama berpuasa tanpa perlu khawatir puasanya batal. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu menjawab pertanyaan seputar penggunaan lip balm saat puasa!
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara