Suara.com - Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat, terutama menjelang Idul Fitri. Sebagai bagian dari rukun Islam, zakat fitrah berperan penting dalam menyucikan harta dan jiwa. Lantas, bagaimana hukum zakat fitrah untuk orang yang sudah meninggal?
Dalam Islam, ada ketentuan khusus mengenai siapa saja yang wajib menunaikan zakat fitrah. Salah satu syarat utama yang harus dipenuhi adalah bahwa seseorang masih hidup hingga matahari terbenam di hari terakhir bulan Ramadhan.
Hal ini menjadi dasar utama dalam menentukan apakah zakat fitrah tetap menjadi kewajiban bagi orang yang telah meninggal dunia sebelum Idul Fitri atau tidak. Berikut penjelasan selengkapnya seperti dikutip dari situs resmi Baznas dan sumber lainnya.
Syarat Wajib Zakat Fitrah
Menurut ajaran Islam, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar seseorang diwajibkan membayar zakat fitrah, yaitu:
- Beragama Islam: Zakat fitrah hanya diwajibkan bagi umat Muslim.
- Memiliki kelebihan makanan pokok: Seseorang wajib membayar zakat jika memiliki kelebihan makanan pokok untuk dirinya dan tanggungannya pada malam dan siang hari Idul Fitri.
- Masih hidup saat matahari terbenam di akhir bulan Ramadhan: Seseorang diwajibkan membayar zakat fitrah jika masih hidup ketika matahari terbenam pada hari terakhir Ramadhan.
Bagaimana Hukum Zakat Fitrah bagi Orang yang Sudah Meninggal?
Dalam konteks seseorang yang meninggal di bulan Ramadhan, ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan:
- Jika seseorang meninggal sebelum Idul Fitri, zakat fitrah tetap perlu dikeluarkan atas namanya. Kewajiban ini menjadi tanggung jawab keluarga atau wali almarhum, berdasarkan prinsip bahwa zakat fitrah harus ditunaikan sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri.
- Besaran zakat fitrah umumnya dihitung berdasarkan kebutuhan pokok, seperti beras, gandum, atau makanan utama yang dikonsumsi masyarakat setempat. Keluarga dapat menyesuaikan jumlah zakat fitrah dengan jumlah anggota keluarga, termasuk almarhum.
Para ulama menjelaskan bahwa zakat fitrah tidak diwajibkan bagi orang yang telah meninggal. Namun, jika seseorang ingin mengirim pahala kepada orang yang sudah wafat, hal tersebut dapat dilakukan melalui sedekah.
Baca Juga: Doa Menerima Zakat Fitrah dalam Bahasa Arab dan Latin
Dalam kitab Fathul Qarib dijelaskan bahwa salah satu syarat wajib zakat fitrah adalah terbenamnya matahari pada akhir bulan Ramadan. Oleh karena itu, zakat fitrah menjadi kewajiban bagi mereka yang masih hidup setelah matahari terbenam.
Kitab Fathul Mu'in juga menegaskan bahwa para ulama sepakat sedekah dapat memberikan manfaat bagi orang yang telah meninggal, baik yang diberikan oleh ahli waris maupun orang lain.
Beberapa bentuk sedekah yang bermanfaat bagi almarhum di antaranya adalah wakaf mushaf, pembangunan masjid, penggalian sumur, serta penanaman pohon yang dilakukan semasa hidup atau setelah wafat oleh orang lain.
Zakat Fitrah dengan Uang: Boleh atau Tidak?
Dalam tulisan "Mengurai Kontroversi Zakat Fitrah dengan Uang", Ahmad Ali MD, anggota Dewan Ahli Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), menyampaikan bahwa terdapat perbedaan pendapat mengenai kebolehan membayar zakat fitrah dalam bentuk uang.
1. Pendapat yang tidak membolehkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga