Suara.com - Pernahkah Anda mengalami kedutan wajah yang terus-menerus dan sulit dikendalikan? Jika ya, bisa jadi itu bukan sekadar kelelahan atau stres, melainkan hemifacial spasm.
Kondisi ini merupakan gangguan saraf wajah yang menyebabkan kontraksi otot wajah secara berulang dan tak terkendali di satu sisi wajah.
Apa Penyebab Hemifacial Spasm?
Menurut dr. Wienorman Gunawan, Sp.BS, Dokter Spesialis Bedah Saraf di Bethsaida Hospital, gangguan ini terjadi akibat tekanan pembuluh darah pada saraf wajah.
"Seiring bertambahnya usia, pembuluh darah cenderung memanjang dan kehilangan elastisitasnya, sehingga dapat menekan saraf wajah. Inilah yang menyebabkan kontraksi otot wajah secara tidak normal," jelasnya seperti dikutip siaran pers yang Suara.com terima baru-baru ini.
Selain menimbulkan ketidaknyamanan, hemifacial spasm juga berdampak besar pada kepercayaan diri penderitanya, terutama pada wanita.
Sebab, kedutan yang terus-menerus bisa mengganggu ekspresi wajah, membuat seseorang merasa malu, dan bahkan membatasi interaksi sosialnya.
Bagaimana Cara Mengatasinya?
Bagi penderita yang tidak membaik dengan pengobatan oral, ada dua metode utama yang dapat membantu:
Baca Juga: Biasa Ditutupi Stiker, Wajah Putri Kaesang-Erina Terungkap: Bocor Lewat Foto Keluarga Ini!
1. Microvascular Decompression (MVD)
Teknik ini dilakukan melalui prosedur operasi untuk menghilangkan tekanan pembuluh darah pada saraf wajah. Dengan memisahkan saraf dari pembuluh darah yang menekannya, kontraksi otot wajah yang tidak normal dapat berkurang.
2. Injeksi Botulinum Toxin (Botox)
Metode ini lebih minim invasif dibandingkan MVD. Botox disuntikkan ke area yang mengalami kedutan untuk mengurangi kontraksi otot yang berlebihan. Terapi ini biasanya dilakukan secara berkala sesuai dengan kebutuhan pasien.
"Kedua metode ini memiliki keunggulan masing-masing dan harus disesuaikan dengan kondisi pasien. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter spesialis bedah saraf sangat penting agar pasien mendapatkan penanganan yang tepat," jelas dr. Wienorman.
Bethsaida Hospital Gading Serpong melalui Brain & Spine Center menghadirkan fasilitas lengkap untuk menangani berbagai gangguan saraf, termasuk hemifacial spasm.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Waspada Godzilla El Nino! Ini Cara Tepat Pakai Sunscreen Agar Kulit Tidak Gosong
-
Kenapa Harga Plastik Naik? Ternyata Ini 'Biang Kerok' di Balik Layar
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Bikin Kulit Glowing
-
Apa Bedanya Jumat Agung dan Paskah? Bukan Hari Biasa, Ini Maknanya
-
6 Shio Paling Hoki pada 3 April 2026, Siapa Saja yang Beruntung Besok?
-
3 Bedak Tabur Wardah untuk Kulit Sawo Matang agar Makeup Tidak Abu-Abu
-
Diklaim Ramah Lingkungan, Ekowisata Justru Berisiko Gagal Redam Emisi Karbon Global: Mengapa?
-
Skincare Glad2Glow untuk Umur Berapa? Cek Panduan Lengkapnya di Sini
-
5 Bedak Murah yang Bagus dan Aman: Cocok untuk Sehari-hari, Mulai Rp20 Ribuan
-
Apakah SNBP Itu Beasiswa? Cek Penjelasan Lengkapnya Supaya Tidak Kaget