“Aisyah menjawab,’Beliau tak menambah pada bulan Ramadan dan bulan lainnya lebih dari sebelas rakaat: salat empat rakaat, yang betapa bagus dan lama, lantas salat empat rakaat, kemudian tiga rakaat. Aku pun pernah bertanya: Wahai Rasulullah, apakah engkau tidur sebelum menunaikan salat witir? Beliau menjawab: ‘mataku tidur, tapi hatiku tidak’.”
Perbedaan Salat Tarawih 20 Rakaat dan 8 Rakaat
Pada dasarnya perbedaan salat tarawih 20 rakaat dan 8 rakaat hanya terletak pada jumlah rakaatnya saja. Namun dalam perspektif lain keduanya memiliki perbedaan yang cukup terlihat.
Seperti yang disebutkan oleh Ibnu Rusyd dalam Bidâyatul Mujtahid, adanya perbedaan jumlah ini terjadi kerena afdhaliyah. Dalam salah satu pendapatan Imam Malik bin Anas, kemudian Imam Abu Hanifah, Imam asy-Syafi’i, Imam Ahmad bin Hanbal, dan begitu pula Dawud azh Zhahiri, mereka meilih untuk melasanakan tarawih dengan 20 rakaat.
Ada pula pendapat yang menyatakan bahwa tarawih itu jumlahnya sebanyaj 36 rakaat, meski pendapat dan kebiasaan ini tidak populer dari yang lain. Imam Ibnu Qudamah menulis dalam al-Mughni bahwa sebab terjadinya perbedaan ini adalah dasar hadits dan riwayat sahabat yang digunakan oleh masing-masing ulama.
Imam Malik bin Anas, sebagaimana ulama lain, memakai riwayat dari Yazid bin Ruman yang mauquf hingga disandarkan pada perilaku sahabat, bahwa orang-orang yajg tarawih pada masa Umar bin Khattab dengan dua puluh rakaat, diimami ileh sahabatnya Ubay bin Ka’ab
Hal ini tampaknya berbeda dengan keterangan yang disampaikan oleh salah satu dari ahli hadits generasi awal, yaknj Abu Bakar bin Abi Syaibah, sekaligus guru Imam Malik. Ia menyatakan bahwa salat menemui orang-orang di Madinah salat sebanyak 36 rakaat.
Kalangan yang memiliki perbedaan pendapat, bahwa tarawih dilakukan 8 rakaat berdasarkan pada hadits berikut:
Diriwayatkan dari Abu Salamah, ia pernah bertanya kepada Aisyah: “Bagaimana salat Nabi Muhammad di bulan Ramadan?” Aisyah menjawab,“Beliau tak menambah pada bulan Ramadan dan bulan lainnya lebih dari sebelas rakaat: salat empat rakaat, yang betapa bagus dan lama, lantas salat empat rakaat, kemudian tiga rakaat. Aku pun pernah bertanya: Wahai Rasulullah, apakah engkau tidur sebelum menunaikan salat witir? Beliau menjawab: “mataku tidur, tapi hatiku tidak.”
Baca Juga: Viral Waria Salat Tarawih di Tengah Jamaah Pria: Pasti Hatinya Bergejolak
Demikian tadi penjelasan terkait perbedaan salat tarawih 20 rakaat dan 8 rakaat. Pada dasarnya kedua ibadah itu memiliki perbedaan mengenai jumlah rakaatnya.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
5 Promo Viva Cosmetics Terbaru Januari 2026, Ada Paket Anti-Aging Rp60 Ribuan
-
7 Rekomendasi Serum Hyaluronic Acid untuk Kulit Lembab, Cerah, dan Kenyal
-
4 Minuman Sehat yang Cocok Dikonsumsi usai Barbeque-an Saat Tahun Baru 2026
-
Maia Estianty Mimpi Bertemu 3 Nabi, Apa Maknanya? Ini Penjelasan Habib Jafar
-
5 Rekomendasi Sunscreen Wudhu Friendly Termurah dan Terbaik di 2026
-
7 Merek Probiotik Anak Terbaik yang Ampuh dan Ramah di Kantong, Harga Mulai Rp10 Ribuan
-
5 Sepatu Running Lokal Kembaran Reebok Ori, Brand Dalam Negeri Kualitas Dunia
-
5 Shio Paling Beruntung di Januari 2026: Siap-siap Sambut Rezeki dan Karier Melejit!
-
Ramalan Lengkap Shio Kuda di 2026: Karakter, Angka Keberuntungan, Pasangan, dan Karier
-
Apakah Tanggal 2 Januari 2026 Libur Cuti? Ini Penjelasannya