Suara.com - Dalam Islam, ada 5 rukun Islam yang wajib dipatuhi dan diimani oleh seorang Muslim. Yang pertama yaitu syahadat, di mana seorang Muslim wajib mengimani bahwa Allah SWT adalah Tuhan satu-satunya dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT.
Yang kedua, kewajiban salat fardu kepada seluruh umat Muslim. Yang ketiga, kewajiban berpuasa di bulan suci Ramadan untuk orang yang sudah baligh. Pengecualian dilakukan untuk orang yang sedang sakit, ibu hamil dan menyusui, wanita yang tengah haid, ataupun orang yang sedang dalam perjalanan jauh.
Rukun Islam keempat yaitu zakat yang wajib dibayarkan umat Muslim terutama saat bulan Ramadan. Zakat pun terbagi menjadi dua yaitu zakat fitrah yang mana seorang muslim wajib mengeluarkan zakat tersebut sebelum terbenam matahari pada hari terakhir Ramadan dan zakat maal yang wajib dikeluarkan jika seorang Muslim memiliki nisab dari nilai harta tertentu.
Zakat fitrah sendiri harus dikeluarkan saat bulan Ramadan dan memiliki nilai minimal tertentu, yaitu setara beras seberat 2,5 kg.
Namun, apa jadinya jika seorang muslim berhalangan untuk memberikan langsung zakat fitrah berupa beras dan menggantinya dengan mengirimkan uang? Apakah zakatnya tetap dihitung sah? Simak inilah penjelasannya.
Zakat fitrah boleh ditransfer dan dibayarkan dalam bentuk uang karena esensi utama zakat fitrah adalah membantu fakir miskin memenuhi kebutuhan mereka saat Idulfitri.
Sejatinya, zakat fitrah ini diwajibkan untuk diberikan kepada orang yang membutuhkan setara dengan 2,5 kg beras.
Artinya, jika seseorang memberikan uang dengan jumlah yang setara dengan harga beras 2,5 kg, maka hal tersebut diperbolehkan.
Dalam Islam, tujuan zakat fitrah adalah memberikan kemudahan bagi penerima agar mereka dapat merayakan hari raya dengan layak. Jika zakat hanya diberikan dalam bentuk beras atau makanan pokok, bisa jadi tidak semua penerima membutuhkannya dalam bentuk tersebut.
Baca Juga: Simak Cara Mudah dan Aman Transfer DANA ke DANA Tanpa Biaya
Dengan uang, mereka lebih leluasa untuk memenuhi kebutuhan lain yang lebih mendesak, seperti membeli lauk-pauk, pakaian, atau kebutuhan rumah tangga lainnya.
Beberapa ulama, seperti Imam Abu Hanifah, membolehkan zakat fitrah dalam bentuk uang karena lebih praktis dan sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat modern. Selain itu, dengan adanya teknologi perbankan dan dompet digital, mentransfer zakat fitrah juga lebih efisien, terutama bagi mereka yang tinggal jauh dari daerah tempat penerima berada. Hal ini memudahkan distribusi zakat agar lebih cepat sampai kepada yang berhak menerimanya.
Selama nilai yang diberikan setara dengan harga makanan pokok yang ditetapkan, zakat fitrah dalam bentuk uang tetap sah dan memenuhi tujuan utamanya, yaitu membantu sesama dengan cara yang lebih fleksibel dan bermanfaat bagi penerima.
Langkah-Langkah Menunaikan Zakat
Zakat fitrah dianjurkan untuk dibayarkan sebelum shalat Idul Fitri. Berikut adalah langkah-langkah menunaikan zakat fitrah tahun 2025:
- Tentukan jumlah anggota keluarga yang wajib mengeluarkan zakat fitrah.
- Hitung total zakat fitrah yang harus dikeluarkan dari jumlah tersebut.
- Pilih metode zakat fitrah, apakah akan menggunakan beras atau uang.
- Tentukan penerima zakat fitrah.
- Baca niat zakat fitrah.
- Serahkan zakat fitrah pada penerima yang sudah ditentukan.
Niat Zakat Fitrah
Anda bisa menunaikan zakat fitrah bagi diri sendiri maupun langsung dengan seluruh anggota keluarga. Sesuaikan niat zakat fitrah yang dibaca dengan kebutuhan.
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
5 Cara Memilih Hewan Kurban dan Daging Kurban yang Layak Dikonsumsi Saat Idul Adha
-
Apa Bedanya Lip Cream dan Lip Matte? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan yang Bagus
-
Berapa Kilogram Daging Kurban Ideal Per Orang? Ini Penjelasannya
-
5 Eyeshadow Brand Lokal yang Pigmented dan Aman Dipakai, Mulai Rp20 Ribuan
-
Hectic Adalah Kondisi Sibuk Luar Biasa, Pahamai Arti dan Tips Mengatasinya bagi Pekerja
-
Hukum Menjual Daging Kurban Menurut Syariat Islam bagi Pekurban dan Penerima
-
7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
-
Apa Beda White Musk dan Black Musk? Ini Aroma yang Lebih Lembut dan 4 Rekomendasi Parfumnya
-
Anti Gerah, 5 Pilihan Parfum Lokal Aroma 'Clean' yang Aman Dipakai di Cuaca Panas
-
Cegah Food Waste, Bagaimana Food Cycle Indonesia Ajak Anak Muda Selamatkan Surplus Pangan?