Suara.com - Handphone kini seperti "pisau Swiss digital" yang menggabungkan banyak fungsi dalam satu alat kecil.
Fungsinya terus berkembang seiring teknologi, seperti dukungan 5G, AI atau fitur Augmented Reality (AR).
Handphone juga bisa digunakan untuk bermain game! Saat ini, banyak handphone dirancang dengan spesifikasi yang mendukung gaming.
Mulai dari game yang ringan seperti game kasual hingga game berat dengan grafis tinggi seperti PUBG, Genshin Impact, atau Call of Duty Mobile.
Namun, bila tak sesuai spesifikasi, ponsel Anda bisa mengalami kerusakan dan tentu kondisi handphone rusak bisa menyulitkan.
Berikut beberapa penyebab umum mengapa handphone bisa mudah rusak saat digunakan untuk bermain game:
- Panas Berlebih (Overheating)
Game, terutama yang memiliki grafis tinggi, memaksa prosesor (CPU) dan GPU bekerja keras, menghasilkan panas berlebih.
Jika handphone tidak memiliki sistem pendingin yang baik atau ventilasi tersumbat (misalnya karena casing tebal), panas ini bisa merusak komponen seperti baterai, prosesor, atau bahkan layar.
- Pengurasan dan Pengisian Baterai Berulang
Bermain game menguras baterai dengan cepat. Jika sering dimainkan sambil dicas, baterai bisa cepat degradasi karena panas tambahan dari pengisian daya.
Lama-kelamaan, ini bisa merusak baterai atau menyebabkan masalah pada port charging.
- Tekanan Fisik pada Perangkat
Saat asyik bermain, pengguna mungkin memegang handphone terlalu erat atau menekan layar dengan keras (misalnya saat tap berulang). Ini bisa merusak layar sentuh, tombol fisik, atau struktur bodi handphone.
- Kinerja Sistem yang Dipaksakan
Jika penyimpanan hampir penuh atau RAM tidak cukup untuk menjalankan game, handphone akan bekerja lebih keras. Hal ini bisa menyebabkan lag, crash, atau bahkan kerusakan sistem operasi dalam jangka panjang.
- Spesifikasi Tidak Memadai
Handphone dengan hardware rendah (prosesor lemah, GPU standar, atau baterai kecil) tidak dirancang untuk gaming berat. Memaksakan perangkat di luar kemampuannya bisa mempercepat kerusakan.
Untuk mencegahnya, coba hindari bermain sambil ngecas, beri jeda agar handphone tidak terlalu panas, dan pastikan spesifikasi handphone sesuai dengan kebutuhan game yang dimainkan.
Berikut kemampuan handphone untuk bermain game.
1. Spesifikasi Hardware
Prosesor (CPU): Prosesor yang kuat (misalnya Snapdragon 8 Gen series, MediaTek Dimensity, atau Apple A-series) memungkinkan game berjalan lancar.
GPU: Kartu grafis seperti Adreno atau Mali menentukan kualitas visual dan performa game.
RAM: Minimal 4GB untuk game ringan, tapi 6GB atau 8GB lebih ideal untuk game berat.
Penyimpanan: Game besar membutuhkan ruang kosong yang cukup (bisa 5-20GB tergantung game).
2. Layar
Layar dengan refresh rate tinggi (60Hz, 90Hz, atau 120Hz) membuat animasi game lebih halus. Resolusi tinggi (Full HD atau lebih) juga meningkatkan pengalaman visual.
3. Baterai
Kapasitas baterai besar (4000mAh ke atas) dan pengisian cepat (fast charging) mendukung sesi gaming yang lama tanpa khawatir kehabisan daya.
4. Sistem Operasi dan Optimasi
Android dan iOS modern biasanya sudah dioptimalkan untuk gaming.
Beberapa handphone bahkan punya "Game Mode" untuk meningkatkan performa.
Contoh Handphone untuk Gaming
Entry-level: Realme Narzo, Redmi Note series (game ringan).
Mid-range: Poco X series, Samsung A54 (game sedang hingga berat).
High-end: ASUS ROG Phone, iPhone 14 Pro, Samsung Galaxy S23 (game berat dengan grafis maksimal).
Jadi, selama spesifikasi handphone mendukung dan penggunaannya tidak berlebihan (misalnya tidak overheat), handphone sangat bisa digunakan untuk bermain game.
Berita Terkait
-
Sering Nonton Video Pendek Bikin Gen Z Moodswing? Ini Kata Dokter Saraf
-
31 Kode Redeem FF Max Terbaru 3 Februari: Langsung Raih Voucher Sukuna dan Jujutsu Truck
-
Nioh 3 Siap Rilis Bulan Ini, Kemungkinan Tak Eksklusif PS5 dan PC
-
68 Kode Redeem FF Aktif Hari Ini 3 Februari: Klaim Green Flame Draco dan Arrival Animation
-
41 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Februari 2026: Raih Icon 115-117 dan Draf Voucher
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Terpopuler: Cara Akses Dokumen Epstein hingga Sepeda Lipat Alternatif Brompton
-
7 Sepatu Running Lokal Kembaran Asics Ori, Bukan KW tapi Kualitas Dunia
-
Mandelic Acid vs Lactic Acid, Mana yang Lebih Aman untuk Lansia Hilangkan Flek Hitam?
-
Wajah Tetap Lembap, 5 Moisturizer untuk Menenangkan Kulit Setelah Eksfoliasi
-
7 Day Cream dengan SPF untuk Ibu Rumah Tangga, Mulai Rp20 Ribuan
-
5 Kombinasi Serum dan Moisturizer yang "Haram" Dipakai Bersamaan, Apa Saja?
-
5 Bedak Tabur Lokal yang Efektif Menyamarkan Pori-Pori Besar
-
5 Spot Treatment untuk Atasi Flek Hitam dan Kerutan, Mulai Rp50 Ribuan
-
5 Sepeda Lipat Listrik untuk Mobilitas Harian, Gesit di Jalanan Kota
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Mengontrol Sebum, Wajah Bebas Kilap Seharian