Suara.com - Curhatan seorang ibu yang baru saja melahirkan anaknya di sebuah rumah sakit dengan menggunakan BPJS berhasil menarik perhatian publik. Cerita ini diposting ulang oleh akun X (Twitter) @kgblgnunfaedh.
Pasalnya, wanita yang baru melahirkan di rumah sakit menggunakan BPJS ini menyebutkan bahwa apa yang ia alami tersebut merupakan pengalaman terburuknya di rumah sakit.
Ia bercerita harus menjalani operasi caesar mendadak setelah dua hari mengalami kontraksi di klinik dan bayinya berada di status gawat janin.
"Jam 4 pagi, di ruang persiapan operasi, lagi sakit-sakitnya, "Bu, nanti operasi perlaknya cari sendiri di luar ya bu, enggak ditanggung BPJS"," tulis ibu tersebut.
Ia melanjutkan ceritanya bahwa setelah 10 menit operasi, akhirnya sang anak berhasil keluar dalam keadaan menangis dan sehat. Ibu ini mengatakan bahwa dirinya sudah tidak sabar ingin melihat sang bayi dan melakukan IMD (Inisiasi Menyusu Dini).
"Susternya gendong bayiku dan kasih liat ke aku memang, tapi enggak IMD, seraya berkata begini kepadaku yang sedang super menggigil, lelah, teler (dengan tidak lemah lembut ya), "Bu, ini bayinya ya, ini dedek bayi enggal ada popok ya, enggak dicover BPJS". Seriously, lagi operasi baru banget brojol? Enggak bisa kasih selamat dulu gitu Sus?" tulisnya lebih lanjut.
Kemudian ia juga bercerita ketika di ruang pemulihan dan masih dalam keadaan menggigil, suster tersebut mencari suami sang ibu sambil berteriak untuk membelikan istrinya teh hangat di luar karena pihak rumah sakit memang tidak menyediakan.
Bahkan menurut cerita sang pasien, bayinya tidak dibedong dan tidak dimandikan. Saat ibu pasien (nenek si bayi) meminta suster untuk membersihkan cucunya yang baru lahir itu karena sudah mulai buang air, mereka disuruh untuk membersihkan sendiri.
Masih banyak kekesalan lainnya yang disampaikan pasien, mulai dari ruangan yang pengap karena AC tidak berfungsi, hingga banyaknya nyamuk di luar ruangan karena kondisinya saat itu memang sedang ada renovasi atau perbaikan.
Baca Juga: Program Mudik Gratis Dituding Gratifikasi Karena Ada Sponsor, Menaker: Saya Dengar Itu!
Momen melahirkan merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh pasangan calon ibu dan ayah. Untuk menyambut kelahiran sang buah hati, tentunya ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, termasuk barang-barang penting.
Seluruh barang-barang ini bisa dipersiapkan dari jauh-jauh hari dan dimasukkan ke dalam hospital bag untuk memudahkan jika terjadi kontraksi mendadak. Berkaca dari kisah di atas, berikut adalah hal-hal penting yang harus dipersiapkan sebelum melahirkan di rumah sakit.
1. Perlengkapan ibu
Ada beberapa perlengkapan yang perlu dipersiapkan ibu untuk keperluan di rumah sakit, seperti:
- Kartu identitas.
- Kartu asuransi.
- Buku pemeriksaan kesehatan selama kehamilan.
- Alat kebersihan diri, seperti sikat gigi, sabun mandi, dan sampo.
- Pakaian dalam untuk ibu menyusui.
- Kain atau pakaian yang longgar.
- Pembalut persalinan.
- Pakaian yang nyaman dengan bukaan depan.
- Breast pads.
- Alat pumping untuk ASI.
- Botol minum dan camilan.
- Pakaian untuk pulang ke rumah.
- Sendal nyaman untuk di rumah sakit.
2. Perlengkapan bayi
Berikut ini barang yang perlu ibu persiapkan di dalam hospital bag untuk bayi, yaitu:
Berita Terkait
-
Program Mudik Gratis Dituding Gratifikasi Karena Ada Sponsor, Menaker: Saya Dengar Itu!
-
Kode Cashback DANA untuk Bayar BPJS
-
Cara BPJS Kesehatan Via DANA dan GoPay
-
Beri Kenyamanan bagi Masyarakat, BPJS Kesehatan Siapkan Layanan Gratis bagi Pemudik
-
Lebih Murah dari Brio RS tapi Seganteng Mini Cooper: Mobil Hatchback Suzuki Ini Dijamin Bikin Ngiler
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya