Suara.com - Sakit maag di malam hari bisa menjadi gangguan serius untuk kualitas tidur. Gejala sakit maag ini seperti sensasi terbakar dan nyeri di ulu hati.
Sakit maag itu disebabkan oleh asam lambung naik ke kerongkongan saat tubuh dalam posisi berbaring. Kondisi ini tak hanya mengganggu istirahat malam, tetapi juga membuat tubuh terasa lelah dan kepala pusing di pagi hari.
Dokter spesialis penyakit dalam gastroenterologi, Dr. Saurabh Sethi, membagikan beberapa cara alami yang bisa membantu mencegah sakit maag di malam hari.
Menurutnya dalam ulasan Hindustan Times yang dikutip dari Antara, Senin (7/4/2025), penanganan yang tepat dapat meningkatkan kualitas tidur dan berdampak baik bagi kesehatan secara menyeluruh.
“Penelitian menunjukkan bahwa mengelola sakit maag di malam hari berkontribusi besar dalam menjaga kualitas tidur dan berat badan tetap stabil,” kata Sethi.
Berikut tiga cara alami yang direkomendasikan untuk membantu mencegah naiknya asam lambung saat tidur:
1. Tidur Menghadap ke Kiri
Sethi menjelaskan bahwa tidur miring ke kiri membantu mengurangi refluks asam lambung. Posisi ini memungkinkan lambung berada di bawah esofagus, sehingga mencegah asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan nyeri dada atau sensasi terbakar.
2. Konsumsi Biji Adas
Biji adas dikenal sejak lama sebagai solusi alami untuk mengatasi gangguan pencernaan seperti kembung dan perut begah. Kandungan anethole dalam biji adas dapat menetralkan asam lambung secara alami dan mencegah gejala sakit maag kambuh di malam hari.
3. Gunakan Alas Kasur yang Lebih Tinggi
Ketinggian posisi tubuh saat tidur juga berpengaruh besar. Doktor Sethi menyarankan agar kepala dan dada sedikit lebih tinggi menggunakan bantal atau menaikkan bagian atas kasur.
Posisi ini membantu gravitasi menjaga asam lambung tetap berada di lambung, sehingga tidak naik dan menyebabkan keluhan nyeri ulu hati saat tidur.
Penerapan tiga langkah alami ini bisa membantu meringankan gejala dan mencegah sakit maag di malam hari, terutama bagi mereka yang kerap mengalami gangguan pencernaan saat tidur.
Sembuhkan Maag dengan Gaya Hidup Sehat
Sakit maag bisa diatasi jika penderitanya mampu menerapkan gaya hidup sehat dan menjaga berat badan ideal. Hal ini disampaikan oleh dokter spesialis penyakit dalam dari RSUPN Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Muhammad Firhat Idrus.
“Pemicu utamanya adalah gaya hidup. Jadi, kalau pola hidupnya diperbaiki, GERD atau dispepsia bisa hilang,” katanya.
Menurutnya, perubahan gaya hidup menjadi kunci utama dalam pengelolaan penyakit asam lambung.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa penyakit ini tetap bisa kambuh jika penderita kembali ke kebiasaan lama.
"Kalau gaya hidupnya tidak dijaga, ya bisa kambuh lagi," lanjutnya.
Firhat menjelaskan bahwa sakit maag atau gastroesophageal reflux disease (GERD) disebabkan oleh ketidakseimbangan produksi asam di lambung.
Konsumsi berlebihan makanan pedas, berminyak, bersantan, dan berlemak bisa memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan.
Naiknya asam lambung ke kerongkongan dapat menimbulkan komplikasi seperti suara serak, batuk kronis, hingga erosi pada gigi.
Oleh karena itu, ia menyarankan konsumsi makanan yang lebih sehat seperti ayam, ikan, atau telur rebus serta memperbanyak sayuran.
Tak hanya itu, makan secara berlebihan juga berisiko menyebabkan obesitas yang berdampak pada tekanan di area lambung.
“Jaringan lemak dari obesitas dapat menekan lambung dan memperparah kondisi GERD,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya menghindari kebiasaan merokok dan konsumsi minuman beralkohol karena keduanya dapat memperburuk penyakit lambung.
Lebih lanjut, Firhat menyampaikan bahwa masalah sakit maag tak hanya dialami orang dewasa, tetapi juga bisa terjadi pada anak-anak.
Bagi penderita yang ingin mengonsumsi obat saat berpuasa, disarankan untuk terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter agar dosis dan waktu konsumsinya tepat.
"Jika ingin memulai, menghentikan, atau menambah dosis obat, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter," tuturnya.
Tag
Berita Terkait
-
6 Tips Puasa Bagi Penderita Maag, Ibadah Tetap Lancar
-
Promo Alfamart Akhir Bulan Januari 2026: Obat Maag Beli 1 Gratis 1, Buruan Cek!
-
Rahasia Umbi Garut di Minuman Ini: Solusi Alami Obati GERD dan Maag yang Direkomendasikan Ahli Gizi!
-
Sereal Sehat Berbahan Umbi Garut, Pilihan Aman untuk Penderita Maag dan GERD
-
Hipertensi sampai Kolesterol, Waspadai 6 Penyakit yang Rentan Terjadi saat Lebaran
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bersama Taspen, Kuota 100 Ribu Pemudik
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
-
Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
-
45 Desain Amplop Lebaran Gratis Siap Print, Model Unik Bikin THR Makin Berkesan
-
7 Sepatu Lebaran Tanpa Tali untuk Orang Tua, Jalan Kaki Nyaman Bebas Ribet
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Meledak? Cek 6 Rekomendasi Selis Terbaik Bebas Korsleting
-
Rumus dan Cara Perhitungan THR Kurang dari 1 Tahun, Pekerja Baru Wajib Tahu!
-
5 Rekomendasi Sabun Muka pH Balance untuk Jaga Skin Barrier Tetap Sehat
-
Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin