Suara.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Indramayu Lucky Hakim sempat bersitegang dan saling perang sindiran.
Dedi sempat melontarkan sindiran pedas ke sosok Lucky Hakim yang berlibur ke Jepang tanpa izin.
Adapun sindiran yang dilontarkan oleh Dedi adalah bentuk respon teguran karena Lucky Hakim melanggar surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mengibau para kepala daerah agar tidak menghabiskan waktu libur Lebaran ke luar negeri.
Melalui surat edaran tersebut, para kepala daerah diimbau untuk tetap di Indonesia untuk turut mengurus berbagai persiapan Lebaran di daerah.
Setelah menemukan fakta bahwa Lucky Hakim ada di Jepang, Dedi sontak melayangkan sindiran penuh sarkas.
"Selamat berlibur Pak Lucky Hakim. Nanti kalau ke Jepang lagi, bilang dulu ya," tulis Dedi Mulyadi melalui unggahannya di media sosial, dikutip Senin (7/4/2025).
Diketahui, bahwa situasi panas antara Lucky Hakim dan Dedi Mulyadi kini mereda dengan adanya permintaan maaf dari Lucky.
Dedi telah mengungkap bahwa Lucky telah mengirimkan permintaan maaf ke dirinya secara personal.
"Komunikasi tadi malam, Pak Lucky Hakim sudah berkomunikasi dengan saya dan dia menyampaikan permintaan maaf karena tidak mengajukan izin terlebih dahulu, bepergian ke Jepang," ujar Dedi Mulyadi mellaui akun pribadinya.
Baca Juga: Simpanan Tak Biasa Bupati Indramayu Lucky Hakim, Mulai yang Albino Hingga Tanpa Bulu
Kekayaan Lucky Hakim dan Dedi Mulyadi sontak dibanding-bandingkan oleh publik berkat keduanya tengah dalam kondisi panas.
Keduanya diketahui punya segudang kekayaan sebagai seorang pejabat.
Lantas, siapa di antara keduanya yang paling tajir nan berada?
Kekayaan Lucky Hakim: Aktor jadi politisi
Tak heran jika Lucky Hakim bisa berlibur ke Negeri Sakura. Apalagi, ia menggunakan uang pribadinya dan tak menggunakan sepeser pun uang negara.
Ia punya segudang harta kekayaan sebagai seorang politisi yang dahulunya seorang aktor.
Aktor kelahiran Indramayu, Jawa Barat ini kondang berkat perannya di serial televisi Pintu Berkah dan Kisah Nyata yang membawakan berbagai kisah terkait tokoh-tokoh yang mengalami permasalahan hidup pelik.
Berita Terkait
-
Terungkap! Alasan Lucky Hakim Liburan ke Jepang: Jawaban untuk Anak, Tapi...
-
Ironi Lucky Hakim: Dulu Malu Makan Gaji Buta, Kini Liburan Diam-diam sampai Ditegur Dedi Mulyadi
-
Simpanan Tak Biasa Bupati Indramayu Lucky Hakim, Mulai yang Albino Hingga Tanpa Bulu
-
Intip Koleksi Mobil Lucky Hakim, Disentil Dedi Mulyadi Gegara Plesir ke Jepang
-
Rentetan Drama Lucky Hakim demi Jadi Bupati Indramayu, Kini Terancam Diberhentikan
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara