Suara.com - Setelah sekian lama menghilang dari dunia hiburan, Krisna Mukti kembali mencuri perhatian. Bukan karena peran di layar kaca, melainkan karena kisah pahit di balik ambisinya terjun ke dunia politik.
Usai merasakan kursi empuk di Senayan pada periode 2014–2019, Krisna Mukti harus menerima kenyataan ketika langkahnya terhenti di Pemilu Legislatif 2019.
Di hadapan Melaney Ricardo, Krisna Mukti mengaku kekalahan itu membuatnya terpuruk, bukan hanya secara mental, tetapi juga finansial.
"Dari situ jujur gue terpuruk," kata dikutip dari tayangan YouTube Melaney Ricardo.
Krisna merasa kepercayaan dirinya runtuh, terutama setelah mengorbankan begitu banyak hal, termasuk menjual aset pribadi demi kampanye.
"Jujur gue keluar sekitar 10 (miliar) lebih," lanjutnya.
Awalnya, Krisna Mukti tak terlalu ambil pusing meski kehilangan uang banyak dan gagal nyaleg. Dalam benaknya, masih banyak cara untuk bangkit dan mencari rejeki lagi.
Sayangnya, ia tak menyangka badai berikutnya datang begitu cepat ketika pandemi COVID-19 yang membuat hidupnya berubah drastis karena rencana untuk pulih pun berantakan. Ia mengaku saat itu tabungannya habis, bahkan sempat pada kondisi minus secara finansial.
Meski sempat berada di titik terendah dan terpuruk, perlahan ia mulai bangkit karena ia mengaku pernah mengalami hal seperti ini pada awal kariernya.
Baca Juga: Jembatan Penghubung Dunia Pendidikan dan Politik
"Gue udah pernah ngalamin ini di awal karier gue dulu," kata Krisna.
Dari pengakuan itu, warganet pun dibuat penasaran dan mulai menelusuri asal-usul kekayaan Krisna Mukti sebelum terjun ke dunia politik.
Sumber Kekayaan Krisna Mukti
Sumber penghasilan utama Krisna Mukti adalah dari karier panjangnya di industri hiburan Indonesia sebagai aktor, presenter, dan penyanyi.
Krisna Mukti merupakan salah satu selebriti yang bersinar terang di era 1990-an hingga awal 2000-an.
Lahir di Jakarta pada 5 Februari 1969, ia dikenal luas lewat perannya dalam sejumlah sinetron populer yang meraih rating tinggi, seperti Janjiku, Aku Ingin Pulang, Melodi, Titip Rindu, dan Azizah.
Berita Terkait
-
Analisa Pakar Soal Gugatan UU Pemilu, Caleg Harus 'Akamsi'
-
Kemen PPA Dukung Usulan Caleg Perempuan Ada di Nomor Urut 1 Kertas Suara
-
Rekam Jejak Ci Mehong Jadi Caleg, Bertarung di Dapil Neraka
-
Misteri Harun Masiku: KPK Periksa 6 Saksi, Ada Sopir Eks Caleg PDIP
-
Apa Pendidikan Dede Sunandar? Gagal Jadi Caleg, Disebut 'Dijerumuskan' Vicky Prasetyo ke Politik
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi