Ditilik di laman Halodoc, operasi bariatrik merupakan prosedur bedah yang bertujuan untuk membantu mengatasi masalah obesitas dengan mengubah sistem pencernaan.
Prosedur ini dapat menurunkan berat badan secara signifikan. Namun ada risiko dan efek samping tertentu yang mesti diwaspadai apabila seseorang melakukan operasi bariatrik.
Terdapat beberapa jenis operasi bariatrik, misalnya:
1. Bypass lambung
Ini merupakan prosedur operasi bariatrik paling umum yang dilakukan dengan memotong perut bagian atas, lalu menutup kembali dari perut yang tersisa.
Dengan prosedur ini, lambung yang semula bisa menampung sampai 3 liter makanan akan berkurang menjadi 30 gram atau hanya sebesar kenari.
Dokter juga akan memotong usus kecil dan menjahit sedikit pada bagian kantong, sehingga makanan akan langsung menuju usus kecil bagian tengah. Prosedur ini dipercaya bisa mengurangi sekitar 70% berat badan berlebih.
2. Gastrektomi sleeve
Prosedur ini dilakukan dengan mengangkat 80% area perut, sehingga hanya tersisa kantong panjang dengan ukuran seperti tabung. Tindakan ini dapat mengurangi total makanan yang masuk ke perut, sekaligus mengurangi pembentukan hormon ghrelin yang mengatur nafsu makan.
Baca Juga: Serang Ridwan Kamil Gunakan Akal Sehat, Lisa Mariana Malah Buka Aib Sendiri
Operasi jenis ini disebut bisa membantu pasien menurunkan antara 30-80 persen berat badan total.
3. Duodenal switch
Operasi ini terdiri atas dua langkah, yakni diawali dengan prosedur sepreti gastrektomi sleeve, lalu dilanjutkan dengan penyambungan bagian ujung usus ke duodenum yang dekat dengan perut.
Seperti dua jenis prosedur lain, duodenal switch juga berfungsi untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk ke perut sekaligus mengurangi penyerapan nutrisinya. Naumn prosedur ini berisiko menyebabkan pasien kekurangan vitamin sampai mengalami malnutrisi.
Disebutkan bahwa prosedur jenis ini dapat menghilangkan setidaknya 80% berat badan berlebih.
Lantas berapa biaya yang mesti dikeluarkan untuk operasi bariatrik? Masih dikutip dari laman yang sama, operasi bariatrik dibanderol dengan harga yang bervariasi tergantung pada jenis prosedur serta rumahs akit yang dituju.
Namun umumnya prosedur ini bisa menghabiskan biaya antara Rp40 juta sampai Rp100 juta atau bahkan lebih. Biaya operasi bedah digestif ini juga biasanya tidak ditanggung asuransi kesehatan standar, termasuk BPJS Kesehatan, kecuali dalam kasus-kasus tertentu seperti obesitas yang mengancam kesehatan atau menimbulkan komplikasi berat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
Terkini
-
Mengenal Mudi, Edukator Konservasi Muda yang Ubah Scroll Jadi Aksi Lingkungan
-
Budi Gunadi Sadikin ITB Jurusan Apa? Ini Latar Belakang Pendidikan dan Kariernya
-
4 Sepatu Tali Putar Rp200 Ribuan dengan Review Positif, Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Berapa Harga Pertamax Sekarang? Ini Update Setelah Resmi Naik pada 10 Juni 2026
-
Budi Gunadi Sadikin dari Partai Apa? Menkes yang Diisukan Jadi Menkeu
-
Selamat! 12 Finalis Desainer Muda IYFDC 2026 Terpilih, Berpeluang Sekolah Mode di Italia
-
Chatib Basri dari Partai Apa? Diisukan Jadi Menkeu Baru
-
Niat Puasa Daud: Makna, Tata Cara, dan Keutamaannya dalam Islam
-
Berapa Harga Parfum Chanel? Ini Kisarannya dan 3 Merek Lokal yang Tak Kalah Wangi
-
Bukan Sekadar Tempat Minum, Tumbler Kini Jadi Simbol Gaya Hidup Aktif Generasi Urban