Suara.com - Setiap orang tentu ingin memiliki umur panjang, hidup sehat, dan diliputi kebahagiaan. Namun, tahukah kamu jika rahasia umur panjang tak hanya terletak pada faktor genetik?
Pola makan hingga kebiasaan sehari-hari ternyata mempengaruhi usia seseorang. Ada sejumlah cara sehat yang terbukti mampu memperpanjang umur sekaligus meningkatkan kesejahteraan hidup.
Mengutip Verywellmind, berikut ini cara sehat agar hidup lebih lama dan bahagia.
Cara ini berdasarkan kegiatan yang dilakukan penduduk di Blue Zones, yaitu wilayah di dunia yang penduduknya memiliki harapan hidup yang tinggi dan kualitas hidup yang baik, meliputi Okinawa (Jepang), Sardinia (Italia), Ikaria (Yunani), Nicoya (Kosta Rika), dan Loma Linda (California).
Ahli demografi Dr. Michel Poulain memprediksi bahwa penduduk di wilayah-wilayah tersebut kemungkinan besar akan hidup selama 100 tahun.
Penduduk di wilayah-wilayah tersebut memiliki kebiasaan hidup yang serupa, yang diyakini berkontribusi pada umur panjang dan kebahagiaan mereka.
1. Manajemen Stres yang Baik
Memiliki manajemen stres yang baik dapat meningkatkan angka harapan hidup. Dengan demikian, hidup akan lebih bahagia.
Kamu bisa mulai dengan berdoa, bermeditasi, tidur siang, atau berkumpul bersama keluarga. Kegiatan-kegiatan ini membantu meredakan ketegangan dan menjaga keseimbangan emosional.
Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Air Bersih dan Sanitasi Layak, Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor
Meditasi dapat mengurangi kortisol dan membantu menjadi lebih sadar akan pola pikir. Bila tingkat stres tinggi, tubuh akan lebih banyak memproduksi kortisol dan hormon stres.
2. Menemukan Tujuan Hidup
Mengetahui tujuan hidup dapat memberikan arah dan makna, terutama dalam masa-masa sulit. Menemukan tujuan juga dapat mengurangi perasaan putus asa, meningkatkan diri, dan membuat kita tetap termotivasi.
Memiliki tujuan hidup yang jelas juga dapat memengaruhi berapa lama kita hidup. Umur panjang berhubungan langsung dengan kemampuan kita untuk berfungsi, dan tanpa tujuan, fungsi tersebut mulai menurun.
3. Menjalin Hubungan Sosial yang Erat
Hubungan sosial yang sehat dan erat tidak menghilangkan stres, tetapi dapat membantu kita untuk mengatasinya.
Berita Terkait
-
20 Tahun Hidup Sehat, Ganindra Bimo Tetap Bisa Makan Enak
-
10K Langkah Menuju Hidup Sehat: Ribuan Perempuan Saling Menginspirasi Lewat Ajang Lari
-
Gaya Hidup Sehat Sejak Dini, Dimulai dari Pola Makan Bergizi Seimbang
-
Rahasia Panjang Umur Mahathir Mohamad, Tetap Aktif di Usia 99 Tahun: Masih Bugar, Nyetir dan Berkuda
-
ASICS Foundation Siap Jadi Teman Perjalanan Gaya Hidup Sehat Masyarakat Indonesia
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas
-
Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik
-
Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA
-
Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir
-
Profil dan Karier Aida Budiman yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur Senior BI
-
Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat
-
Jalan Gelap Membawa Petaka: 3 Nyawa Melayang Usai 2 Motor Terlibat Adu Banteng di Mojokerto
-
Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih
-
5 Gold ETF Syariah Resmi Diluncurkan, Analis Soroti Dampaknya Pada Pasar Emas
-
Akses Keuangan Melesat, Literasi Tertinggal: Trader Muda Diminta Waspadai Risiko