Bukan hanya ukuran dan warna saja sebagai patokan saat membeli telur. Kamu bisa mengamati bentuknya, ada yang lonjong, bulat.
Kalau bulat, biasanya kuning telur cenderung padat dan banyak. Cocok untuk kebutuhan bahan pembuatan kue maupun pelengkap lauk sehari-hari karena kandungan gizi jelas banyak.
Manfaatnya akan berbeda saat kamu memilih bentuk lonjong. Biasanya kuning telur cenderung sedikit.
Aroma
Selanjutnya ada cara lebih mudah saat memilih telur berkualitas. Kamu cukup gunakan indera penciuman. Dekatkan hidung pada cangkang luar, hirup perlahan.
Kalau bau tidak sedap menyengat, bisa dipastikan kondisinya sudah busuk, tidak layak konsumsi.
Lakukan cara tersebut pada setiap telur, hingga mendapatkan yang paling baik, diantara tumpukan telur.
Tekstur
Kamu bisa meraba kulit telur bagian luar alias cangkang. Kalau permukaannya saat disentuh terasa kasar, terlihat butiran putih maka kondisinya masih segar, sangat layak dikonsumsi.
Baca Juga: Stunting Masih Tinggi di Indonesia, Dapatkah AI Bantu Perbaiki Gizi Anak?"
Jadi harus waspada, saat banyak telur dengan permukaan kulit luar mengkilap dan licin. Hal tersebut menandakan sudah dilakukan penyimpanan dalam jangka waktu lama.
Guncang secara pelan
Langkah ini bisa dilakukan setiap kali beli telur, dekatkan pada telinga, lalu guncang perlahan. Kalau sudah disimpan lama akan mengeluarkan bunyi.
Jika masih segar, tidak terdengar bunyi sama sekali. Hal itu karena tekstur putih telur masih kental.
Sedangkan kalau sudah lama, kondisi putih telur, teksturnya cenderung lebih encer, saat digoyang pelan saja, langsung muncul suara.
Direndam dalam air
Kalau kamu terlanjur beli, bisa lakukan cara ini saat sampai rumah. Siapkan wadah bening berisi air secukupnya. Setelah itu masukkan satu demi satu ke dalam tempat tersebut.
Jika tenggelam posisi tidur sempurna maka masih baru, fresh. Sedangkan kondisi mengambang keseluruhan, berarti sudah rusak atau busuk.
Ada juga kondisi tertentu, seperti telur tenggelam posisi tidur, tapi ujung lebarnya ada yang sedikit terangkat, maka sudah 1 minggu disimpan.
Lain halnya saat tenggelam tidur bagian ujung runcingnya, sedangkan ujung lebar agak naik ke atas seperti mengambang. Maka usia simpan sudah 3 minggu.
Mengetahui cara memilih telur yang baik dan segar sangat penting untuk menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Dengan menerapkan tips-tips di atas, kamu tidak hanya bisa terhindar dari telur busuk, tetapi juga memastikan asupan gizi dari telur tetap optimal.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
5 Moisturizer Pria dengan Rating Sempurna di Shopee, Atasi Kulit Kusam dan Berjerawat
-
5 Cara Mengetahui Parfum yang Kedaluwarsa, Ini Tanda-tandanya
-
5 Body Lotion Paling Laris di Shopee, Pembeli Akui Ampuh Cerahkan Kulit Kusam
-
3 Sabun Mandi Batangan Paling Laris di Shopee, Review Pembeli Terbukti Ampuh Mencerahkan Kulit Kusam
-
Berapa Harga Adidas Samba Jane Ori? Ini 5 Rekomendasi Toko Resmi agar Tak Tertipu Produk KW
-
3 Zodiak yang Kehidupannya akan Berubah Lebih Baik Setelah 9 Juni 2026
-
6 Shio Paling Beruntung dan akan Dapat Rezeki Nomplok Pada 10 Juni 2026
-
Beda Cushion Make Over Powerstay dan Hydrastay, Mana yang Lebih Tahan Lama?
-
Berapa Lama Skincare Viva Terlihat Hasilnya? Pengalaman Tasya Farasya Setelah Sebulan Pemakaian
-
Bukan Sekadar Nutrisi: Rahasia Sukses MPASI Tanpa Drama dengan Metode 'Mindful Feeding'