Suara.com - Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar tubuh yang kerap diabaikan. Padahal, durasi dan kualitas tidur tak hanya untuk menjaga konsenterasi, tapi juga berperan besar dalam menjaga kesehatan jantung.
Dikutip dari laman Healthline pada Senin, 26 Mei 2025, bagi mereka yang memiliki risiko genetik terhadap penyakit jantung, menjaga pola tidur yang sehat dapat menjadi cara ampuh untuk menurunkan risiko serangan jantung.
Tidur yang Tepat, Risiko Serangan Jantung Menurun
Selama ini, kita sering mendengar anjuran untuk tidur sekitar 7–8 jam per malam. Namun, kenyataannya, sepertiga orang dewasa di Amerika Serikat tidak memenuhi kebutuhan tidur ini.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa tidur terlalu sedikit, kurang dari 6 jam atau terlalu banyak, lebih dari 9 jam, dapat meningkatkan risiko terkena serangan jantung, bahkan pada orang yang tampaknya sehat.
Sebuah studi tahun 2019 mengungkapkan bahwa tidur antara 6-9 jam per malam dapat membantu menurunkan risiko serangan jantung, termasuk bagi mereka yang memiliki kecenderungan genetik terhadap penyakit jantung. Ini artinya durasi tidur merupakan salah satu faktor gaya hidup yang sangat memengaruhi kesehatan jantung.
Menurut Celine Vetter, asisten profesor fisiologi integratif di University of Colorado Boulder, orang yang ingin menerapkan gaya hidup sehat juga perlu memperhatikan apakah mereka sudah tidur cukup atau justru berlebihan. Baik kekurangan maupun kelebihan tidur sama-sama bisa menjadi faktor risiko penyakit jantung.
Tidur yang Kurang Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung
Penelitian yang dilakukan pada lebih dari 60.000 orang dewasa pada tahun 2018 menemukan bahwa mereka yang tidur kurang dari 6 jam per malam memiliki risiko signifikan terkena penyakit jantung koroner. Kualitas tidur yang buruk, seperti sering terbangun atau susah tidur, juga dikaitkan dengan peningkatan risiko ini.
Baca Juga: 7 Makanan dan Minuman yang Merusak Kualitas Tidur, Hindari Jika Ingin Tidur Nyenyak
Meski risiko tidur lebih dari 8 jam tampak meningkat, peningkatannya tidak terlalu signifikan dalam studi tersebut. Namun, studi berskala besar lainnya yang melibatkan lebih dari 5 juta peserta menunjukkan bahwa tidur berlebihan secara nyata berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan bahkan kematian.
Manfaat Tidur yang Cukup untuk Kesehatan Jantung
Meskipun belum diketahui secara pasti bagaimana tidur melindungi jantung, para ahli sepakat bahwa tidur memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan tubuh. Tidur yang cukup membantu meningkatkan kinerja otak, memperbaiki suasana hati, serta mendukung proses pembelajaran dan daya ingat.
Sebaliknya, kurang tidur dapat mengganggu sistem tubuh, memicu peradangan, meningkatkan stres, menyebabkan gangguan metabolik seperti obesitas, dan merusak fungsi pembuluh darah, semuanya adalah faktor yang dapat memicu serangan jantung, terutama pada orang yang sudah berisiko secara genetik.
Menurut Dr. Meir Kryger dari Yale Medicine, tidur cukup dapat menjadi langkah pencegahan penting bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga penyakit jantung.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Sulit Tidur?
Berita Terkait
-
7 Makanan dan Minuman yang Merusak Kualitas Tidur, Hindari Jika Ingin Tidur Nyenyak
-
5 Warna Cat Tembok Kamar Terbaik buat Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Jangan sampai Salah Pilih
-
5 Tanda Kerusakan Ginjal di Pagi Hari, Bisa Dicek setelah Bangun Tidur
-
Mengenal Wisata Tidur yang Lagi Tren, Cara Baru Nikmati Liburan tanpa Takut Lelah!
-
5 Tanda Depresi yang Sering Tak Disadari, Bukan Sekadar Sedih Sesaat
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga