Suara.com - Umat Muslim berbondong-bondong menyembelih hewan kurban setiap Hari Raya Idul Adha. Berkurban dilaksanakan sebagai salah satu bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan penghormatan terhadap kisah Nabi Ibrahim As.
Di balik ibadah kurban, muncul pertanyaan apakah hewan kurban masuk surga? Menanggapi pertanyaan ini, beberapa ulama mempunyai pandangan yang beragam. Berikut penjelasannya, seperti dilansir dari laman baznas.go.id.
Pandangan Ulama atas Pertanyaan: Apakah Hewan Kurban Masuk Surga?
Memang tidak ada dalil yang eksplisit atau secara gamblang menjelaskan tentang nasib hewan kurban di akhirat, baik di dalam Al-Qur’an maupun hadis shahih lainnya. Meski demikian, banyak ulama yang mencoba menafsirkan jawaban dari pertanyaan ini berdasarkan berbagai teks syariat dan kaidah fiqh.
Pendapat pertama, ulama seperti Imam Al-Ghazali melalui kitab Ihya Ulumuddin menjabarkan bahwa seluruh hewan yang dikurbankan akan dihidupkan kembali pada hari kiamat kelak sebagai saksi atas amal baik para pemiliknya.
Hal ini menjadi dasar awal dari pandangan bahwa apakah hewan kurban masuk surga bisa jadi merupakan kenyataan yang tidak menutup kemungkinan.
Pendapat kedua, Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah melalui kitab Hadi Al-Arwah menyatakan bahwa hewan-hewan tertentu akan masuk surga, termasuk di dalamnya adalah hewan yang mempunyai peran dalam ketaatan kepada Allah.
Melalui pendekatan tersebut, jawaban atas pertanyaan apakah hewan kurban masuk surga menjadi relavan untuk dijawab dengan landasan dalil serta akal sehat berdasarkan prinsip kasih sayang Allah SWT kepada makhluk-Nya.
Kemudian ada pendapat lain yang tertuang dalam hadis riwayat Tirmidzi. Di mana disebutkan bahwa heran kurban kelak akan datang di hari kiamat dengan bulu, kuku, dan tanduknya untuk ditimbang sebagai amal ibadah.
Baca Juga: Besek Bambu, Alternatif Ramah Lingkungan untuk Idul Adha Bebas Plastik
Penjelasan di hadis tersebut seolah mengisyaratkan bahwa heran kurban memiliki nilai spiritual tinggi. Jadi pertanyaan apakah hewan kurban masuk surga atau tidak bisa dijawab dengan pendekatan afirmatif atau bahkan literal.
Pendapat keempat, Syekh Yusuf al-Qaradawi menyebutkan dalam salah satu ceramahnya bahwa meskipun hewan tidak mempunyai akal, akan tetapi mereka tetap tunduk kepada perintah Allah SWT.
Oleh karena itu, pertanyaan apakah hewan kurban masuk surga muncul sebagai bentuk penghargaan terhadap makhluk yang telah membantu manusia dalam ketaatan terhadap Allah SWT.
Pendapat kelimat, banyak tafsir klasik menyebutkan bahwa surga nantinya dipenuhi dengan segala kenikmatan, salah satunya makhluk-makhluk yang dicintai manusia.
Berdasarkan tafsir-tafsir tersebut, tidak menutup kemungkinan hewan kurban bisa masuk ke dalam surga. Termasuk hewan-hewan lain yang dicintai manusia semasa hidupnya.
Hikmah di Balik Pertanyaan: Apakah Hewan Kurban Masuk Surga?
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Promo Sirup dan Biskuit di Indomaret 2026, Belanja Hemat buat Persiapan Lebaran
-
Bolehkah Menghirup Inhaler saat Puasa? Begini Hukumnya Menurut Syariat
-
Puasa Kurang Berapa Hari Lagi? Hitung Mundur Lebaran Idulfitri 1447 H
-
Niat Sholat Hajat 2 Rakaat di Bulan Ramadan, Amalkan Doa Ini Agar Segera Terkabul
-
Perjalanan Karier Vidi Aldiano Si "Duta Persahabatan", Menginspirasi Lewat Karya dan Resiliensi
-
Apa Keutamaan Wafat di Bulan Ramadan? Simak Penjelasannya dalam Islam
-
Muntah Apakah Membatalkan Puasa? Hukum Disengaja dan Tidak Ternyata Berbeda
-
Jadwal Lengkap One Way, Ganjil Genap dan Contra Flow Mudik Lebaran 2026, Jangan Sampai Kena Macet!
-
Awal Mula Vidi Aldiano Sakit, Perjalanan Panjang sang Musisi Melawan Kanker Ginjal
-
7 Maret 2026 Tarawih ke Berapa? Simak Keutamaannya Menurut Kitab Durratun Nashihin