Suara.com - Cuaca panas terik sering kali bikin kita bertanya-tanya, apakah sunscreen yang biasa dipakai masih cukup melindungi kulit? Apalagi kalau aktivitas kita lebih banyak di luar ruangan dan paparan sinar matahari pun jadi lebih intens.
Banyak orang akhirnya memilih sunscreen dengan SPF (Sun Protection Factor) lebih tinggi ketika panas-panasan, berharap perlindungannya makin maksimal. Tapi, benarkah SPF sunscreen perlu dinaikkan saat panas-panasan?
Untuk menjawab kebingungan ini, mari simak penjelasan dokter kulit tentang apakah kita perlu menaikkan SPF saat cuaca sedang panas-panasnya dan bagaimana cara memilih perlindungan yang tepat.
Apakah Perlu Menaikkan SPF Sunscreen saat Panas-panasan?
Adalah dokter kulit dr. Arthur S., SpDVE, FINSDV, yang menjelaskan tentang ini melalui konten di akun TikTok pribadinya, @dokterkulitkucom. Ia mengakui pertanyaan seputar menaikkan SPF sunscreen sering muncul pada periode tertentu.
"Kalau lagi mau liburan, acara outdoor, umrah, naik haji, biasanya banyak pertanyaan seperti ini," jelas dr. Arthur dilansir dari video TikTok tersebut pada Rabu, 4 Juni 2025.
Mengawali penjelasannya, dr. Arthur menegaskan bahwa menentukan kadar SPF bukan berdasarkan intensitas paparan sinar matahari, melainkan warna kulit. Umumnya orang Indonesia cukup dengan perlindungan SPF 15 hingga 30.
Jadi menurutnya, tidak perlu menaikkan SPF sunscreen ketika panas-panasan. Yang perlu dilakukan adalah lebih sering melakukan repply sunscreen selama berada di bawah paparan sinar matahari agar perlindungan terhadap kulit tidak terputus.
"Perlu kamu ketahui bahwa menentukan SPF utamanya lihat dari warna kulit, bukan dari panasnya. Panas banget, keringetan, itu mempengaruhinya ke seberapa sering kamu harus reapply sunscreen, bukan SPF-nya. Jadi untuk kulit Indonesia, rekomendasinya SPF 15 dampai 30," tutur dr. Arthur lagi.
Tapi kalau ingin memakai sunscreen SPF 50 selama beraktivitas di luar ruangan, apakah boleh? Jawabannya boleh. Namun dr. Arthur mengingatkan soal efek dari pemakaian sunscreen SPF tinggi, salah satunya adalah risiko muncul jerawat yang lebih besar.
Baca Juga: 17 Rekomendasi Sunscreen di Alfamart Sesuai Jenis Kulit, The Best!
"Jadi kalau ini (pakai sunscreen SPF 50) boleh enggak nih? Boleh aja. Tapi perlu diingat (efek pemakaian SPF lebih tinggi). Padahal perlindungannya cuma nambah sedikit banget," tandasnya.
Berapa SPF Sunscreen yang Tepat Dipakai Setiap Hari?
Sebelumnya telah disebutkan oleh dr. Arthur bahwa SPF sunscreen yang tepat dipakai setiap hari adalah SPF 15 hingga 30. Hal ini juga dibenarkan oleh dokter spesialis kulit, dr. He-Yeon Asva Nafaisa, M.Sc, Sp.DV.
"Kalau di Indonesia, dokter kulit menyarankan untuk menggunakan SPF 30," ujar dr. He-Yeon Asva Nafaisa, seperti dikutip dari video TikTok @tirtacipeng pada Rabu, 4 Juni 2025.
"Boleh juga pakai SPF 50, cuma berdasarkan studi-studi yang ada, SPF 30, SPF 50 atau yang lebih tinggi, keefektifannya untuk menahan sinar ultraviolet tidak berbeda secara signifikan. Bedanya cuma 1-2 persen. Jadi yang kita sarankan minimal harus SPF 30," lanjutnya.
Selain kadar SPF, cara memakai sunscreen juga perlu diperhatikan agar perlindungannya maksimal. Berikut tips memakai suncreen yang benar:
- Oleskan sunscreen secara merata tidak hanya pada wajah.
- Memakai sunscreen secukupnya, minimal seukuran dua ruas jari, jangan terlalu tipis.
- Tunggu sekitar 15-30 menit setelah pemakaian sunscreen agar meresap ke kulit.
- Ulangi pemakaian setiap 2 sampai 3 jam sekali, karena sunscreen tidak cukup hanya dipakai sekali sehari.
- Sunscreen baiknya digunakan dalam berbagai kondisi, tidak hanya saat panas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
7 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah
-
Harta Kekayaan Chatib Basri, Dirumorkan Gantikan Posisi Menkeu Purbaya
-
Daftar Venue Piala Dunia 2026: 16 Stadion Megah di Tiga Negara Tuan Rumah
-
Bagaimana Desa Jatimulyo Membuktikan Konservasi dan Kesejahteraan Bisa Berjalan Bersama
-
5 Sepeda Lipat Harga Mulai Rp1 Jutaan, Cocok untuk Kerja dan Naik Transportasi Umum
-
Mengenal Mudi, Edukator Konservasi Muda yang Ubah Scroll Jadi Aksi Lingkungan
-
Budi Gunadi Sadikin ITB Jurusan Apa? Ini Latar Belakang Pendidikan dan Kariernya
-
4 Sepatu Tali Putar Rp200 Ribuan dengan Review Positif, Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Berapa Harga Pertamax Sekarang? Ini Update Setelah Resmi Naik pada 10 Juni 2026
-
Budi Gunadi Sadikin dari Partai Apa? Menkes yang Diisukan Jadi Menkeu