Suara.com - Link download kalender masehi dan kalender jawa tersedia dalam tulisan berikut. Kendati sama – sama kalender, kedua jenis kalender ini memiliki fungsi yang berbeda. Jika kalender masehi jamak digunakan untuk menandai agenda – agenda harian, karena berlaku secara internasional, hal sebaliknya berlaku untuk kalender jawa. Kalender yang hanya berlaku lokal, utamanya di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur biasa dipakai untuk menentukan hari – hari pasar, seperti Pon, Wage, Kliwon, Pahing, dan Legi.
Dalam sebagian kepercayaan, kalender jawa juga merupakan penentu weton untuk mendeteksi dua orang merupakan jodoh kemudian menentukan hari pernikahan, atau justru sebaliknya pembawa kesialan.
Untuk mendownload kalender masehi Anda bisa klik https://drive.google.com/file/d/1AMkTaQKYC9kbFkURoWFUkTImF4aBLPUm/view Sementara itu, kalender jawa bisa didapatkan melalui tautan https://drive.google.com/file/d/1Esb_gb1kBVOOLSBfJBV88zDX3EtGOzgk/view dan untuk kalender hijriah pdf bisa didownload melalui link berikut https://www.al-habib.info/kalender-islam/global_pdf/kalender-islam-global-tahun-2025-m.pdf
Sejarah Kalender Masehi
Reformasi besar dalam kalender menjadi salah satu pencapaian terbesar Paus Gregorius XIII. Sebelum reformasi, Kalender Julian yang digunakan secara luas memiliki kekeliruan kecil yang, seiring waktu, menyebabkan pergeseran tanggal-tanggal penting, termasuk perayaan Paskah.
Paus Gregorius XIII, dengan bantuan ilmuwan seperti Aloysius Lilius dan Christopher Clavius, memperkenalkan Kalender Gregorian pada tahun 24 Februari 1582 melalui bulla kepausan "Inter gravissimas."
Kalender Gregorian mengoreksi panjang tahun menjadi lebih akurat dan menetapkan aturan baru untuk tahun kabisat. Selain itu, kalender ini mengembalikan 1 Januari sebagai awal tahun, menyelaraskan tradisi lama bangsa Romawi dan memulai era baru dalam perhitungan waktu. Reformasi ini berdampak besar pada cara dunia merayakan tahun baru, termasuk perayaan Tahun Baru Masehi yang akan kita sambut pada Tahun Baru 2025.
Hingga kini, Kalender Gregorian digunakan secara luas, menjadi standar global dalam penanggalan dan perhitungan waktu. Melalui reformasi ini, Paus Gregorius XIII tidak hanya memperbaiki ketepatan kalender tetapi juga menciptakan dasar bagi perayaan tahun baru modern, termasuk Tahun Baru Masehi yang terus kita rayakan setiap tanggal 1 Januari.
Saat dunia menyambut Tahun Baru 2025, kita dapat mengenang dan menghargai kontribusi besar Paus Gregorius XIII yang telah memberi kita sistem penanggalan yang akurat dan seragam. Dengan kalender ini, pergantian tahun menjadi momen yang dirayakan serentak, menghubungkan masyarakat di seluruh penjuru dunia dalam semangat yang sama.
Baca Juga: Kisah Inspiratif! Ibrahim bin Adham dan Rahasia Malam Lailatul Qadar
Weton dalam Kalender Jawa
Weton memberikan peran penting dalam penanggalan Jawa. Pasalnya sistem weton dipercaya bakal memengaruhi nasib seseorang. Kalender ini sering dipakai untuk menentukan waktu terbaik dalam acara besar seperti pernikahan, pindah rumah, atau memulai bisnis agar semuanya berjalan dengan lancar dan penuh keberuntungan.
Weton merupakan gabungan antara hari umum dan hari pasaran dalam penanggalan Jawa. Dalam kebudayaan Jawa, weton merupakan kombinasi dari tujuh hari dalam seminggu (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu) dengan lima hari pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon).
Setiap kombinasi weton memiliki arti dan pengaruh tertentu yang sering digunakan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Jawa, mulai dari menentukan hari baik, karakter, hingga peruntungan seseorang.
Perhitungan weton didasarkan pada angka-angka tertentu yang dikenal sebagai neptu. Neptu diberikan untuk setiap hari biasa dan hari pasaran, misalnya Minggu bernilai 5, Senin 4, dan seterusnya. Sedangkan hari pasaran seperti Legi bernilai 5 dan Pahing 9. Nilai-nilai ini dijumlahkan untuk mendapatkan weton yang digunakan dalam berbagai ramalan dan primbon Jawa.
Kepercayaan akan hari baik dan tidak baik dalam tradisi Jawa membuat weton punya banyak peran penting. Bukan hanya menentukan hari pernikahan, namun juga beberapa peristiwa penting lain dalam hidup manusia, misalnya ketika menempati rumah baru, maka hari pertama penempatan akan dipilih berdasarkan weton yang baik. Begitu pula ketika syukuran panen, sedekah bumi, dan sedekah laut.
Berita Terkait
-
5 Link Download Kalender Jawa Weton PDF Juni 2025, Cek Hari Baik Hajatan
-
Jadwal Lengkap Libur Nasional dan Cuti Bersama Bulan Juni 2025
-
Daftar Libur dan Cuti Mei-Juni 2025, Ada Banyak Long Weekend!
-
Urutan Kalender Jawa Weton Lengkap dengan Nama dan Penjelasannya
-
Kalkulator Kalender Jawa Weton: Cari Tahu Hari Keberuntungan dan Kecocokan Jodoh
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
7 Sabun Cuci Muka untuk Bantu Atasi Flek Hitam di Usia 40-an, Mulai Rp27 Ribuan
-
10 Pilihan Moisturizer Cream yang Efektif Memperkuat Skin Barrier
-
5 Hair Tonic Pria Terbaik untuk Atasi Garis Rambut Mundur, Ampuh Kembalikan Kepercayaan Diri
-
7 Resep Kue Kering Khas Lebaran yang Mudah dan Anti Gagal untuk Pemula
-
Cara Memilih Bedak untuk Usia 50-an, Ini 5 Produk Aman yang Layak Dicoba
-
15 Rekomendasi Sunscreen SPF 30 ke Atas untuk Perlindungan Maksimal dari Sinar Matahari
-
Resep Ayam Bacem Khas Jogja untuk Hidangan Spesial Keluarga di Rumah
-
5 Rekomendasi Merek Sneakers Lokal untuk Kaki Besar, Ada yang Punya Size sampai 47
-
6 Rekomendasi Tas untuk Tektok Gunung, Merek Lokal Mulai Rp100 Ribuan
-
5 Sepatu Eiger untuk Hiking dan Aktivitas Harian dengan Material Breathable