Suara.com - Selama bertahun-tahun, parfum Timur Tengah identik dengan aroma yang kuat dan menggugah. Sentuhan oud, amber, dan rempah-rempah tegas sering kali menjadi ciri khas dari wewangian asal kawasan ini.
Namun, seiring waktu dan perkembangan selera pasar global, tren parfum mulai menunjukkan diversifikasi. Al Haramain, salah satu brand parfum legendaris yang berdiri sejak 1970, menunjukkan bahwa parfum Timur Tengah juga bisa tampil dengan aroma yang manis, lembut, dan elegan, tanpa meninggalkan karakter khasnya.
Al Haramain sendiri lahir di Uni Emirat Arab dan telah lebih dari lima dekade mewarnai industri wewangian dunia. Brand ini dikenal dengan kemampuannya meracik parfum oriental dan floral yang khas, memadukan keanggunan tradisional dengan sentuhan modern yang berkelas.
Salah satu bentuk pendekatan modern ini terlihat dari koleksi-koleksi mereka yang berhasil menarik hati para pecinta parfum di luar Timur Tengah, termasuk di Indonesia.
Melalui keikutsertaannya di Jakarta X Beauty 2025, Al Haramain ingin lebih dekat dengan pasar Indonesia yang selama ini dikenal memiliki ketertarikan tinggi terhadap parfum Arab.
Namun menariknya, tidak semua produk Al Haramain hadir dengan aroma tajam atau berat seperti yang banyak orang bayangkan. Justru beberapa koleksi best seller mereka membuktikan bahwa parfum Timur Tengah juga bisa menghadirkan aroma yang lembut dan manis, namun tetap berkelas dan khas.
Salah satu produk unggulan yang mencerminkan sisi manis ini adalah Amber Oud Gold Edition. Parfum ini memiliki aroma oriental gourmand yang hangat, manis, dan sophisticated.
Perpaduan saffron, amber, dan oud memberikan aroma yang begitu khas namun tetap halus dan memikat. Karakter gourmand-nya menjadikannya pilihan tepat bagi mereka yang menginginkan keharuman yang kuat namun tetap ramah indra penciuman.
Selain itu, Belle Rouge menjadi contoh lain dari koleksi Al Haramain yang menunjukkan sisi feminin dan elegan dari parfum Timur Tengah. Belle Rouge menghadirkan aroma floral dan fruity yang lembut namun berkarakter, membuatnya digemari oleh banyak wanita Indonesia.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Parfum Wanita yang Meninggalkan Jejak dan Wanginya Lebih dari Sehari
Wewangian ini menggambarkan bahwa keanggunan tidak selalu harus menyengat, namun bisa dibungkus dalam keharuman yang menyenangkan dan mudah dikenali.
Menanggapi antusiasme pasar Indonesia terhadap produk-produk Al Haramain, Kamal Bhojwani, selaku Director PT Kharisma Sukses Persada, menjelaskan bahwa parfum Arab sudah semakin diterima luas, terutama oleh mereka yang mencari alternatif dari parfum konvensional Eropa.
“Orang Indonesia yang mau pergi umroh biasanya beli parfum Arab khas kita,” ujar Kamal Bhojwani.
Ia menambahkan bahwa Al Haramain memiliki berbagai varian oil perfume non-alkohol, yang sangat diminati oleh masyarakat Indonesia karena lebih awet dan halal digunakan. Salah satu yang paling laris adalah varian Medina, yang menjadi favorit di kalangan jemaah umrah maupun pecinta parfum lokal.
“Kami memiliki 12 varian oil perfume non-alkohol, dan Medina termasuk yang paling banyak dicari,” jelas Kamal.
Tidak hanya itu, Al Haramain juga terus berinovasi untuk menjangkau pasar anak muda lewat Dubai Collection. Koleksi ini menyajikan aroma yang lebih modern dan internasional, dirancang untuk generasi baru yang tetap ingin merasakan karakter parfum Arab dalam kemasan yang lebih kontemporer.
Keberagaman aroma yang ditawarkan Al Haramain menjadi bukti bahwa parfum Timur Tengah tidak bisa disamaratakan. Tidak semua parfum Timur Tengah hadir dengan aroma yang berat dan menyengat. Ada pula yang lembut, manis, bahkan segar, tanpa kehilangan ciri khas keanggunan dan keautentikannya.
Dengan kualitas craftsmanship yang terjaga, formulasi yang terus dikembangkan, serta kepekaan terhadap selera pasar, Al Haramain membuktikan bahwa parfum Timur Tengah bisa menjadi sahabat keseharian yang manis, bukan hanya di Timur, tapi juga di hati para pecinta parfum Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan