Restoran Halal dan Ribuan Masjid di Seluruh Negeri
Tantangan utama yang sering dihadapi wisatawan Muslim, terutama dalam perjalanan ke negara mayoritas non-Muslim, adalah soal makanan halal dan akses tempat ibadah. Namun Filipina dengan sigap menjawab dua tantangan tersebut.
Hingga kini, tercatat lebih dari 3.000 masjid dan mushala telah tersebar di berbagai kota besar dan pulau-pulau wisata, termasuk Mindanao, Cebu, dan Palawan. Selain itu, Filipina juga memiliki jaringan restoran halal di Metro Manila dan pulau-pulau lain yang menyajikan hidangan khas lokal yang sesuai syariat.
Uxplor dan One of a Kind Experience: Eksplorasi Nyaman bagi Wisatawan Mandiri
Untuk menjawab kebutuhan wisatawan muda, keluarga milenial, dan solo traveler, PDOT meluncurkan program Uxplor, yaitu layanan bus reguler antardestinasi wisata yang menghubungkan berbagai pulau. Wisatawan pun dapat menikmati perjalanan yang praktis dan fleksibel.
Tak hanya itu, paket “One of a Kind Experience” juga diperkenalkan untuk mengajak pelancong merasakan aktivitas budaya dan lokal yang unik, mulai dari upacara adat, workshop seni, hingga kuliner khas.
Dengan koneksi budaya, sejarah, dan geografis yang erat, Indonesia menjadi salah satu pasar strategis bagi pariwisata Filipina. Melalui ajang Sales Mission 2025 di Jakarta dan Surabaya, PDOT menggandeng lebih dari 85 agen perjalanan Indonesia dan 10 perusahaan Filipina untuk menjalin kolaborasi yang lebih erat.
“Indonesia adalah mitra pariwisata yang sangat penting bagi kami. Melalui strategi dan kerja sama lintas sektor, kami ingin memastikan bahwa wisatawan Muslim dari Indonesia bisa merasa benar-benar diterima dan nyaman,” tegas Christina Garcia Frasco.
Dengan seluruh upaya yang telah dilakukan, wisatawan Indonesia kini tak perlu lagi khawatir saat berwisata ke Filipina. Dari makanan hingga tempat ibadah, dari pantai privat hingga hotel bersertifikat halal, semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman berlibur yang tak hanya seru dan indah, tapi juga tenang dan sesuai nilai-nilai Islam.
Baca Juga: Wisata Dusun Kuliner Batu: Negeri Para Peri di Kaki Pegunungan
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
7 Parfum Aroma Bunga yang Segar untuk Cuaca Panas, dari Produk Lokal sampai Branded
-
Lebih dari Sekadar Sehat, Kini Nutrisi Tubuh Bisa Dipantau dengan Data Secara Akurat
-
Daycare Little Aresha Punya Siapa? Disorot Terkait Dugaan Kekerasan pada Anak
-
AC yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan AC Hemat Listrik untuk Jangka Panjang
-
Sunblock Badan Apa yang Bagus untuk Cuaca Panas? Ini 5 Rekomendasi agar Kulit Tidak Gosong
-
Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung
-
Geger Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sadari 5 Perubahan Perilaku Anak Korban Kekerasan
-
Profil Lo Kheng Hong, Warren Buffet-nya Indonesia yang Mendadak Jual Saham Salim Grup
-
Berkaca dari Kasus Little Aresha Yogyakarta, Ini 6 Cara Cek Izin Resmi Daycare
-
Bukan Sekadar Belanja Kebutuhan, Ternyata Ramadan 2026 Juga Jadi Momen Upgrade Gaya Hidup