Suara.com - Tidak ada yang lebih menjengkelkan daripada motor yang tiba-tiba mati saat sedang berkendara. Apalagi jika kejadiannya di tengah jalan raya yang padat.
Sebelum panik atau buru-buru dorong motor ke bengkel, penting untuk mengetahui apa saja penyebab motor mati mendadak dan bagaimana cara mengatasinya secara tepat.
Simak penjelasan lengkap berikut ini agar kamu lebih siap menghadapi kondisi darurat di jalan.
1. Busi Bermasalah
Busi berperan penting dalam proses pembakaran bahan bakar di ruang mesin. Jika busi rusak atau kotor, percikan api yang dihasilkan jadi tidak maksimal. Akibatnya, mesin tidak menyala atau bisa mati tiba-tiba.
Cara Mengatasi:
- Cek fisik busi apakah berkerak atau hitam pekat.
- Bersihkan menggunakan amplas halus atau sikat kawat.
- Ganti busi secara berkala (biasanya tiap 8.000–10.000 km).
- Gunakan busi dengan spesifikasi yang sesuai dengan motor kamu.
2. Aki Soak
Motor modern yang mengandalkan sistem injeksi sangat bergantung pada kelistrikan. Jika aki soak atau lemah, maka suplai listrik ke komponen penting terganggu.
Cara Mengatasi:
- Periksa tegangan aki (idealnya 12,4V ke atas).
- Isi ulang atau ganti aki jika sudah melemah.
- Rutin panaskan motor, terutama jika jarang dipakai.
- Pastikan kabel aki tidak longgar atau berkarat.
3. Sistem Bahan Bakar Kotor
Baik motor injeksi maupun karburator, keduanya memerlukan aliran bahan bakar yang lancar. Injektor kotor atau karburator tersumbat bisa menyebabkan pembakaran tidak sempurna dan mesin mati mendadak.
Cara Mengatasi:
- Bersihkan injektor di bengkel resmi menggunakan alat khusus.
- Untuk karburator, semprotkan cairan pembersih khusus ke saluran bahan bakar.
- Gunakan bensin berkualitas tinggi.
- Ganti filter udara secara berkala.
4. Overheating
Motor yang terlalu panas (overheating) akan otomatis mati untuk melindungi mesin dari kerusakan lebih parah. Biasanya terjadi saat berkendara di medan berat atau kemacetan panjang.
Cara Mengatasi:
Tag
Berita Terkait
-
Sejumlah Motor Mogok Akibat Nekat Terobos Banjir di Jalan Prapanca 5 Jaksel
-
Motor Terjang Banjir? Jangan Panik! Ini 8 Pertolongan Pertama Wajib Sebelum Rusak Parah!
-
Motul Indonesia Ramaikan Custom War Bali 2025, Perawatan Motor Jadi Gaya Hidup
-
SPBU di Jakbar Ditutup Imbas Konsumen Ngeluh Motor Mogok, Ada Kecurangan?
-
Belasan Motor Mogok Usai Diisi Solar di SPBU Pertamina Kembangan
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Ingin Jadi Tentara Amerika Seperti Syifa WNI yang Viral? Cek Syarat dan Cara Daftarnya
-
7 Sepatu Running Lokal Wanita Kembaran Diadora, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
6 Bahan Skincare yang Wajib Dihindari Pemilik Kulit Keriput, Kulit Awet Muda di Usia 45 Tahun
-
5 Sunscreen SPF 50 untuk Atasi Hiperpigmentasi, Mulai dari Rp40 Ribuan
-
7 Moisturizer dengan Kandungan Hyaluronic Acid Anti Aging, Cocok untuk Usia 40 Tahun
-
3 Jam Tangan Murah Punya Bill Gates, Mulai Rp 300 Ribuan Aman Buat Wudhu hingga Menyelam
-
Utang Puasa Lewat 2 Kali Ramadan, Bagaimana Menggantinya Agar Sah?
-
4 Rekomendasi Sepeda Lipat Murah yang Boleh Dibawa ke KRL
-
6 Zodiak Paling Pekerja Keras Menurut Astrologi, Orangnya Konsisten dan Disiplin
-
5 Vitamin D3+K2 untuk Cegah Nyeri Sendi di Usia 50 Tahun, Mulai dari Rp12 Ribuan di Apotek