- Biro arsitek Delution merancang Fold House sebagai laboratorium kreatif bagi seorang fotografer spesialis monokrom.
- Bangunan ini menggunakan geometri segitiga untuk stabilitas dan memudahkan perawatan jangka panjang dari aliran air hujan.
- Fold House memiliki fasilitas teknis seperti Lightroom dan Darkroom, serta dirancang aman untuk mobilitas penghuni lansia.
Suara.com - Bayangan tentang masa tua biasanya identik dengan ketenangan, istirahat total, dan menjauh dari hiruk-pikuk kesibukan.
Namun, biro arsitek Delution mencoba mendobrak stigma tersebut melalui proyek terbaru mereka, Fold House.
Hunian ini membuktikan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari kreativitas, melainkan babak baru untuk terus berkarya.
Dirancang khusus untuk seorang fotografer spesialis monokrom, Fold House bukan sekadar tempat tinggal, melainkan sebuah "laboratorium kreatif" yang personal.
Berdiri gagah di lahan hoek, rumah ini langsung mencuri perhatian dengan fasad dua muka yang didominasi palet warna hitam, putih, dan abu-abu, sebuah representasi visual dari identitas sang pemilik.
Secara arsitektural, Fold House mengusung bentuk geometri segitiga sebagai massa bangunan utamanya.
Pilihan ini bukan tanpa alasan. Selain memberikan kesan stabil dan seimbang, bentuk segitiga memiliki fungsi praktis yang sangat krusial: kemudahan perawatan.
Sisi miring pada atap dan bangunan memastikan air hujan mengalir dengan cepat, meminimalisir risiko kebocoran, serta mencegah penumpukan kotoran.
Sebuah solusi cerdas untuk hunian jangka panjang yang minim repot.
Baca Juga: Rumah Rihanna Ditembaki Perempuan Tak Dikenal, Pelaku Langsung Dibekuk Polisi
Keunikan utama Fold House terletak pada fasilitas interiornya yang mengakomodasi hobi sekaligus profesi sang pemilik.
Rumah ini dilengkapi dengan Lightroom Area dan Darkroom Area yang dirancang dengan standar teknis tinggi.
Lightroom Area difungsikan sebagai ruang persiapan dan pencahayaan manual. Sementara itu, Darkroom Area menjadi jantung bagi proses cetak foto analog yang kompleks.
Mengingat proses ini melibatkan bahan kimia, Delution melengkapi ruangan tersebut dengan sistem exhaust dan sirkulasi udara khusus.
Tak hanya itu, lantainya pun dipilih berwarna hitam pekat untuk menyerap pantulan cahaya (UV) agar kualitas cetakan foto tetap sempurna.
Memasuki area utama, penghuni akan disambut oleh sebuah lorong (hallway) sepanjang 4,5 meter yang disulap menjadi galeri mini.
Berita Terkait
-
Rumah Rihanna Ditembaki Perempuan Tak Dikenal, Pelaku Langsung Dibekuk Polisi
-
Ibu Ngamuk Bawa Massa Geruduk RS yang Diduga Malpraktik pada Bayinya, Tuntut Ganti Rugi Rp500 Juta
-
Pemerintah Mau Bangun 3 Juta Rumah Tiap Tahun, Pertumbuhan Ekonomi Diklaim Bakal Meroket
-
Pemerintah dan Danantara Pilih Cikarang Jadi Lokasi Rumah Murah
-
Pemerintah Siapkan Rusun Subsidi dengan Cicilan Rp1,5 Juta Tenor 30 Tahun
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Skincare Berbasis Exosome Kian Populer, Apa Bedanya dengan Formula Biasa?
-
Makin Mudah, Ini Keuntungan Belanja Fashion Premium Secara Online
-
Layanan Keuangan Makin Digital, Ini Kemudahan yang Bisa Dinikmati Masyarakat
-
The Rise of Jamu Culture, Gerakan Mengajak Generasi Muda Bangga Minum Jamu
-
7 Zodiak Paling Beruntung Besok 9 Juni 2026, Salah Satu Hari Terhoki Tahun Ini
-
Dari Labubu sampai Si Juki, Amazing Toy Show Jakarta Bakal Satukan Kreator dan Kolektor
-
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Panel Surya Kian Jadi Pilihan untuk Bumi yang Lebih Bersih
-
Berapa Harga Crocs Asli? Ini Cara Membedakannya dengan yang Palsu
-
5 Bedak Tabur yang Bagus untuk Usia 30-an, Bikin Makeup Halus dan Tahan Lama
-
5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan