Suara.com - Makin banyak anak muda yang sadar pentingnya olahraga, terutama lari. Tapi, seringkali niat itu terganjal satu hal: harga gear lari, khususnya sepatu, yang bisa bikin kantong jebol.
Eits! Kini, brand lokal kebanggaan Indonesia, Nineten (910), membuktikan bahwa kualitas, kenyamanan, dan performa bisa didapat tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Nineten berhasil menggebrak pasar dengan sepatu lari yang tidak hanya ramah di kantong, tapi juga dibekali teknologi yang tak kalah saing dengan merek internasional.
Bagi kamu yang lagi cari sepatu lari untuk harian atau bahkan persiapan race pertama, tak salah salahnya melirik rekomendasi berikut.
Simak 3 pilihan sepatu lari 910 murah terbaik untuk mendukung performa olahragamu.
1. Nineten Kishi Run 2.0 SE
Kalau kamu benar-benar baru di dunia lari dan butuh sepatu pertama yang nggak bikin ragu, Kishi Run adalah jawabannya.
Sepatu ini adalah salah satu seri terlaris dari Nineten, dan bukan tanpa alasan. Dengan harga yang sangat terjangkau, kamu sudah mendapatkan sepatu yang nyaman dan suportif.
Sepatu Nineten ini cocok untuk pelari pemula, lari santai (easy run), jalan kaki, atau penggunaan sehari-hari (daily beater).
Baca Juga: Sepatu Lari Lokal Murah untuk Anak, Kenyamanan Ekstra Dukung Pertumbuhan si Kecil
Kenapa Keren?
Harga Super Terjangkau: Seringkali bisa didapatkan di kisaran harga Rp 200 ribuan, menjadikannya pilihan paling logis untuk memulai.
Midsole Empuk: Menggunakan teknologi busa Airflex Sole yang memberikan bantalan cukup untuk lari jarak pendek hingga menengah (3-5 km).
Upper Nyaman: Bagian atas sepatu (upper) terbuat dari bahan polyester mesh yang ringan dan adem, membuat kaki tidak cepat panas.
Desain Simpel: Pilihan warnanya banyak dan desainnya tidak norak, jadi tetap keren dipakai jalan-jalan.
2. Nineten Haze
Naik satu level dari Kishi Run, kita bertemu Nineten Haze. Sepatu ini adalah definisi "value for money" yang sesungguhnya.
Haze dirancang sebagai sepatu daily trainer yang bisa diandalkan untuk berbagai jenis latihan, mulai dari lari santai hingga tempo run.
Sepatu lari murah ini cocok untuk pelari harian, mereka yang mencari satu sepatu untuk semua jenis latihan, persiapan 5K hingga 10K.
Kenapa Keren?
Teknologi Hyperfly Foam: Inilah bintangnya! Midsole Hyperfly memberikan sensasi yang empuk saat mendarat, namun tetap responsif dan memberikan tolakan (energy return) yang baik saat berlari. Rasanya mirip busa di sepatu-sepatu yang lebih mahal.
Stabilitas Terjaga: Dilengkapi teknologi Active Frame, sebuah lapisan TPU di bagian midsole yang membantu menjaga stabilitas kaki, mengurangi risiko cedera.
Upper Modern: Menggunakan bahan Hyperweb yang memeluk kaki dengan pas (sock-like fit) dan memiliki sirkulasi udara yang sangat baik.
Bobot Ringan: Untuk sepatu dengan bantalan setebal ini, bobotnya tergolong ringan, membuat lari jadi lebih efisien.
3. Nineten Geist Ekiden
Nama "Ekiden" diambil dari lomba lari estafet jarak jauh di Jepang, dan ini sudah menjadi sinyal bahwa Geist Ekiden dirancang untuk performa.
Jika kamu sudah mulai serius dengan lari dan ingin sepatu yang bisa mendukungmu saat latihan kecepatan (interval/tempo) atau bahkan saat race day, ini adalah pilihan terbaik di jajaran Nineten.
Sepatu lari Nineten ini cocok untuk latihan tempo, interval, race day 5K hingga Half Marathon (21K).
Kenapa Keren?
Super Responsif: Masih menggunakan midsole Hyperfly, namun diracik dengan geometri rocker (desain sol melengkung) yang lebih agresif.
Ini membantu transisi dari tumit ke ujung kaki menjadi lebih cepat dan mulus, mendorongmu untuk berlari lebih kencang.
Sangat Ringan: Geist Ekiden adalah salah satu sepatu teringan di kelasnya. Bobot yang minim sangat membantu menghemat energi saat berlari kencang di jarak jauh.
Upper Minimalis & Breathable: Bagian uppernya dirancang setipis dan seringan mungkin untuk memaksimalkan sirkulasi udara, menjaga kaki tetap sejuk saat intensitas lari meningkat.
Outsole Mencengkeram: Karet di bagian bawahnya dirancang untuk memberikan traksi yang maksimal di aspal, baik dalam kondisi kering maupun basah.
Tag
Berita Terkait
-
5 Sepatu Lari Ortuseight Senyaman Hoka, Cushion Tebal Kaki Anti Pegal
-
Lebih Baik Sepatu Saucony atau HOKA untuk Daily Run? Ini Perbandingannya
-
5 Sepatu Lari Mizuno Ternyaman untuk Kaki Lebar: Bantalan Empuk, Anti Lecet
-
5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari untuk Kaki Datar, Lari Nyaman Tanpa Rasa Sakit
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
5 Bedak Waterproof yang Tahan Keringat untuk Usia 55 Tahun, Wajah Jadi Lebih Muda
-
Ramalan Keuangan Zodiak 26 Januari 2026: 4 Zodiak Dapat Bonus Besar di Tanggal Tua
-
7 Rekomendasi Sunscreen SPF 50 untuk Usia 55 Tahun Ke Atas
-
5 Sunscreen Lokal untuk Cegah Garis Halus dan Kerutan Usia 45 Tahun
-
Prinsip Kunci Manajemen Risiko Berbasis Volatilitas untuk Perdagangan Forex Efektif
-
Day Cream atau Sunscreen Dulu? Ini Urutan Skincare dan Rekomendasinya
-
5 Sunscreen Non Comedogenic untuk Flek Hitam Usia 45 Tahun ke Atas
-
Ini 7 Bahaya Menghirup Gas Nitrous Oxide Tabung Whip Pink yang Viral
-
12 Ramalan Shio Terbaru 25 Januari 2026 Tentang Keuangan, Cinta, dan Sial
-
Ruang Bermain yang Bisa Bergerak di Tengah Kota