kolase Thomas Alva Edison dan Thomas Alva Edisound (Wikimedia Commons/Fæ - Suara.com)
Tujuannya bukan untuk menjual sound system secara massal, melainkan menciptakan dentuman bass paling dahsyat. Ia merakit sound horeg yang mampu membuat tanah bergetar, kaca jendela pecah, dan orang-orang "horeg", atau bergoyang tak terkendali.
Thomas Edisound Horeg sudah menjelma menjadi tokoh terkenal di dunia sound horeg. Rakitan sound horeg miliknya cukup dinikmati dalam acara karnaval dan hajatan.
"Penemuan" Ikonik Thomas Alva Edisound:
- Frekuensi "Horeg": "Menemukan" frekuensi sub-bass yang sangat rendah, yang getarannya lebih dominan dirasakan oleh tubuh daripada didengar telinga.
- Speaker Rakitan Skala Sultan: "Merancang" sound system masif yang ditumpuk menjulang tinggi di atas truk, lengkap dengan puluhan subwoofer dan power amplifier berdaya ribuan watt.
- Musik Remix Jedag-Jedug: "Mempopulerkan" genre musik remix (dangdut koplo, sholawat, dll) dengan audio yang di-mastering ulang untuk menghasilkan bass yang maksimal dan memicu getaran.
Pada akhirnya, perbedaan antara keduanya sangatlah jomplang. Thomas Alva Edison adalah tokoh sejarah yang membawa cahaya dan merekam suara untuk peradaban, sementara Thomas Alva Edisound adalah wujud meme dari semangat kreativitas lokal yang membawa getaran sound horeg ke tengah-tengah masyarakat.
Komentar
Berita Terkait
-
Haram! Tapi Kenapa Sound Horeg Dibela Mati-matian? Ini 5 Alasan yang Bikin Geleng-geleng Kepala
-
Bongkar 5 Sisi Gelap Sound Horeg: Hiburan Rakyat yang Kini Jadi 'Teror' dan Berujung Fatwa Haram
-
Apa itu Sound Horeg? Ini Sejarah Fenomena Viral yang Menggelegar dari Jawa Timur
-
Gawat! Agustusan di Jatim Terancam Sepi, Karnaval Tanpa Sound Horeg Bakal Garing?
-
Siapa Memed Potensio alias Thomas Alva EdiSound Horeg? Sosok yang Lagi Viral di Skena Sound Horeg
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?