Suara.com - Belakangan ini nama Memed Potensio ramai diperbincangkan di media sosial, terutama di kalangan pecinta sound system ekstrem atau yang dikenal dengan istilah sound horeg. Sosok ini viral karena dijuluki dengan nama unik nan nyeleneh yaitu Thomas Alva EdiSound Horeg, plesetan dari penemu listrik Thomas Alva Edison. Lantas, siapa sebenarnya Memed Potensio dan mengapa ia bisa begitu viral?
Julukan Thomas Alva EdiSound Horeg disematkan netizen sebagai bentuk penghormatan sekaligus lelucon terhadap kontribusi Memed di dunia sound system ekstrem.
Dalam banyak unggahan TikTok dan video festival, Memed tampil sebagai sosok serius, penuh konsentrasi saat melakukan check sound di atas truk sound system dengan wajah lelah dan rambut keriting khas. Hal ini membuatnya menjadi ikon tersendiri di dunia sound horeg.
Akun TikTok-nya yang bernama @memed_potensio kini dipenuhi komentar dan followers yang menyebutnya sebagai “sesepuh sound horeg” atau “Edi Sound”, sebuah panggilan sayang dari para penggemarnya. Lewat unggahan-unggahan tersebut, sosok Memed menjadi maskot dari tren sound system yang kini jadi sorotan publik.
Sound horeg adalah istilah untuk menyebut sound system berukuran besar, biasanya dipasang di atas truk, yang mengeluarkan suara dentuman bass sangat keras. Kata "horeg" berasal dari plesetan kata "goyang" atau "bergoyang" karena efek suara bass-nya bisa membuat lantai, kaca, bahkan badan orang ikut bergetar.
Fenomena sound horeg biasanya muncul saat acara karnaval, hajatan desa, hingga festival musik rakyat. Namun kini, budaya ini semakin sering muncul di media sosial karena keunikan dan kontroversinya. Tak sedikit masyarakat yang merasa terganggu karena suara yang terlalu keras, bahkan MUI Jawa Timur sempat mengeluarkan fatwa haram terhadap praktik sound horeg yang dinilai mengganggu ketertiban umum dan nilai-nilai moral.
Memed dan Brewog Audio
Sosok Memed Potensio makin dikenal luas setelah bergabung dengan salah satu komunitas sound system paling populer, yakni Brewog Audio. Nama ini cukup tenar di kalangan penggemar sound horeg karena sering tampil dengan formasi truk-truk penuh speaker dan lampu sorot warna-warni.
Brewog Audio adalah komunitas yang aktif menggelar event sound system keliling di Jawa Timur, khususnya di Malang dan sekitarnya. Mereka juga dikenal lewat berbagai unggahan di YouTube, seperti Brewog Audio – Kumpulan DJ Bre, yang menyajikan lagu-lagu remix khas sound horeg dengan dentuman bass maksimal.
Baca Juga: Ketika Karnaval Jadi Derita! Sound Horeg dan Dampak Nyata untuk Kesehatan
Dalam berbagai video Brewog, Memed tampak sebagai sosok sentral yang mengatur mixing sound, memastikan suara bass menggelegar namun tetap 'ramah telinga' bagi para penonton fanatik.
Pro dan Kontra Sound Horeg
Viralnya Memed Potensio tak lepas dari kultur sound horeg yang kini sedang jadi trending topic nasional. Sebagian masyarakat menganggapnya sebagai hiburan rakyat yang kreatif dan penuh semangat, namun sebagian lainnya mengecam karena dianggap mengganggu ketertiban lingkungan.
Menurut sejumlah laporan, praktik sound horeg sering menimbulkan masalah seperti kebisingan ekstrem, kerusakan fasilitas umum, hingga mengganggu kenyamanan ibadah dan warga sekitar. Bahkan dalam beberapa kasus, acara sound horeg dibubarkan paksa oleh pihak berwajib karena dinilai melanggar batas.
Kendati kontroversial, tak bisa dipungkiri bahwa Memed Potensio alias Thomas Alva EdiSound Horeg telah menjadi simbol baru dari budaya rakyat yang menyesuaikan diri dengan dunia digital. Ia adalah potret seseorang yang dengan gaya unik, kerja keras, dan konsistensi bisa menjadi ikon, meski dari dunia yang selama ini dipandang sebelah mata.
Bahkan di tengah pro dan kontra, nama Memed justru semakin naik. Banyak yang menyandingkan dirinya sebagai “penemu” aliran musik rakyat keras versi modern. Julukan “Edi Sound” pun menjadi semacam gelar kehormatan dari komunitas penggemar sound system.
Berita Terkait
-
Thomas Alva Edi Sound Jadi Legenda Urban yang Sedang Viral, Siapa Dia?
-
Siapa Pencipta Sound Horeg? Ini Sosok Edi Sound yang Dijuluki Thomas Alva Edisound dari Jawa Timur
-
Ahli THT UI: Ketulian Akibat Sound Horeg Itu Tidak Terlihat!
-
Ketika Karnaval Jadi Derita! Sound Horeg dan Dampak Nyata untuk Kesehatan
-
Geger Sound Horeg 135 Desibel, Ustaz Derry: Konser Metal Paling Brutal di Dunia Aja Cuma 109 dB!
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur
-
Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan