Suara.com - Tom yam adalah hidangan berkuah khas Thailand dengan perpaduan rasa pedas dan asam yang menyegarkan. Lantas, kalau di restoran Thai Suki dan BBQ, gimana cara meracik kuah tom yam agar semakin enak?
Menariknya, CEO PT Champ Resto Indonesia (CRI) Group, Eric Leong yang menaungi restoran Thai Suki dan BBQ yakni Raa Cha, secara khusus membagikan tips meracik kuah tom yam lengkap dengan urutan memasukkan bahan masakan.
Hanya bermodalkan kuah kaldu yang sudah tersedia di meja restoran, Eric membawa satu paket Thai Beef Tom Yum Noodle yang di dalamnya berisi jeruk nipis, daun jeruk, daun ketumbar, beef slice, enoki, bakso, pangsit, kembang tahu, pakcoy, hingga mi. Tak lupa bumbu tom yam atau pasta tom yam dan santan siap masak.
"Jadi kuah kaldu ini langsung dimasukin aja semua pasta tom yam-nya sampai habis, lalu dituang santannya untuk rasa gurih. Daun jeruk dirobek kecil, dimasukkan semua, peras jeruk nipis, lalu daun ketumbar tanpa batang dimasukkan ke dalam panci. Tunggu mendidih," ujar Eric di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (29/7/2025).
Setelah berbagai bumbu, daun jeruk, dan daun ketumbar dimasukkan, Eric menyarankan kuah tersebut ditutup dan ditunggu hingga mendidih. Setelah mendidih, baru bisa memasukkan beef, enoki, suki, mi, dan terakhir baru pakcoy.
Setelah kuah mendidih dan bahan masakan matang, benar saja sensasi kuah yang dihasilkan dari perpaduan bumbu dan cara memasak tersebut memberi rasa yang menyegarkan. Rasa asam segar tercipta dari perpaduan jeruk nipis, daun jeruk, hingga santan.
Belum lagi sensasi asam pedas dari pasta tom yam berpadu dengan kuah hangat yang memberikan kesegaran meledak, efek bugar, serta meningkatkan adrenalin di kepala.
"Saya kalau ke restoran ini, ini menu andalan saya," ungkap Eric, yang beberapa kali meminta komentar soal rasa kuah tom yam buatannya.
Sekadar informasi, Raa Cha sebagai restoran Thai Suki dan BBQ dengan konsep self-service atau sistem ambil sendiri membuat pelanggannya kerap berkreasi dengan alat masak, bumbu, hingga bahan masakan yang tersedia.
Baca Juga: Keanehan Masakan Willie Salim Dibongkar UAS, Begini Tips Memasak Rendang Antikonspirasi
Contohnya, beberapa kali sempat viral konsumen yang berkreasi membuat tumis kangkung di atas panggangan restoran tersebut. Aksi ini tak jarang membuat netizen lain penasaran dan ingin mencobanya.
Inilah sebabnya restoran ini dikenal dengan konsep makan yang unik, seru, dan fleksibel, sehingga melahirkan kampanye Terserah itu Raa Cha, terinspirasi dari banyaknya pelanggan yang kerap bingung memilih tempat makan dan menjawab dengan kata "Terserah".
Konsep ini mengedepankan pengalaman kuliner yang menyenangkan dan memberi kebebasan berekspresi serta berkreasi dalam menciptakan cita rasa sesuai selera pribadi. Ini juga jadi alasan, menurut Business Unit Head Raa Cha Suki & BBQ, Susilo, pihaknya tidak pernah mempermasalahkan saat pelanggan berkreasi dengan berbagai bahan masakan di restorannya.
"Semakin bebas pelanggan, semakin ada aja. Justru itu yang menjadi kelebihannya. It's okay, makanya kita kasih keleluasaan. Makanya itu namanya tumis kangkung. Kangkung ya, kasih garlic atau mi kangkung tadi sempat disebut," cerita Susilo.
Susilo menambahkan, bukan cuma kangkung, tapi tidak jarang juga menemukan pelanggan yang membuat nasi goreng hingga mi goreng di restoran dengan alat panggang hot plate.
"Terus ada nih, kita ambil mi, rebus di suki, lalu diangkat, masukin di hot plate, kasih bumbu, kasih apa, nggak masalah," terang Susilo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Hewan Kurban Pilih Jantan atau Betina? Ketahui yang Paling Utama Menurut Syariat
-
6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah
-
Sudah Lewat 30 April 2026, Telat Lapor SPT Tahunan Kena Denda Berapa?
-
5 Ciri-Ciri Mesin Cuci Perlu Diganti Bukan Diperbaiki, agar Tidak Rugi Jangka Panjang
-
Komunitas Bermain: Ruang Sederhana di Tengah Kota yang Mengembalikan Masa Kecil Saya
-
Wishlist Menumpuk? Saatnya Checkout Produk Kecantikan hingga Kesehatan di Sini: Diskon hingga 70%!
-
Dari Sejak Dini, Aksi Kecil Anak-Anak Menanam Bibit Tanaman Bisa Jadi Harapan Besar bagi Bumi
-
Anak Alami Dampak Iklim, Bagaimana Gim Interaktif Ini Jadi Solusi Kesenjangan Edukasi?
-
77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, Mengapa Pendidikan Belum Selaras dengan Dunia Kerja?
-
Terpopuler: Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp27 M Viral, 7 Parfum Lokal Wangi Kayak Habis Mandi