Suara.com - Siapa sangka, nyeri hebat yang menusuk dan membangunkan Anda di tengah malam bisa jadi adalah "sapaan" dari asam urat.
Serangannya yang datang tiba-tiba, seringkali menargetkan jempol kaki, pergelangan tangan, atau lutut, bisa membuat area tersebut bengkak, kemerahan, dan terasa panas seperti terbakar.
Asam urat terjadi ketika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau ginjal tidak mampu membuangnya secara efisien.
Akibatnya, kristal asam urat yang tajam seperti jarum menumpuk di persendian dan menyebabkan peradangan yang menyakitkan.
Meskipun konsultasi medis dan pengobatan tetap menjadi prioritas utama, ada banyak langkah sederhana yang bisa Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengelola dan bahkan mencegah serangan asam urat kambuh.
Berikut adalah 6 tips efektif yang bisa Anda coba mulai hari ini.
1. Jadikan Air Putih Sahabat Terbaik Anda
Ini adalah langkah paling mendasar namun paling krusial. Memperbanyak minum air putih membantu kerja ginjal menjadi lebih efisien dalam menyaring dan membuang kelebihan asam urat dari tubuh melalui urin.
Usahakan untuk minum setidaknya 8-12 gelas air per hari. Jika Anda merasa bosan dengan air putih, Anda bisa menambahkan irisan lemon atau mentimun. Hindari dehidrasi, karena kondisi ini dapat memicu peningkatan kadar asam urat.
Baca Juga: Krisis Sunyi di Asia: Penyakit Pernapasan Kronis dan Beban Ganda yang Kian Menghimpit
2. Atur Ulang Isi Piring: Kenali Makanan Rendah Purin
Asam urat diproduksi saat tubuh memecah zat kimia bernama purin. Oleh karena itu, kunci utama untuk mengontrolnya adalah dengan mengurangi asupan makanan tinggi purin. Mulailah selektif dengan isi piring Anda.
Batasi atau Hindari: Jeroan (hati, ampela, usus, otak), daging merah (sapi, kambing), beberapa jenis seafood (sarden, teri, kerang), dan ekstrak daging seperti kaldu kental.
Perbanyak Konsumsi: Buah-buahan segar (terutama ceri, yang terbukti membantu menurunkan kadar asam urat), sayur-mayur, biji-bijian utuh, dan produk susu rendah lemak.
3. Jaga Berat Badan Tetap Ideal
Kelebihan berat badan tidak hanya membebani persendian Anda, tetapi juga meningkatkan produksi asam urat dan menurunkan kemampuan ginjal untuk membuangnya.
Berita Terkait
-
Krisis Sunyi di Asia: Penyakit Pernapasan Kronis dan Beban Ganda yang Kian Menghimpit
-
Dinikahi Kakek 73 Tahun, Bunga Fitri Difoto Tanpa Ekspresi
-
Potret Pelaksaan Program Cek Kesehatan Gratis bagi Pelajar di Seluruh Daerah Indonesia
-
Denyut Jantung Tak Beraturan, Teknologi Ini Bantu Diagnosis Lebih Akurat!
-
Justin Timberlake Idap Penyakit Lyme, Apa Itu dan Seberapa Bahaya?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak
-
6 Cara Mencegah Bunga Es Muncul di Kulkas agar Mesin Tidak Cepat Rusak
-
3 Aluminium Foil Insulasi untuk Menahan Panas Pada Atap Seng, Rumah Adem dan Tak Berisik
-
5 Cara Atasi Saluran Air Mampet Akibat Tanah atau Lumpur di Rumah
-
Mengenal Kandungan PDRN dalam Skincare, Bahan Aktif Viral yang Bikin Kulit Kencang dan Glowing
-
Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal
-
4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman