Kerja sama ini memungkinkan berbagai tahapan penting dalam pascaproduksi audio dilakukan langsung di dalam negeri. Dari sekitar 20 tahap keseluruhan, lima hingga enam tahapan utama kini bisa dikerjakan di Jakarta melalui sistem kolaborasi berbasis cloud dan penggunaan aplikasi bersama.
Hal ini tentu membuka peluang besar untuk menekan biaya produksi, sekaligus meningkatkan kualitas teknis film Indonesia.
Robert Simanjuntak, Country Manager Bespoke Lab Indonesia, menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan membuka akses teknologi premium bagi lebih banyak sineas lokal.
"Kantana dikenal sebagai studio kelas atas yang biasanya hanya dipakai oleh film-film besar, seperti karya Joko Anwar dan Raditya Dika. Namun kami ingin membawa kualitas tersebut lebih dekat ke film-film dengan anggaran menengah maupun kecil," ujar Robert saat peresmian Kantana Bespoke Lab di Jakarta, Rabu (6/8/2025).
CEO Bespoke Lab, Betty Cho, juga menegaskan komitmennya.
"Kami ingin menjadi mitra utama bagi produser lokal dan regional yang mencari layanan audio pascaproduksi berstandar tinggi, tanpa perlu meninggalkan Indonesia."
Apa Artinya Bagi Penonton?
Kehadiran fasilitas seperti ini bukan sekadar angin segar bagi pekerja industri film. Bagi penonton, ini berarti akan lebih banyak film Indonesia yang terdengar lebih matang, lebih imersif, dan lebih memikat. Karena film yang baik tidak hanya menyenangkan untuk dilihat, tetapi juga menyentuh saat didengar.
Pada akhirnya, cerita yang kuat tidak hanya disampaikan lewat gambar, tetapi juga melalui keheningan yang berbicara dan suara yang menggugah rasa.
Baca Juga: Ulasan Film Bertaut Rindu: Drama Keluarga yang Bikin Hati Meleleh!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
5 AC Portable Terbaik untuk Kamar Kos yang Hemat Energi, Nggak Perlu Instalasi Ribet!
-
5 Rekomendasi Kulkas Dengan Watt Kecil Terbaik 2026, Efisien untuk Jangka Panjang
-
Terancam Mau Diblokade Iran, Laut Merah Ada di Negara Mana?
-
Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
-
Persiapan El Nino Godzilla: Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya untuk Pelajar Cewek dan Cowok
-
Belum Kelar Skandal Mahasiswa Hukum UI, Muncul Isi Chat Mesum Diduga Guru Besar Unpad
-
Tarif Nginap di Four Seasons Hotel George V Paris, Tempat Prabowo Beri Kejutan Ultah ke Teddy
-
7 Parfum Pria Elegan dan Tahan Lama, Murah Mulai Rp30 Ribu
-
4 Rekomendasi Body Lotion Indomaret yang Aman untuk Bumil
-
Belajar dari Kasus Mahasiswa FH UI, Ini 8 Bentuk Kekerasan Seksual yang Jarang Disadari