Teknologi Unggulan: Midsole Cloudfoam (sangat empuk dan nyaman), Geofit Collar untuk mengunci tumit, Upper berbahan tekstil.
Cocok Untuk: Jogging santai, pemulihan (recovery run), aktivitas gym, dan penggunaan kasual sehari-hari.
Perkiraan Harga: Rp 550.000 - Rp 800.000
Kenapa Wajib Dilirik: Kenyamanan instan dari bantalan Cloudfoam-nya membuat sepatu ini terasa nyaman sejak pemakaian pertama. Pilihan warnanya yang beragam juga menjadi daya tarik tersendiri.
3. Adidas Galaxy 6
Serupa dengan Runfalcon, seri Galaxy menempatkan kenyamanan sebagai prioritas utama. Dengan bantalan Cloudfoam yang tebal, sepatu ini memberikan perlindungan yang baik bagi kaki saat berlari di permukaan keras seperti aspal atau trotoar.
Teknologi Unggulan: Midsole Cloudfoam, OrthoLite® sockliner untuk kenyamanan ekstra, Outsole karet yang kokoh.
Cocok Untuk: Pelari pemula, lari jarak pendek hingga menengah, dan mereka yang memiliki telapak kaki sensitif.
Perkiraan Harga: Rp 600.000 - Rp 850.000
Baca Juga: 7 Sepatu Lari Lokal di Bawah Rp 1 Juta: Kualitas Jempolan, Ga Kalah dari Adidas & Nike!
Kenapa Wajib Dilirik: Kombinasi Cloudfoam dan insole OrthoLite® menciptakan sensasi "berjalan di atas awan", ideal untuk pelari yang mengutamakan kenyamanan di atas segalanya.
4. Adidas Questar
Naik satu tingkat dari seri Duramo, Questar menawarkan teknologi bantalan yang lebih responsif. Sepatu ini seringkali hadir dengan desain yang lebih modern dan ramping, membuatnya tampak lebih premium dari harganya.
Teknologi Unggulan: Midsole Bounce (lebih kenyal dan memberikan tolakan energi), Geofit padded collar.
Cocok Untuk: Lari harian, tempo run ringan, dan pelari yang ingin sedikit meningkatkan kecepatan.
Perkiraan Harga: Rp 750.000 - Rp 1.000.000 (sering diskon)
Kenapa Wajib Dilirik: Dengan midsole Bounce, Anda mendapatkan teknologi bantalan yang satu level di atas Cloudfoam, memberikan pengalaman lari yang lebih berenergi tanpa harus membayar harga premium.
5. Adidas Switch Run
Ini adalah salah satu pilihan terbaru dari Adidas di segmen terjangkau yang fokus pada transisi tumit-ke-kaki yang mulus. Didesain untuk memberikan keseimbangan antara kelembutan dan stabilitas.
Teknologi Unggulan: Midsole EVA dengan dua tingkat kepadatan, Heel counter berbahan TPU, Upper Adiwear yang breathable.
Cocok Untuk: Pelari pemula hingga menengah yang mencari sepatu stabil untuk latihan harian.
Perkiraan Harga: Rp 800.000 - Rp 1.000.000
Kenapa Wajib Dilirik: Konstruksi midsole-nya yang unik menawarkan stabilitas ekstra, cocok bagi pelari yang membutuhkan sedikit lebih banyak topangan pada kaki mereka.
6. Adidas Galaxar Run
Meski namanya tidak sepopuler Duramo, Galaxar adalah pilihan solid lainnya yang seringkali terlewatkan. Sepatu ini dirancang khusus untuk para pelari baru, dengan fokus pada kenyamanan dan daya tahan untuk membangun kebiasaan lari.
Teknologi Unggulan: Midsole Bounce yang fleksibel, Upper berbahan sirkular knit, dibuat dengan material daur ulang.
Cocok Untuk: Pelari yang baru memulai program lari, lari jarak pendek, dan treadmill.
Perkiraan Harga: Rp 600.000 - Rp 900.000
Kenapa Wajib Dilirik: Selain menggunakan midsole Bounce yang berkualitas, sepatu ini seringkali dibuat dengan Primegreen, seri material daur ulang dari Adidas. Jadi, Anda tidak hanya mendapatkan sepatu bagus, tetapi juga ikut berkontribusi pada lingkungan.
Berita Terkait
-
7 Sepatu Lari Lokal di Bawah Rp 1 Juta: Kualitas Jempolan, Ga Kalah dari Adidas & Nike!
-
5 Rekomendasi Sepatu Sneakers Running di Bawah 2 Juta, Stylish dan Sporty
-
8 Rekomendasi Sepatu yang Nyaman untuk Jalan Santai 17 Agustus, Gak Bikin Pegal
-
Jangan Salah Pilih! Rahasia Sepatu Lari yang Tepat untuk Performa Maksimal dan Hindari Cedera
-
Adidas SL72 Disebut Juga Adidas Kalimantan, Mengapa?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali