Suara.com - Rumah produksi Perfiki Kreasindo tengah menjadi sorotan publik setelah kabar perilisan film Merah Putih One For All pada 14 Agustus 2025 mencuat ke publik.
Film animasi ini rencananya akan tayang di bioskop sebagai bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan RI yang jatuh setiap tanggal 17 Agustus.
Namun, alih-alih disambut meriah, proyek ini justru menuai kritik tajam dari berbagai pihak, meski dikampanyekan sebagai simbol persatuan bangsa.
Sorotan publik terutama tertuju pada kualitas animasi, dugaan penggunaan model 3D siap pakai, hingga isu biaya produksi yang disebut mencapai miliaran rupiah.
Di tengah kontroversi film Merah Putih One For All, muncul pertanyaan publik mengenai status Perfiki Kreasindo, apakah perusahaan ini termasuk BUMN atau bukan.
Perfiki Kreasindo Milik Swasta
Salah satu kesalahpahaman yang beredar adalah anggapan bahwa Perfiki Kreasindo merupakan perusahaan milik negara atau berada di bawah naungan pemerintah.
Berdasarkan informasi dari situs resminya, Perfiki Kreasindo adalah rumah produksi yang beroperasi di bawah naungan Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail.
Yayasan yang berlokasi di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, ini adalah lembaga nirlaba yang berkomitmen memajukan industri perfilman nasional.
Baca Juga: Siapa Junaid Miran? Kreator yang Sebut Film Merah Putih One For All Pakai Karakternya Tanpa Izin
Didirikan sejak 1982, yayasan tersebut juga menaungi Citra Film School, sekolah film yang memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan sinematografi.
Dengan demikian, Perfiki Kreasindo adalah entitas swasta yang fokus pada pengembangan dan produksi film, bukan BUMN atau lembaga milik pemerintah.
Produksi Film Negara (PFN)
Di Indonesia, BUMN yang bergerak di bidang audiovisual adalah PT Produksi Film Negara (PFN) yang beralamat di Jalan Otista Raya No. 125-127, Jatinegara, Jakarta Timur.
Melansir dari laman resminya, PFN merupakan salah satu perintis industri film di Indonesia yang sudah berdiri sejak 1934 oleh Albert Balink dengan nama Java Pacific Film (JPF).
JPF pernah memproduksi sejumlah film, salah satunya berjudul Pareh. Film ini mendapat pengakuan luas sebagai salah satu karya sinema terbaik di era Hindia Belanda.
Berita Terkait
-
Siapa Junaid Miran? Kreator yang Sebut Film Merah Putih One For All Pakai Karakternya Tanpa Izin
-
Merah Putih One For All Pakai Jalur Kilat? Ini Syarat Film Tayang di Bioskop Indonesia
-
Film Animasi Merah Putih One For All Buatan Siapa? Tuai Berbagai Kontroversi Jelang Tayang
-
5 Film Animasi Indonesia dengan Biaya Produksi Tinggi, Merah Putih One For All Termasuk?
-
5 Fakta Perfiki Kreasindo Pembuat Film Merah Putih One For All, Milik Pemerintah atau Swasta?
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
6 Hotel Seru untuk Staycation Saat Liburan Sekolah, Ada Petualangan Anak hingga Tepi Pantai
-
Importa Raih Rekor MURI, Penjualan Lemari Pakaian Besi Tembus 1 Juta dalam 5 Tahun
-
6 Sepeda Gravel Termurah yang Nyaman di Aspal dan Jalan Terjal, Mulai Rp2 Jutaan
-
Feng Shui Rumah Menghadap Barat, Begini Cara Menatanya Biar Hoki
-
10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
-
Tips Belanja Perlengkapan Sekolah agar Lebih Hemat, Orang Tua Bisa Prioritaskan 5 Kebutuhan Ini
-
4 Sepatu Sekolah Hitam yang Awet Dipakai Setahun Penuh, Murah Anti Jebol!
-
Lee Jun ho Dukung Kampanye Chosen, Program yang Biarkan Anak Memilih Sponsornya Sendiri
-
Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?
-
5 Ide Seru Isi Liburan Sekolah Anak di Jakarta, Ada Wahana Bermain hingga Kelas Kreatif