Lifestyle / Komunitas
Kamis, 12 Februari 2026 | 13:02 WIB
Ilustrasi saling memaafkan sebelum puasa (Freepik/freepik)

Suara.com - Tak terasa bulan Ramadan tinggal menghitung hari, banyak hal yang dilakukan oleh seorang muslim untuk meningkatkan semangat ibadah dengan melakukan kebajikan.

Salah satu kebajikan yang umum dilakukan oleh umat muslim di Indonesia adalah meminta maaf sebagai bentuk pembersihan diri.

Sebetulnya meminta maaf bisa kapan saja, tidak harus saat Ramadan. Namun, sebagian orang mempercayai upaya ini dilakukan untuk membebaskan diri dari beban dosa terhadap sesama.

Dengan demikian, hati lebih bersih untuk menyambut bulan suci, karena dengan hati yang tenang tanpa ganjalan emosi, indahnya puasa dapat dijalani dengan lebih khusyuk dan fokus, terhindar dari prilaku sia-sia seperti gibah dan pertengkaran.

Sebagian orang memberikan pandangan mengenai tradisi yang sudah mengakar di Indonesia ini, tidak wajib dilakukan dan bukan syariat sah puasa karena tidak diajarkan secara khusus oleh Nabi Muhammad SAW.

Perbedaan pandangan ini tentunya menimbulkan pro kontra di kalangan masyarakat, hingga muncul pertanyaan penting, apa harus meminta maaf sebelum puasa?

Artikel di bawah akan mengulas alasan harus saling memaafkan antar sesama serta dalil yang menyertainya. Berikut penjelasan singkatnya.

Anjuran Saling Memaafkan Antar Sesama

Sebetulnya tidak ada dalil yang kuat dalam Al-Qur’an ataupun Sunnah yang menganjurkan tradisi bermaaf-maafan secara khusus sebelum puasa Ramadan.

Baca Juga: Momentum Ramadan, Begini Cara Bikin QRIS GoPay untuk Pedagang Takjil

Namun, perbuatan meminta maaf atas kesalahan kepada sesama manusia adalah amalan yang mulia, dianjurkan kapan saja, terutama sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Dikutip dari jatim.nu.or.id, menurut sebuah hadis shahih, Nabi Muhammad pernah menganjurkan agar siapa yang mempunyai tanggung jawab terhadap orang lain, baiknya itu menyangkut kehormatan atau apa saja, segera menyelesaikannya di dunia ini. Tanggung jawab itu menjadi bebas (bisa dengan menebus, bisa dengan meminta halal, atau meminta maaf).

Hadis yang disampaikan Nabi Muhammad SAW sesuai dengan dengan anjuran Islam dalam surat Al-Baqarah ayat 178 yang berbunyi:

“Maka barangsiapa yang mendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar (dia) kepada yang memberi maaf dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barangsiapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih.”

Setelah mengetahui dalil anjuran meminta maaf antar sesama dan umumnya sudah menjadi tradisi di kalangan muslim Indonesia.

Berikut ini  tersaji beberapa alasan mengapa sebagai umat muslim harus saling bermaafan sebelum masuk bulan puasa, diantaranya sebagai berikut:

Hati Jadi Lebih Bersih

Dengan saling memaafkan antar sesama, hati jadi bersih dan terbebas dari masalah dengan manusia yang sifatnya kompleks yang membuat hubungan jadi renggang.

Agar hati menjadi lapang dan ikhlas dalam memasuki bulan Ramadan, memaafkan satu sama lain merupakan perbuatan mutlak yahg harus dilakukan.

Menghilangkan Sifat-sifat Buruk

Dalam kehidupan bermasyarakat, terkadang ada sifat-sifat keduniawian yang tidak sengaja dilakukan dan menyakiti perasaan orang lain.

Karena manusia hakikatnya tempatnya salah dan dosa, terkadang ada kata-kata dan perbuatan yang melenceng dari kebenaran.

Untuk menghapus itu semua, meminta maf atas segala kesalahan adalah sikap yang tepat terutama dilakukan menjelang bulan puasa, hati akan lapang dan tenang.

Puasa Lebih Afdol

Dengan saling memaafkan, hati lebih lapang dan tidak ada beban lagi. Ibadah puasa yang dilakukan tentu saja akan lebih afdol untuk dijalankan.

Di saat hubungan dengan manusia membaik, maka hubungan kamu dengan Allah akan baik juga. Jadi, perbanyaklah amalan-amalan di bulan puasa dengan lebih tenang dan terjaga.

Ibadah Lebih Khusyuk

Ibadah akan terasa lebih khusyuk ketika sudah saling bermaafan dengan orang lain. Kamu bisa lebih fokus mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa dengan ibadah-ibadah lainnya.

Mempererat Tali Silahturahmi

Meminta maaf dan memberikan maaf saat memasuki bulan Ramadan tentu saja akan mempererat tali silahturahmi antar sesama manusia.

Upaya ini merupakan hal yang indah, saat manusia sudah saling merekatkan hubungan tanpa dibatasi oleh sifat-sifat duniawi yang buruk atau perbedaan pandangan yang jadi akibat pertengkaran.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Load More