Suara.com - Di banyak tempat di Indonesia, pendidikan usia dini masih menjadi kemewahan. Padahal, masa kanak-kanak adalah fondasi utama tumbuh kembang anak, ketika rasa ingin tahu, imajinasi, dan mimpi mulai bertunas.
Di kota besar, sekolah dengan fasilitas lengkap mungkin sudah biasa. Namun di daerah terpencil, kehadiran satu Taman Kanak-kanak bisa menjadi cahaya baru bagi sebuah generasi.
Tiga Alasan TK di Daerah Terpencil Jadi Penting:
Membuka pintu mimpi sejak dini: TK bukan hanya tempat belajar huruf dan angka, melainkan ruang pertama di mana anak-anak diperkenalkan pada dunia yang lebih luas dari lingkungan rumah.
Mengurangi kesenjangan pendidikan: Di desa-desa jauh dari kota, anak sering kali masuk SD tanpa persiapan. Kehadiran TK memberi mereka bekal yang sama dengan teman-teman sebaya di kota besar.
Menjadi rumah kedua yang aman dan penuh kasih: Dengan ruang kelas sederhana, taman bermain, dan guru-guru lokal, TK menjadi ruang yang membesarkan tawa sekaligus membentuk karakter.
Semangat inilah yang menggerakkan dua anak muda, Timothy Ronald dan Agatha Chelsea, untuk membangun TK di Kupang. Bagi mereka, ini bukan sekadar proyek sosial, tetapi cara nyata menjawab hak anak atas pendidikan.
TK di Kupang ini adalah sekolah kelima yang mereka dirikan, setiap kali dengan cerita dan tantangan berbeda.
“Kami ingin anak-anak ini tahu, dunia itu luas. Dan mereka pantas punya kesempatan yang sama untuk meraihnya,” kata Timothy.
Baca Juga: OCBC Syariah Luncurkan Program untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Pelajar dan Guru
“Kalau kita bisa menyalakan satu lilin kecil di hati mereka, siapa tahu cahaya itu akan menerangi masa depan mereka,” kata Chelsea.
Bangunan TK itu memang sederhana, tetapi penuh makna. Ruang kelas berwarna cerah, halaman kecil untuk bermain, hingga tenaga pendidik lokal yang mengajar dengan hati. Di tempat ini, setiap tawa anak adalah doa, dan setiap pelajaran adalah bekal menuju masa depan.
Visi Timothy dan Chelsea tidak berhenti di Kupang. Mereka bermimpi mendirikan 1000 sekolah di seluruh Indonesia. Bagi mereka, jika satu sekolah bisa mengubah hidup puluhan anak, maka seribu sekolah dapat ikut mengubah masa depan bangsa.
“Kami hanya mulai dengan satu sekolah kecil. Tapi kalau semua orang melakukan satu hal nyata untuk negeri ini, Indonesia akan jadi tempat yang jauh lebih indah,” tutup Timothy.
Profil Singkat Timothy Ronald
Timothy Ronald lahir di Tangerang Selatan pada 22 September 2000. Ia dikenal publik sebagai pengusaha muda dengan kiprah besar di dunia keuangan digital, bahkan kerap dijuluki “Raja Kripto Indonesia”. Perjalanannya tidak selalu mulus. Ia melewati masa remaja penuh tantangan, termasuk perceraian orang tuanya, yang justru memantik tekadnya untuk mandiri secara finansial sejak usia belia.
Di bangku SMA, Timothy pernah gagal menjalankan bisnis pomade, lalu bangkit dengan menjual sedotan stainless steel. Dari sana, ia belajar pemasaran digital dan mulai masuk ke investasi saham hingga kripto. Keputusan berani untuk meninggalkan jalur pendidikan formal kemudian membentuk citra dirinya sebagai figur self-made yang mandiri, inspiratif, sekaligus menuai perdebatan.
Di balik sosoknya yang kerap dikaitkan dengan dunia kripto dan bisnis, langkah Timothy membangun sekolah-sekolah di daerah terpencil menunjukkan sisi lain: keyakinannya bahwa pendidikan tetap kunci utama untuk masa depan bangsa.
Berita Terkait
-
Soimah Lulusan Apa? Picu Perdebatan di X usai 'Ospek' Pacar Anaknya
-
5 Poin Panas Dedi Mulyadi vs Sekolah Swasta di PTUN
-
Seteru 'Kelas Gemuk' Memanas: Dedi Mulyadi Tolak Mediasi, Sodorkan Analogi Warung dan Anak Jajan
-
Prabowo Siapkan Anggaran Pendidikan Rp 757 Triliun: KPK 'Pasang Kuda-Kuda' Cegah Jadi Bancakan
-
CEK FAKTA: BLT Pendidikan Anak Sekolah, Program Resmi atau Akal-akalan?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas
-
Dari 2.000 Meter ke 30 Hektare: Kisah Rosita dan Hutan Organik yang Tumbuh dari Keteguhan
-
5 Rekomendasi Air Fryer Low Watt Terbaik, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Dari Hangout ke Syuting, Begini Cara Cassandra Lee Pilih Parfum Sesuai Mood
-
Doa Bangun Tidur Arab, Latin, dan Artinya
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Low Watt untuk Keluarga Baru
-
Mumpung Belum Terlambat: Bacaan Niat, Syarat, dan Batas Melakukan Qadha Ganti Hutang Puasa Ramadhan
-
Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa 2026, Sambung Imlek Sampai Satu Minggu
-
Cheongsam untuk Cowok Namanya Apa? Ini Ciri-ciri Desain dan Warnanya