Suara.com - Gangguan irama jantung atau aritmia ternyata dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke. Hal itu dijelaskan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RS Eka Hospital BSD, dr. Daniel Tanubudi, Sp.JP, FIHA.
"Jadi stroke itu juga kan ada dua. Paling tidak ada dua bagian besar, stroke yang karena penyempitan pembuluh darah di otak atau perdarahan," kata Daniel, Jumat (22/8/2025).
Ia menjelaskan, gangguan irama jantung bisa memicu stroke iskemik atau penyumbatan pembuluh darah di otak. Saat jantung berdetak teratur, darah akan mengalir normal tanpa risiko bekuan.
Namun, bila irama jantung tidak teratur, aliran darah menjadi terganggu sehingga terbentuk bekuan-bekuan darah di rongga jantung.
"Pada satu saat itu, bisa mencelat keluar dan ikut dalam aliran darah sehingga masuk ke dalam pembuluh darah otak yang menyebabkan penyempitan," ujarnya.
Daniel mengibaratkan kondisi itu seperti pipa yang tersumbat bola besar hingga aliran air terhenti.
Selain stroke, gangguan irama jantung yang terlalu sering juga dapat mengubah bentuk dan ukuran jantung atau disebut gangguan morfologi. Akibatnya, penderita akan mudah lelah, sering pusing, bahkan pingsan.
Aritmia jantung sendiri adalah kondisi ketika detak jantung menjadi tidak teratur, terlalu cepat, atau terlalu lambat.
Faktor pemicu irama jantung terlalu cepat bisa berasal dari stres, kelelahan fisik maupun emosional, serta gangguan dalam tubuh seperti naiknya asam lambung atau GERD.
Sementara itu, irama jantung yang terlalu lambat umumnya terjadi tanpa pencetus dan lebih banyak dialami oleh lansia. Sedangkan aritmia cepat bisa menyerang semua usia karena erat kaitannya dengan pola hidup.
Kasus Stroke di Indonesia
Kementerian Kesehatan RI mencatat stroke masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan prevalensi stroke terus meningkat, terutama pada kelompok usia produktif.
Kondisi ini membuat pentingnya deteksi dini penyakit jantung, termasuk gangguan irama jantung, untuk mencegah risiko lebih lanjut.
Daniel menegaskan, masyarakat harus mewaspadai gejala seperti detak jantung tidak teratur, mudah lelah, hingga sering merasa pusing. Bila dibiarkan, kondisi ini bisa berujung pada komplikasi serius.
"Kalau sudah ada tanda-tanda seperti itu, jangan ditunda untuk periksa. Karena aritmia bisa jadi awal dari masalah yang lebih besar seperti stroke," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Apa Bedanya Bekas Jerawat PIH dan PIE? Ini Perbedaan hingga Cara Memudarkannya
-
Review Jujur Pompa Air Shimizu PS 135 E untuk Rumah Tangga, Tekanan Air Kencang Suara Halus
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Terbaik untuk Kulit Sensitif di Indonesia
-
3 Sepatu Compass Paling Laris di Shopee Sesuai Review Pembeli, Dijamin Ori
-
Gus Miftah Apakah Keturunan Kyai? Ini Silsilah Keluarga Miftah Maulana
-
Berapa Biaya Mengundang Gus Miftah? Begini Cara Mengundang Miftah Maulana
-
Bukan Cuma Wangi! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Kepribadian biar Karaktermu Makin Memikat
-
Cara Memilih Sepatu Jalan yang Cocok untuk Kaki Lebar, Cek 7 Hal Penting Ini
-
Bagaimana Cara Memilih Serum yang Tepat untuk Kulit Kering? Ini 2 Pilihan Lokal Sesuai Review
-
Cair Mulai 20 Juli, Ini Cara Cek Penerima Bansos PKH-BPNT Tahap 3 2026