Suara.com - Iritasi telinga merupakan kondisi peradangan atau gangguan pada telinga yang biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur.
Infeksi ini dapat terjadi di berbagai bagian telinga seperti telinga luar, tengah, atau dalam, dan menyebabkan gejala seperti rasa gatal, nyeri, kemerahan, bahkan keluarnya cairan dari telinga.
Iritasi telinga bisa dipicu oleh berbagai faktor, termasuk kondisi lubang telinga yang lembap, adanya luka atau lecet di liang telinga akibat mengorek telinga, reaksi alergi, atau paparan air yang terperangkap di telinga.
Kondisi ini perlu mendapat perhatian karena jika tidak diobati, bisa berkembang menjadi infeksi yang lebih serius dan mengganggu pendengaran terutama pada anak kecil.
Berikut 5 kebiasaan anak yang bisa menyebabkan telinganya iritasi:
1. Kebiasaan berenang sehingga air masuk ke dalam telinga dan tidak segera dikeringkan, memudahkan bakteri atau jamur berkembang biak yang menyebabkan iritasi telinga luar (otitis eksterna).
2. Sering mengorek kuping atau membersihkan telinga dengan benda tajam atau kapas yang dapat melukai kulit dalam telinga dan menyebabkan infeksi.
3. Terlalu sering menggunakan earphone yang dapat menyebabkan iritasi dan infeksi pada saluran telinga.
4. Paparan air yang terperangkap di dalam telinga akibat kurangnya pengeringan setelah mandi atau berenang.
5. Masuknya benda asing ke dalam telinga yang bisa memicu peradangan dan infeksi.
Kebiasaan-kebiasaan ini perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan iritasi, infeksi, dan peradangan pada telinga anak yang berpotensi menimbulkan rasa sakit dan gangguan pendengaran jika tidak segera ditangani dengan baik.
Berita Terkait
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
6 Moisturizer yang Bisa Dipakai Siang dan Malam: Praktis, Aman Tidak Mengiritasi
-
5 Alat Kesehatan untuk Cek Gula Darah dan Kolesterol di Rumah, Mulai dari Rp100 Ribuan
-
Penerima MBG Tembus 55,1 Juta Orang, Kemenkes Perketat Awasi SPPG
-
Trauma Mengintai Korban Bencana Sumatra, Menkes Kerahkan Psikolog Klinis
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Saham Tidur dan Cerita di Baliknya: Pelajaran Investasi untuk Anak Muda
-
Bordir dan Upaya Daur Ulang Pakaian di Tengah Tren Fesyen Berkelanjutan
-
Kapan Idul Fitri 2026? Cek Jadwal Versi Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU
-
Jadi Tren Lebaran 2026, Baju Teal Blue dan Ash Blue Cocok dengan Warna Apa?
-
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Couple, Apa Warna Terbaik?
-
Siapa Nama Asli Aura Kasih? Bikin Kepo Tiba-Tiba Ganti Bio Instagram Jadi 'Febria'
-
7 Minyak Kemiri untuk Rambut Kering dan Kusut, Ampuh Hempaskan Ketombe
-
Ramalan Shio Paling Hoki Besok 10 Januari 2026, Cek Keberutunganmu di Akhir Pekan!
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Atasi Flek Hitam di Usia 50-an? Cek 7 Pilihan Terbaiknya
-
5 Semir Rambut Tanpa Bleaching untuk Tutupi Uban, Aman Buat Lansia