Suara.com - Kontroversi gaji anggota DPR kembali memanas dan menjadi perbincangan utama di ruang publik. Namun, kali ini bukan hanya angka fantastisnya yang menjadi sorotan, melainkan sebuah momen epik yang melibatkan jurnalis senior, Najwa Shihab, dan politisi senior, Fadli Zon.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa Najwa Shihab tak hanya cakap dalam mengulik isu sensitif, tapi juga mampu memberikan balasan telak yang mengena.
Momen ini terjadi dalam sebuah acara debat di stasiun televisi, di mana Najwa Shihab membahas tunjangan fantastis anggota DPR.
Alih-alih menjawab, Fadli Zon justru mencoba membalikkan keadaan dengan menanyakan gaji Najwa. Bagaimana kronologinya? Simak penjelasan berikut ini.
Kronologi Najwa Shihab Skakmat Fadli Zon
Dalam sebuah debat viral, Najwa Shihab membuka diskusi tentang tunjangan anggota DPR. Dia menyoroti tunjangan perumahan sebesar Rp50 juta per bulan, yang membuat pendapatan total mereka melampaui Rp100 juta.
Isu ini kembali memicu perdebatan panas di kalangan publik.
Isu ini telah memicu gelombang protes dari masyarakat yang prihatin dengan besarnya anggaran pejabat publik. Mereka merasa hal itu tidak sejalan dengan kondisi ekonomi rakyat yang masih sulit.
Di tengah diskusi yang memanas, Fadli Zon yang saat itu juga menjadi bintang tamu, merasa tidak nyaman dengan topik tersebut. Dia pun mencoba mengalihkan perhatian dan menyerang Najwa dengan pertanyaan pribadi.
"Tapi saya mau tanya pendapatan Najwa Shihab, kalau boleh tahu berapa?" tanya Fadli Zon.
Baca Juga: Mendadak! Jaja Miharja Kaget Terima Bintang Kehormatan dari Prabowo
Najwa, yang sudah terbiasa dengan manuver seperti ini, tidak terpancing. Dia justru membalas dengan senyum dan pertanyaan balik, "Pendapatan wartawan?"
Fadli Zon, yang tampaknya ingin lebih spesifik, mengoreksi pertanyaannya. "Pendapatan Najwa Shihab," ujarnya.
Momen itu pun makin panas ketika Najwa memberikan balasan yang disoraki penonton. "Loh, apa urusannya? Saya bukan pejabat publik," jawab Najwa.
Fadli Zon mencoba berargumen bahwa posisinya sebagai ketua majelis rakyat memberikan hak untuk bertanya.
Namun, Najwa dengan cepat mematahkan argumen tersebut. "Saya bukan pejabat publik dan gaji saya bukan dari pajak negara," tegasnya.
Berita Terkait
-
Debat Fadli Zon dan Najwa Shihab: Gaji Saya Bukan dari Pajak Rakyat!
-
Ini Baru Wakil Rakyat! Di Swedia, Gaji Parlemen Tak Jauh Beda dari Gaji Guru dan Naik Bus
-
Di Depan Pandji, Ketua Komisi I Bela Diri Dikritik Tunjangan Rp50 Juta: Kalau Rp5 Juta, Gak Pantas
-
Mahfud MD Bela DPR dari Pembubaran, tapi 'Hajar' Gaji Miliaran: Sudah Kelewatan Batas!
-
Asyik Joget usai Gaji DPR Naik Disorot, Eko Patrio Kena Ulti: Gua Tuntut Lo Semua di Akhirat!
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Tanda Wajah Tidak Cocok dengan Moisturizer? Ini 4 Rekomendasi yang Aman
-
5 Rekomendasi Sunscreen Cowok Terbaik 2026, Lindungi Wajah dari Kusam dan Penuaan
-
5 Rekomendasi Sepeda Lipat 16 Inch, Ringan dan Nyaman untuk Gowes Harian
-
Berapa Tarif Lewat Selat Hormuz? Kebijakan Baru Iran yang Bikin Negara Lain Ketar-ketir
-
5 Rekomendasi Cushion Korea Terbaik untuk Tutup Noda Hitam Tanpa Terlihat Dempul
-
5 Rekomendasi Bodycare Wardah dan Manfaatnya untuk Perawatan Sehari-hari
-
5 Sepatu New Balance Diskon 50 Persen di Sports Station, Gaya Kekinian Hemat Uang
-
Harga Plastik Melonjak, Bisakah Momentum Ini Dorong Gaya Hidup Lebih Ramah Lingkungan?
-
Mending Cushion atau Skin Tint untuk Hasil Natural? Cek Perbedaan dan 6 Rekomendasinya
-
7 Sunscreen untuk Pria Terbaik Anti Whitecast, Wajah Natural Tanpa Belang