- Akun Instagram Eko Patrio diserbu netizen hingga banjir kecaman usai aksi joget di tengah kenaikan gaji anggota DPR
- Netizen sampai menuntut Eko Patrio hingga akhirat
- Eko Patrio klarifikasi dan minta maaf usai aksi jogetnya di DPR dihujat publik
Suara.com - Klarifikasi Eko Patrio setelah kepergok berjoget dalam momen sidang tahunan di DPR RI tampaknya belum bisa meredam emosi publik. Pasalnya aksi joget itu terjadi setelah ada kenaikan gaji anggota DPR.
Imbas dari aksi jogetnya dengan sejumlah rekan di fraksi PAN itu seusai sidang tahunan MPR, akun Instagram milik pria bernama asli Eko Hendro Purnomo itu turut digeruduk netizen.
Unggahan Eko Patrio di IG resminya pun langsung dibanjiri komentar pedas. Salah satunya unggahan Eko yang menampilkan para elite PAN termasuk sang ketum Zulkifli Hasan alias Zulhas saat menghadiri acara sidang tahunan MPR pada 15 Agustus 2025 lalu.
"Keluarga besar Partai Amanat Nasional kompak menghadiri sidang tahunan MPR RI untuk menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto sekaligus penyampaian RUU APBN 2026 beserta Nota Keuangan," demikian keterangan unggahan Eko.
Tanpa babibu, netizen langsung memberikan komentar pedas hingga keceman kepada Eko yang diketahui Wakil Ketua Komisi VI RI. Banyak yang menyindir aksi joget Eko dkk yang dikaitkan dengan kenaikan gaji anggota DPR. Bahkan, ada yang melayangkan sumpah serapah diduga imbas aksi joget sejumlah politisi PAN di Gedung DPR.
"100 juta tapi cuma joget-joget," sindir salah satu netizen.
"Serius nggak malu gitu joget joget di atas penderitaan rakyat?" cibir yang lainnya.
"Beban negara," celetuk netizen lainnya.
"Gua tuntut lu semua di akhirat," kecam salah satu netizen.
Baca Juga: Diamuk Massa saat Demo 25 Agustus di DPR Rusuh, Lurah Manggarai Selatan Lapor Polisi
"Enak ya joget joget gaji naik,uhuy. Kalian bukan dewan perwakilan rakyat tp dewan pemeras rakyat," timpal yang lainnya keras.
Klarifikasi dan Minta Maaf
Diketahui, setelah ramai dihujat karena aksi jogetnya di DPR selepas sidang tahunan, Eko Patrio lagi-lagi membuat publik murka setelah mengunggah video parodi singkat di akun TikTok pribadinya. Dalam video itu, Eko berakting sekolah menjadi seorang DJ dengan menggunakan musik sound horeg.
Imbas menuai hujatan terkait aksi vidoe parodinya itu, Eko langsung buru-buru klarifikasi. Sekjen PAN itu pun menyampaikan permintaan maaf.
Dia mengeklaim bahwa tidak ada niat buruk sedikit pun di balik pembuatan video tersebut, apalagi sampai menantang masyarakat seperti yang dituduhkan.
"Nggak ada (maksud apa-apa). Malah jauh banget itu (tafsirnya)," ujar Eko dengan nada serius belum lama ini kepada awak media.
Berita Terkait
-
Diamuk Massa saat Demo 25 Agustus di DPR Rusuh, Lurah Manggarai Selatan Lapor Polisi
-
Usai Sebut Bubarkan DPR Ide Orang Tolol Sedunia, Sahroni Ogah Debat: Ane Mau Bertapa Biar Pinter!
-
Takut Didemo Rakyat, Sikap 'Cupu' Dave Laksono Ditertawai Susi Pudjiastuti: Tenggelamkan Saja Bu!
-
Siapa Dave Laksono? Wakil Rakyat Tajir Melintir tapi Cuit Nyali saat DPR Dikepung Pendemo 25 Agustus
-
Imbas Sebut Ekonomi Indonesia Baik-baik Saja, Guru Gembul Tantang Prabowo: Turun Pak Please...
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil
-
Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati
-
Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia
-
Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
-
Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari
-
Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!
-
1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama
-
Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama