Suara.com - Penyiar sekaligus otomotif entusiast, Gofar Hilman mengungkapkan spesifkasi mobil kendaraan taktis atau rantis Brimob yang diduga digunakan untuk melindas seorang ojol.
Seperti diketahui, tragedi Brimob melindas ojol itu terjadi pada Kamis malam (28 Agustus 2025) saat para pendemo masih melancarkan aksi unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Jakarta.
Gofar menyampaikan duka atas meninggalnya seorang ojol karena terlindas rantis Brimob. Sementara satu ojol lain lagi terluka parah.
Ia pun menyoroti spesifikasi mobil rantis Brimob yang diduga merupakan Baraccuda.
"Gue pengen bahas dikit soal mobil anti-huru hara Brimob barakuda 4x4, punya basic Mercedes-Benz Unimog, ketebalan pelat body 8 milimeter, kacanya ketebalan 4 milimeter dengan lapisan pelat," jelas Gofar mendetailkan spesifikasi rantis Brimob.
Tak cukup di situ, Gofar juga menyebut bahwa mobil brimob Baraccuda memiliki kemampuan menahan granat dan peluru.
"Garis bawahi, nahan granat dan peluru. Ketika menghalau massa, gue yakin mereka tidak membawa granat dan peluru," ucap Gofar penuh keyakinan.
Namun, satu pertanyaan besar yang ada di benak Gofar dan kebanyakan masyarakat adalah mengapa polisi tersebut menaikkan kecepatan saat mengendarai rantis tersebut.
"Pertanyaan gue, kenapa harus ngebut?" tanya Gofar.
Baca Juga: Ferry Irwandi "Labrak" Sahroni Usai Ojol Tewas Dilindas: Mulut Sampah Anda Punya Andil Besar!
Seperti diketahui, kronologi terlindasnya ojol oleh rantis Brimob terekam jelas di kamera para pendemo.
Dalam video yang beredar, mobil rantis itu menambah kecepatan saat membelah massa di Jalan Raya Pejompongan. Nahas, seorang ojol yang berada di dekatnya tertabrak.
Mobil rantis itu sempat berhenti sebentar lantara para pendemo menghentikannya. Namun bukannya mundur, mobil itu malah melaju sebelum ojol yang diketahui bernama Umar Amirudin tersebut masih tergeletak. Rantis itu pada akhirnya melindas Umar.
Umar pun dilarikan ke Rumah Sakit Pelni, Jakarta untuk mendapat perawatan intensif. Ia mengalami luka di kepala, dada, dan kaki.
Sementara itu, kejadian serupa juga dialami ojol 21 tahun bernama Affan Kurniawan. Nahas, Affan meninggal dunia setelah ditabrak rantis polisi.
Kapolri Minta Maaf
Berita Terkait
-
Tom Lembong Syok dan Trauma Usai Lihat Video Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob: Saya Gak Bisa Tidur
-
Kunto Aji Geram Affan Kurniawan Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob: Anti Granat, Ngapain Ngebut?
-
Mako Brimob Kwitang Dijaga Tentara, Tuntutan Massa: Usut Tuntas Kasus Affan, Bebaskan Semua Pendemo!
-
Ferry Irwandi "Labrak" Sahroni Usai Ojol Tewas Dilindas: Mulut Sampah Anda Punya Andil Besar!
-
Berapa Kecepatan Maksimal Rantis Brimob yang Tewaskan Ojol? Ini 5 Faktanya
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam