Sementara itu, Ayah Affan Kurniawan, Zulkifli, hanya bisa terdiam dengan tatapan kosong, menyaksikan jasad putranya terbujur kaku di hadapannya.
Sang ayah yang sehari-hari bekerja serabutan, kini harus menerima kenyataan pahit melihat putranya pergi dengan cara tragis di usia yang baru menginjak 21 tahun.
Dengan suara bergetar, ia hanya bisa mengucapkan satu hal, yaitu meminta keadilan ditegakkan untuk putra yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga tersebut.
Sang ayah berkali-kali menyampaikan bahwa ia tidak ingin kasus ini berhenti begitu saja. Ia mengungkapkan tak sanggup menonton rekaman viral yang memperlihatkan detik-detik putranya dilindas.
"Tadi sore dari bapak almarhum menyampaikan ingin minta keadilan. Dan kami siap," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri usai bertemu keluarga korban.
Seruan keluarga Affan Kurniawan yang menuntut keadilan juga mendapat dukungan luas dari rekan-rekan ojol, yang memicu desakan agar kepolisian benar-benar menuntaskan penyelidikan dan menghukum pihak yang bertanggung jawab.
Sementara itu, pada Jumat pagi, keluarga, kerabat, dan komunitas ojol mengantarkan jenazah Affan ke peristirahatan terakhir di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.
Tanggapan Institusi Kepolisian
Tragedi ini membuat pimpinan Polri bergerak cepat. Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menindak tegas anggota yang terbukti bersalah.
Baca Juga: Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Rupiah Anjlok
Hingga kini, tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya yang berada di dalam kendaraan rantis saat kejadian telah diamankan.
Mereka adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka D. Namun, siapa pengemudi rantis yang sebenarnya menabrak Affan masih dalam penyelidikan.
Secara terbuka, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyatakan permintaan maaf terkait peristiwa itu.
Ia menegaskan Divisi Propam Polri tengah melakukan penyelidikan dan proses hukum akan berjalan transparan.
"Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya," ucapnya.
Meski aparat berjanji akan menuntaskan kasus ini, rasa kehilangan di hati ayah Affan tak bisa diganti.
Ia kehilangan seorang anak yang selalu menjadi penopang keluarga, sosok yang dikenal warga sekitar sebagai pribadi pendiam, ramah, dan rajin.
Keluarga berharap tragedi ini tidak hanya ramai di media sosial, melainkan ditangani serius hingga tuntas secara hukum.
Bagi mereka, Affan Kurniawan tidak bisa dipandang hanya sebagai korban insiden kerusuhan semata.
Ia adalah anak, kakak, sekaligus harapan masa depan yang telah sirna akibat kelalaian aparat.
Demikianlah ulasan terkait sosok ayah Affan Kurniawan, tuntut keadilan usai anaknya dilindas polisi.
Kasus Affan membuka mata publik bahwa di balik setiap korban ada cerita hidup dan keluarga yang harus menanggung kehilangan.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Emiten PGEO Pasang Target Kapasitas PLTP Capai 1,8 GW pada 2034
-
Hyundai New CRETA Dilengkapi Drive Mode Adaptif untuk Berbagai Kondisi Berkendara
-
ICW Cium Gelagat Kasus Eks Jampidsus Bakal Berhenti di Tengah Jalan: Sulit Lacak Aktor Besar
-
Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet
-
Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari
-
Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong
-
Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita