Suara.com - Industri kecantikan Korea Selatan kembali menunjukkan dominasinya di kancah global. Kali ini, giliran Dermafirm, salah satu jenama skincare premium asal Negeri Ginseng, yang resmi masuk ke pasar Indonesia melalui PT Pacific Merdeka Indonesia.
Dengan mengusung filosofi “Design Your Skin with Science”, Dermafirm menghadirkan teknologi dermatologis mutakhir yang memadukan sains, riset, dan inovasi untuk menjawab kebutuhan perawatan kulit modern.
“Hari ini adalah hari yang sangat kami nantikan. Setelah persiapan panjang, akhirnya Dermafirm resmi hadir di Tanah Air,” ujar Mia Maurin, Brand Manager Dermafirm Indonesia, saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (26/8).
Skincare Berbasis Sains, Bukan Sekadar Tren
Di tengah maraknya tren K-beauty di Indonesia, Dermafirm membawa pendekatan berbeda, skincare berbasis dermatologi dan sains.
Produk-produk mereka dirancang dengan teknologi tinggi dan bahan aktif yang diformulasikan secara presisi, sehingga bekerja efektif dan aman untuk berbagai jenis kulit.
“Kami percaya bahwa perawatan kulit bukan soal hasil instan, tetapi soal konsistensi, formula yang tepat, dan pemahaman mendalam tentang kebutuhan kulit,” jelas Mia.
Pendekatan holistik Dermafirm mencakup cleansing, treatment, dan protection—semuanya melalui proses riset dermatologi yang ketat. Menurut Mia, misi skincare ini adalah memberikan akses skincare premium, aman, transparan, dan tepercaya kepada masyarakat Indonesia.
Teknologi Liposom & Eksosom: Terobosan di Dunia Skincare
Baca Juga: 4 Rekomendasi Serum Blueberry untuk Kulit Cerah dan Terlindungi dari Radikal Bebas, Wajib Coba
Salah satu daya tarik terbesar Dermafirm adalah inovasi teknologinya. Mereka menggabungkan Liposome Technology dan Exosome Technology untuk memaksimalkan penyerapan bahan aktif ke dalam kulit, sehingga hasilnya terlihat nyata dan terukur.
1. Liposome Technology
Teknologi liposom memungkinkan bahan aktif masuk jauh ke dalam lapisan dermis. Dengan ukuran hanya 1/100 dari pori-pori kulit, partikel liposom meningkatkan efektivitas dan stabilitas bahan aktif. Hasilnya, perawatan kulit menjadi lebih optimal dan terbukti secara klinis.
2. Exosome Technology
Teknologi eksosom digunakan untuk mengekstraksi bahan baku berkualitas tinggi agar penyerapan bahan aktif bekerja langsung pada inti permasalahan kulit. Hasilnya, kulit lebih cepat beregenerasi, warna kulit lebih merata, dan tampilan lebih sehat bercahaya.
Jawaban untuk Masalah Kulit Kompleks
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Big Bad Wolf 2026: Jadwal, Lokasi, dan Tips Berburu Buku 24 Jam di ICE BSD
-
5 Bedak yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam, Wajah Cerah Berseri di Usia 40 Tahun
-
7 Mesin Cuci Portable yang Bagus untuk Anak Kos, Murah dan Hemat Listrik
-
Maskara Anti Luntur dan Tahan Gesek Merk Apa? Ini 7 Pilihan Produknya Agar Mata Badai Seharian
-
5 Bedak Padat Tahan Air dan Keringat Agar Makeup Tetap Flawless Saat Cuaca Panas
-
Dari Buku ke Panggung: Serunya Jelajah Yogyakarta Menuju Sarga Festival 2026
-
Semua Jurusan Bisa Daftar, Ini Posisi yang Dibuka untuk Kampung Nelayan Merah Putih
-
20 Link Twibbon Hari Kartini 2026 Gratis Unduh untuk Meriahkan Semangat Emansipasi
-
Transforming Spaces with Canvas Prints: A Complete Guide
-
Waspada Bahaya Hustle Culture: Hobi Overwork Terbukti Picu Penyakit Jantung di Usia Muda