Suara.com - Meski sudah jarang tampil di timnas maupun kompetisi komersil, karier Evan Dimas hingga detik ini masih moncer.
Mantan mesin gol Timnas Indonesia ini kedapatan main di level tarkam atau antar kampung. Kendati berlaga di skala yang lebih kecil, Evan Dimas tetap memperoleh gaji yang melimpah.
Adapun sebelumnya, Evan Dimas sempat membuat publik pangling lantaran penampilannya yang makin kurus.
Warganet yang menyaksikan Evan Dimas berlaga sontak kaget dengan kondisi Evan Dimas terkini.
Meskipun kini berbeda dengan yang lalu, Evan Dimas tetap masih berlaga sebaga atlet dengan bayaran berjumlah fantastis.
Lantas, Evan Dimas main di mana sekarang? Mari simak perjalanan karier Evan Dimas sebelum kini main di tingkat tarkam.
Anak satpam jadi atlet muda
Pria kelahiran Surabaya, 13 Maret 1995 ini dahulu hidup sederhana. Ia lahir dan besar di tengah keluarga yang tak menikmati kekayaan dalam jumlah melimpah.
Rasa cinta Evan Dimas terhadap sepak bola telah ada sejak ia kecil. Sang ayah yang bekerja sebagai seorang satpam akhirnya berhasil menyekolahkan Evan Dimas di sekolah sepak bola di Surabaya.
Baca Juga: Ngeri! Kerusuhan Turnamen Tarkam di Tegal Berujung Petaka, 2 TNI Nyungsep ke Parit
Melalui didikan sekolah sepak bola tersebut, Evan Dimas akhirnya digandeng oleh Persebaya muda saat ia masih berusia 15 tahun.
Evan telah memberikan prestasi sejak awal bersekolah, dan bahkan menjadi andalan dari Timnas muda.
Talenta Evan akhirnya mendapatkan atensi dari berbagai pihak hingga akhirnya diberikan kesempatan untuk studi banding sepak bola di Barcelona, Spanyol.
Tak berhenti di situ, Evan Dimas juga berkesempatan untuk mengikuti Nike Academy dan banyak belajar tentang kemampuan berlaga di lapangan hingga strategi pertandingan sepak bola.
Evan akhirnya memutuskan untuk menjadi gelandang dan debut bersama Bhayangkara FC yang dahulu bernama Persebaya ISL.
Timnas Indonesia juga pernah mengundang Evan Dimas untuk ikut berlaga membela Skuad Garuda di berbagai ajang olahraga internasional yang bergengsi.
Berita Terkait
-
Dari Premier League Bersama Crystal Palace Kini Main Tarkam: Nasib Pilu Jairo Riedewald
-
Dari Tarkam ke Timnas Indonesia U-17: Dimas Adi Anak Guru yang Cetak Gol Ciamik ke Gawang Uzbek
-
Ngeri! Kerusuhan Turnamen Tarkam di Tegal Berujung Petaka, 2 TNI Nyungsep ke Parit
-
Bayaran Menggiurkan Tarkam, Awas Berpotensi Jadi Pelarian Regulasi 11 Pemain Asing Super League
-
Gaji Tembus Rp 150 Juta Per Bulan, Cerita Pemain Liga 1 Pilih Main Tarkam di Luar Klub
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
5 Rekomendasi Cushion Minim Oksidasi Terbaik untuk Makeup Glowing
-
5 Zodiak Paling Beruntung 30 April 2026, Puncak Karier dan Finansial di Akhir Bulan
-
5 Lipstik Tahan Lama tapi Tidak Bikin Bibir Kering, Aman Dipakai Seharian
-
4 Shio Paling Hoki 30 April 2026, Dibanjiri Rezeki dan Cinta
-
Cara Cerdas Pilih Tontonan Anak: Bukan Sekadar Seru, tapi Juga Bikin Anak Belajar
-
Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman
-
Anti-Burnout Club: 4 Cara Sederhana Ciptakan Momen 'Zen' ala Naomi Zaskia di Tengah Kesibukan
-
Cuaca Makin Gerah? Ini 7 Kipas Angin Berdiri Anti-Berisik, Anginnya Semriwing
-
7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
-
Berhenti Menunggu Sempurna: Mengapa Ide Brilian Anda Terbuang Sia-sia Jika Terus Menunda