Suara.com - GetFit Adventure bersama Mandatalam Foundation (Yayasan Rumah Alam Bahagia) dengan bangga mengumumkan penyelenggaraan Mandatalam Earth Run 2025 pada 26 Oktober di Kota Baru Parahyangan, Bandung. Acara lari yang menargetkan lebih dari 2.000 peserta ini mengusung misi lingkungan yang unik melalui konsep "1 BIB, 1 Bibit", mengingatkan kembali betapa krusialnya peran Bumi bagi kehidupan, seraya menyebarkan semangat kerukunan, keharmonisan, dan cinta alam.
Acara ini juga mendapat dukungan dari berbagai mitra yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan budaya, seperti Enervon Frizz, permen jahe SIN A, Oatside, Koblen, Hello, sehatgan, Kacang Bali browwe, dan Wanglokat. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Earth Run 2025 sebagai gerakan bersama untuk masa depan yang lebih hijau.
Melalui acara ini, setiap nomor BIB yang dimiliki peserta akan dikonversi menjadi 1 bibit pohon yang akan ditanam di wilayah konservasi Mandatalam, Garut. Dengan mengusung slogan "All Eyes On Earth", Mandatalam Earth Run 2025 mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak hanya hidup sehat melalui olahraga lari, tetapi juga untuk hidup lebih bermakna dengan merawat lingkungan dan menghargai keberagaman dalam kebersamaan.
Lebih dari Event Lari: Festival Hijau untuk Semua
Mandatalam Earth Run 2025 adalah perwujudan sinergi antara GetFit Adventure dengan Mandatalam Foundation (Yayasan Rumah Alam Bahagia) yang menjadi jantung dari misi konservasi dan budaya, serta memastikan bahwa setiap langkah pelari memiliki dampak positif yang nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Kolaborasi ini menciptakan sebuah acara yang kredibel baik dari sisi olahraga maupun komitmen sosialnya. Rangkaian acara akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik, termasuk kategori lari 5K dan 10K, Bazaar Berbasis Tumbuhan (Plant-Based Bazaar), panggung hiburan, dan kesempatan memenangkan doorprize bernilai besar.
Komitmen Hijau: “Green Race” yang Sesungguhnya
Dampak Mandatalam Earth Run 2025 tak berhenti di garis finish Bandung. Lewat inisiatif “1 BIB, 1 Bibit”, setiap peserta mendukung proyek konservasi jangka panjang berupa penanaman ribuan pohon dan pembangunan fasilitas pertanian organik berkelanjutan di Garut, sekaligus mengangkat ekonomi lokal.
“Kami ingin Mandatalam Earth Run menjadi lebih dari sekadar lomba. Ini adalah panggung aksi nyata bagi siapapun yang peduli akan bumi. Setiap langkah adalah kontribusi untuk masa depan yang lebih hijau” - ungkap Geri Fertino, Ketua Panitia Mandatalam Earth Run 2025.
Lebih dari itu, inisiatif ini merupakan jawaban nyata terhadap krisis deforestasi yang dihadapi Indonesia. Isu ini bukan lagi sekadar berita, melainkan krisis yang terukur. Menurut data World Resources Institute dan Global Forest Watch (2024), Indonesia kehilangan 259.000 hektar hutan alam—setara dengan pelepasan sekitar 194 juta ton emisi CO ke atmosfer. Mandatalam Earth Run 2025 menjadi bentuk nyata kontribusi masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim dan mendukung komitmen iklim nasional, khususnya dalam menurunkan emisi karbon melalui reforestasi dan perlindungan kawasan alam.
Baca Juga: PNM Mekaar Dorong UMKM Berdayakan Perempuan ke Tokyo, Produk Lokal Tampil di Skala Global
Ayo Berlari dan Berdonasi!
Pendaftaran sudah dibuka secara resmi di situs: www.earthrun.id dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300.000 untuk kategori 5K dan Rp400.000 untuk kategori 10K. Setiap peserta akan mendapatkan racepack eksklusif, termasuk Jersey Limited Edition Earth Run, Medali Finisher, serta produk dari sponsor. Bergabunglah dalam Earth Run 2025 dan jadilah bagian dari gerakan global untuk melindungi alam dan budaya kita di https://www.earthrun.id/. Ayo, berlari sambil berdonasi untuk menjaga Bumi! ***
Berita Terkait
-
PNM Mekaar Dorong UMKM Berdayakan Perempuan ke Tokyo, Produk Lokal Tampil di Skala Global
-
BRI Raih Anugerah Ekonomi Hijau atas Pemberdayaan UMKM dan Keuangan Inklusif
-
Kisah Pecel Ndoweh: UMKM Kota Batu yang Naik Kelas Berkat Pemberdayaan dari BRI
-
BRI Raih Penghargaan Kehati ESG Award 2025, Dorong Proyek Hijau dan UMKM Berkelanjutan
-
Perkuat Ekonomi di Level Grassroot, BRI Salurkan Pembiayaan pada UMKM Senilai Rp1.137,84 Triliun
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak
-
6 Cara Mencegah Bunga Es Muncul di Kulkas agar Mesin Tidak Cepat Rusak
-
3 Aluminium Foil Insulasi untuk Menahan Panas Pada Atap Seng, Rumah Adem dan Tak Berisik
-
5 Cara Atasi Saluran Air Mampet Akibat Tanah atau Lumpur di Rumah
-
Mengenal Kandungan PDRN dalam Skincare, Bahan Aktif Viral yang Bikin Kulit Kencang dan Glowing
-
Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal
-
4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman