- Purbaya Yudhi Sadewa resmi menggantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan alias Menkeu.
- Penunjukkan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai menteri langsung menuai atensi.
- Berbagai hal tentang Purbaya pun ramai dicari tahu, termasuk jejak kariernya terdahulu.
Suara.com - Reshuffle Kabinet Merah Putih yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 8 September 2025 menyita perhatian publik.
Salah satu sosok yang lengser adalah Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, dan kini digantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Sejak dilantik menggantikan Sri Mulyani, sosok Purbaya Yudhi Sadewa pun langsung menarik atensi publik. Berbagai hal tentang Menkeu baru ini ramai dicari tahu.
Perjalanan karier Purbaya Yudhi Sadewa menjadi salah satu topik hangat yang diperbincangkan oleh netizen di media sosial.
Kira-kira, sebelum diangkat menjadi menteri, Purbaya Yudhi Sadewa kerja apa ya? Simak ulasan jejak karier sang menteri berikut ini.
Jejak Karier Purbaya Yudhi Sadewa yang Mentereng
Melansir berbagai sumber, karier profesional Purbaya dimulai di sektor swasta sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA pada 1989 hingga 1994.
Setelah itu, ia beralih ke dunia ekonomi dan riset, menjabat sebagai Senior Economist di Danareksa Research Institute pada 2000 hingga 2005.
Kemudian ia menjadi Direktur Utama PT Danareksa Securities pada 2006 hingga 2008, dan menjabat sebagai Chief Economist Danareksa Research Institute pada 2005 hingga 2013.
Purbaya juga memiliki rekam jejak panjang di lembaga pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 2010 hingga 2014, serta sebagai Anggota Komite Ekonomi Nasional pada periode yang sama.
Baca Juga: Heboh! Anak Menteri Keuangan Minta Maaf Tuduhan Agen CIA ke Sri Mulyani: Hanya Bercanda?
Pada April hingga September 2015, Purbaya menjabat sebagai Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden.
Selanjutnya, ia menjadi Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada 2015 hingga 2016, dan kemudian di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman pada 2016 hingga 2018.
Pada 2020, Purbaya dipercaya sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Dalam peran ini, ia bertanggung jawab menjaga stabilitas sistem keuangan nasional, khususnya terkait perlindungan dana simpanan masyarakat di perbankan.
Dari segi latar belakang pendidikan, Purbaya yang lahir di Bogor pada 7 Juli 1964 menempuh pendidikan sarjana di bidang Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kemudian, ia melanjutkan studi ke Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, dan meraih gelar Master of Science (M.Sc.) serta Doktor (Ph.D.) di bidang Ilmu Ekonomi.
Penunjukan Purbaya datang di tengah protes nasional terkait sistem perpajakan yang dianggap tidak adil.
Sri Mulyani sebelumnya dikenal sebagai sosok yang berhasil mereformasi sistem perpajakan dan menjaga kredibilitas fiskal Indonesia.
Kendati demikian, dengan latar belakang teknokratis dan pengalaman lintas sektor, Purbaya Yudhi Sadewa diharapkan dapat membawa kebijakan fiskal yang responsif dan adaptif terhadap dinamika ekonomi global maupun domestik.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin (8/9/2025), menggantikan Sri Mulyani.
Langkah ini merupakan bagian dari perombakan kabinet yang diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara.
Namun, baru beberapa hari menjabat sebagai menteri, Purbaya sudah membikin beragam kontroversi. Awalnya dia dia menyebut "17 + 8 Tuntutan Rakyat" yang hanya milik sebagian kecil rakyat.
Purbaya kemudian meminta maaf kepada publik atas ucapannya. Kemudian, putranya, Yudo Sadewa, viral di media sosial setelah membikin video mengenai ciri-ciri orang miskin.
Karena video itu, Yudo Sadewa dinilai bersikap kurang empati karena memamerkan kekayaan di media sosial, salah satunya dengan rekaman video ketika memegang kartu BCA Prioritas.
Pernyataan-pernyataan Yudo ini sontak menuai komentar keras dari netizen karena dinilai tidak memiliki kepekaan sosial dan hanya melihat kemiskinan sebagai sebuah kesalahan mental.
Sementara itu, Purbaya Yudhi Sadewa diketahui memiliki harta kekayaan hingga Rp39,2 miliar di LHKPN. Harta ini tersimpan dalam berbagai aset, mulai dari tanah dan bangunan, alat trasportasi, hingga harta bergerak lainnya.
Aset terbesar milik Purbaya tersimpan dalam bentuk tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp30,5 miliar. Kemudian ia juga tercatat mempunyai alat transportasi senilai Rp3,6 miliar.
Isi garasi Purbaya didominasi oleh mobil-mobil lansiran 2019 yang dikenal dengan kenyamanan dan performa premium.
Koleksi ini menunjukkan selera otomotif yang tinggi dan kepraktisan dalam memilih kendaraan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari sedan mewah hingga MPV premium.
Ada BMW Jeep yang ditaksir senilai Rp1,6 miliar, yang menjadi kendaraan termahal di garasinya. Dia juga memiliki Toyota Alphard minibus dengan harga Rp1 miliar.
Belum lagi Mercedes Benz Sedan dan Peugeot Jeep New 5008 yang dikenal laris di Eropa.
Kemewahan ini berbeda dengan pendahulunya Sri Mulyani yang hanya memiliki satu unit mobil di garasinya yakni Toyota Kijang Innova Zenix lansiran 2024.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
Waspada Produk Viral Tanpa Bukti Klinis: Mengapa Harus Selektif Pilih Skincare di Era Digital
-
Linen Kembali Jadi Andalan Musim Panas: Saat Busana Ringan Bertemu Gaya Modern
-
Promo Bulanan Alfamart Terbaru dan Terlengkap, Minyak Goreng Banting Harga!
-
Belanja Ramadan Kini Jadi Momen Bonding Bersama Keluarga
-
Tissa Biani Ungkap 'Must-Have Item' untuk Tetap Segar Selama Jadwal Roadshow yang Padat
-
Indonesia Tourism Xchange 2026, Forum Baru untuk Membaca Masa Depan Pariwisata Indonesia
-
5 Rekomendasi Krim Malam untuk Mencerahkan Kulit dan Samarkan Noda Hitam
-
5 Rekomendasi BB Cream untuk Makeup Lebaran Simpel dan Natural
-
20 Ide Prompt Foto Studio Keluarga Lebaran yang Realistis, Hasilnya Profesional
-
8 Rekomendasi Skincare Terbaik Mencerahkan Wajah di Alfamart, Wajah Glowing Gak Harus Mahal!