4. Kiribati
Kiribati terdiri dari pulau-pulau kecil yang tersebar di Samudra Pasifik. Salah satu tantangan terbesar untuk berkunjung ke sini adalah akses transportasi yang sulit dan mahal.
Namun, bagi wisatawan petualang, Kiribati menawarkan pengalaman unik berupa keindahan bawah laut, tradisi budaya khas Pasifik, serta keramahan masyarakat lokal. Tempat ini juga menjadi surga bagi penyelam karena memiliki ekosistem laut yang masih terjaga.
5. Komoro
Kepulauan Komoro di Samudra Hindia juga termasuk negara yang jarang dikunjungi wisatawan. Padahal, negara ini menawarkan pantai eksotis, gunung berapi, hingga keanekaragaman budaya yang dipengaruhi oleh Afrika, Arab, dan Prancis.
Minimnya promosi pariwisata membuat Komoro tidak sepopuler negara tetangganya seperti Madagaskar atau Mauritius. Namun, justru itulah yang membuatnya menarik bagi pencinta destinasi anti-mainstream.
6. Liechtenstein
Terletak di antara Swiss dan Austria, Liechtenstein adalah negara kecil yang sering terlewatkan turis. Meski begitu, negara ini punya daya tarik berupa kastel indah, pegunungan Alpen yang memukau, serta suasana kota yang tenang.
Karena jarang dikunjungi, Liechtenstein bisa menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati Eropa tanpa keramaian turis.
Baca Juga: Karimunjawa, Surga Tersembunyi yang Siap Jadi Destinasi Wisata Favorit
7. Sao Tome dan Principe
Negara kecil di Afrika bagian barat ini terkenal dengan pantai berpasir putih, hutan hujan tropis, serta perkebunan kakao. Sayangnya, keterbatasan akses penerbangan internasional membuat Sao Tome dan Principe jarang dikunjungi turis.
Namun, justru karena sepi, tempat ini cocok untuk mereka yang ingin merasakan liburan eksklusif dan dekat dengan alam.
8. Bhutan
Bhutan memang bukan negara tertutup sepenuhnya, tetapi pemerintahnya menerapkan aturan ketat terkait pariwisata. Setiap turis asing diwajibkan membayar biaya harian tertentu yang cukup tinggi untuk bisa masuk. Tujuannya adalah menjaga kelestarian lingkungan dan budaya.
Karena itu, jumlah wisatawan yang datang terbatas. Meski demikian, Bhutan menawarkan pemandangan pegunungan Himalaya, kuil-kuil indah, dan budaya unik yang menekankan kebahagiaan nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Apa Beda Undertone dan Skintone? Kunci agar Tak Salah Pilih Makeup hingga Pakaian
-
5 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Mei, Tenang tapi Penuh Keteguhan
-
Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar IndonesiaMalaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar
-
7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
-
Fungsional dan Eco-Friendly, VIVAIA Hadirkan Koleksi Kolaborasi dengan Seniman Prancis
-
5 Rekomendasi Sepatu Running Lokal Wanita, Ringan dan Terjangkau untuk Lari
-
5 Sunscreen di Indomaret Under Rp30 Ribu untuk Wajah Cerah dan Glowing
-
Resep Steak Andalan yang Bisa Beri Kamu Kesempatan Belajar Masak di Le Cordon Bleu
-
5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe di Alfamart dengan Harga Terjangkau
-
5 Sepatu Sekolah Anak Diskon di Sports Station, Brand Terkenal Mulai Rp170 Ribuan