Suara.com - Kemampuan berbahasa Inggris mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dengan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mendadak diperbincangkan publik.
Pembahasan tersebut bermula dari postingan video akun X @DS_yantie pada Selasa (16/9/2025). Video tersebut berisi potongan video Susi Pudjiastuti serta Widiyanti Putri Wardhana sedang berbicara menggunakan bahasa Inggris di depan umum.
Hal yang paling disorot publik adalah perbedaan kemampuan berbahasa Inggris Susi yang lebih baik dibanding Widiyanti. Padahal, pendidikan sang menteri pariwisata dinilai lebih tinggi dibanding sang mantan menteri.
"Ibu Susi Pudjiastuti. Eks Menteri Kelautan. Lulusan SMP," bunyi keterangan pada video tersebut saat memperlihatkan potongan tayangan Susi.
"Ibu Widiyanti Putri Wardhana. Menteri Pariwisata. Lulusan Sarjana dengan gelar Bachelor of Science, USA," bunyi keterangan lainnya di bawah tayangan Widiyanti.
Dalam video, cara Susi berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris memang terlihat lebih lancar dibanding Widiyanti, yang terbata-bata saat memperkenalkan diri meski tengah membaca teks.
Setelah ditelusuri, tayangan yang dijadikan perbandingan itu berasal dari rekaman ketika Susi Pudjiastuti menghadiri acara Forum Ekonomi Dunia pada 20 April 2015 lalu dan rekaman saat Widyanti mengomentari pembongkaran kawasan wisata di Bogor pada Maret 2025.
Sontak perbedaan gaya public speaking itu mendapat kritik pedas dari warganet. Bahkan, ada warganet yang mempertanyakan kebenaran latar pendidikan Widiyanti.
"Beneran lulusan luar negeri? Dulu belajarnya pakai apa, Google translate?" cibir seorang warganet.
Baca Juga: Menpar Widiyanti Jamin Pariwisata Bali Aman Pascabanjir, Aktivitas Wisata Berjalan Normal
"@KemenPariwisata nggak malu punya menteri seperti ini? Wkwkwkwk menteri hasil GA (giveaway)," sindir warganet lainnya.
"Menteri apa ini? Kalau belum fasih bahasa Inggris, gunakan bahasa Indonesia saja. Memalukan, gayanya sok pakai bahasa Inggris," ujar warganet yang lain di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Estetika Regeneratif Jadi Tren Baru, Fokus pada Regenerasi Alami untuk Kulit yang Lebih Berkualitas
-
Di Tengah Arsitektur Modern, Komunitas Ini Berupaya Menjaga Rumah Vernakular
-
4 Sepatu Lari Lokal untuk Daily Trainer, Empuk dan Anti Cedera Buat Latihan Setiap Hari
-
5 Tips Feng Shui Teras Rumah agar Mendatangkan Hoki dan Energi Positif
-
4 Sepatu Asics Paling Nyaman untuk Jalan Jauh Menurut Pengguna, Kaki Bebas Pegal
-
3 Produk Viva Cosmetics yang Dijual Murah untuk Cerahkan Wajah dan Pudarkan Flek Hitam
-
Apa Saja Amalan Bulan Muharram? Ini Anjuran yang Sesuai Sunah
-
5 Cushion di Bawah Rp100 Ribu yang Awet dan Minim Oksidasi, Cocok untuk Makeup Harian
-
3 Lip Balm yang Bikin Bibir Gelap Tampak Lebih Pink, Harga Mulai Rp31 Ribuan
-
Bulan Suro Benarkah Keramat? Simak Penjelasannya dalam Islam