Suara.com - Program Perwira Prajurit Karier (PAPK) TNI atau rekrutmen TNI adalah jalur rekrutmen untuk lulusan perguruan tinggi yang ingin menjadi perwira TNI tanpa mengikuti Akademi militer standar.
Syarat administratif dan ketentuan terkait status pernikahan sering kali menjadi pertanyaan utama calon pendaftar, apakah sudah menikah boleh daftar PAPK TNI?
Bolehkah yang Sudah Menikah Mendaftar PAPK?
Aturan umum rekrutmen PAPK TNI menyatakan bahwa calon pendaftar belum pernah menikah dan harus sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama (Dikma), kecuali beberapa pengecualian khusus untuk jurusan tertentu (misalnya calon tenaga medis/dokter umum pria di beberapa gelombang dapat diperbolehkan sudah menikah dengan ketentuan tertentu).
Ketentuan ini tercantum dalam ketentuan pendaftaran resmi PAPK dan panduan seleksi. Artinya, untuk mayoritas formasi PAPK, bila Anda sudah menikah maka tidak memenuhi syarat kecuali formasi yang memang menyatakan pengecualian.
Syarat Administratif Utama PAPK
- Warga Negara Indonesia, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba.
- Pendidikan minimal sesuai formasi (D4/S1/S1 Profesi/S2) dengan akreditasi jurusan minimal B; batas usia tergantung jenjang (misal maksimal 28–30 tahun tergantung gelombang).
- Persyaratan tinggi badan, berat badan seimbang, dan tidak pernah menjadi anggota/pensiunan TNI/Polri/PNS TNI.
- Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan pertama (kecuali pengecualian untuk profesi medis pada beberapa ketentuan).
Alur Pendaftaran PAPK
1. Daftar online lewat portal rekrutmen TNI pada jadwal pendaftaran.
2. Seleksi administrasi dokumen (ijazah, transkrip, KTP, surat sehat).
Baca Juga: Ikut Terganggu, Panglima TNI Jenderal Agus Minta Pengawalnya Tak Pakai Sirine-Strobo di Jalan
3. Seleksi tingkat daerah (tes kesehatan awal, psikologi, kesamaptaan dasar).
4. Seleksi tingkat pusat (uji lanjutan: psikotes komprehensif, wawancara, pemeriksaan narkoba, cek kesehatan lengkap, pemeriksaan kesamaptaan lanjutan).
Rangkaian Tes Lengkap yang Perlu Disiapkan
- Tes Administrasi: verifikasi ijazah & akreditasi jurusan, NIK/KTP, SKCK.
- Tes Kesamaptaan Jasmani: lari, push-up/sit-up, renang bila diperlukan, sesuai standar TNI.
- Tes Kesehatan: pemeriksaan fisik umum, mata, pendengaran, laboratorium, rontgen dada, ECG bila diminta.
- Psikotes dan Wawancara: tes kemampuan mental, kepribadian, serta wawancara untuk menilai motivasi dan integritas.
- Tes Khusus (Profesional): untuk formasi tertentu misal kedokteran, teknik (dibutuhkan ujian kompetensi/profesi tambahan) .
Tips Praktis untuk Calon Pendaftar
- Cek ketentuan formasi pada pengumuman resmi rekrutmen TNI; perhatikan apakah formasi memberikan pengecualian tentang status pernikahan (misal dokter umum pria).
- Siapkan dokumen legal yang lengkap: ijazah dan sertifikat akreditasi program studi.
- Jaga kebugaran fisik, persiapkan tes lari, push-up, dan latihan renang jika dipersyaratkan.
Secara umum, calon PAPK TNI harus belum menikah dan berkomitmen tidak menikah selama pendidikan pertama, kecuali pengecualian terukur (biasanya untuk profesi medis tertentu).
Karena ketentuan bisa berbeda tiap gelombang dan tiap angkatan, selalu rujuk pengumuman pendaftaran resmi di portal rekrutmen TNI agar tidak salah paham.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Bayi dan Anak Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini Pilihan yang Aman Digunakan
-
3 Rekomendasi Sepeda Lipat untuk Orang Gemuk, Nyaman dan Aman
-
Setelah Pakai Sunscreen Boleh Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Di-blend
-
Eau De Parfum vs Eau De Toilette, Mana Paling Awet Wanginya? Ini 5 Rekomendasi Terbaik!
-
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?
-
5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik setelah Eksfoliasi agar Wajah Mulus
-
5 Rekomendasi Shampoo Non SLS untuk Rambut Rontok, Bisa Juga Atasi Ketombe
-
Prabowo Gagas Gerakan Gentengisasi, Ini Plus Minus Genteng Tanah Liat vs Baja Ringan
-
Siapa Shio Paling Beruntung Besok 6 Februari 2026? Cek Peruntunganmu!
-
15 Rekomendasi Kado Valentine untuk Cowok, Dijamin Berkesan dan Berguna